Rabu, 4 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Stagflasi: Ketika Inflasi Tinggi Bertemu dengan Pertumbuhan Ekonomi yang Lambat

Stagflasi: Ketika Inflasi Tinggi Bertemu dengan Pertumbuhan Ekonomi yang Lambat

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
  • visibility 60
  • comment 0 komentar

Dalam dunia ekonomi, kita sering mendengar tentang inflasi (kenaikan harga) dan resesi (pertumbuhan ekonomi negatif). Namun, ada satu kondisi yang dianggap sangat menakutkan dan rumit untuk diatasi, yaitu stagflasi. Stagflasi adalah situasi paradoks di mana suatu perekonomian mengalami inflasi yang tinggi secara bersamaan dengan pertumbuhan ekonomi yang lambat (atau bahkan stagnan) dan tingkat pengangguran yang tinggi.

Kondisi ini sangat tidak ideal karena dua instrumen kebijakan ekonomi utama—kebijakan moneter dan fiskal—menghadapi dilema yang sulit. Biasanya, untuk mengatasi inflasi, bank sentral akan menaikkan suku bunga, yang sayangnya dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi lebih lanjut dan meningkatkan pengangguran. Sebaliknya, kebijakan untuk mendorong pertumbuhan (misalnya, dengan menurunkan suku bunga atau meningkatkan pengeluaran pemerintah) berisiko memperparah inflasi yang sudah tinggi.

Mengapa stagflasi bisa terjadi? Ada beberapa faktor pemicu, di antaranya:

* Guncangan Pasokan: Kenaikan harga komoditas secara tiba-tiba dan signifikan, seperti harga minyak atau pangan, dapat menaikkan biaya produksi bagi banyak perusahaan. Mereka kemudian meneruskan kenaikan biaya ini kepada konsumen dalam bentuk harga yang lebih tinggi, menyebabkan inflasi. Pada saat yang sama, biaya produksi yang lebih tinggi dapat menekan keuntungan perusahaan dan menghambat investasi serta pertumbuhan.

* Kebijakan yang Bertentangan: Kebijakan fiskal dan moneter yang tidak terkoordinasi atau bahkan saling bertentangan dapat menciptakan kondisi stagflasi.

* Ekspektasi Inflasi yang Melekat: Jika masyarakat dan pelaku bisnis memperkirakan inflasi akan terus tinggi, mereka akan bertindak dengan cara yang justru mempertahankan inflasi tersebut (misalnya, meminta kenaikan upah yang lebih tinggi atau menaikkan harga produk).

Stagflasi menjadi mimpi buruk bagi para pembuat kebijakan karena tidak ada solusi tunggal yang mudah. Langkah-langkah yang diambil untuk mengatasi satu masalah (misalnya, inflasi) dapat memperburuk masalah lainnya (misalnya, pengangguran atau pertumbuhan ekonomi). Oleh karena itu, mengatasi stagflasi memerlukan analisis yang mendalam, kebijakan yang cermat, dan seringkali, kesabaran. Kondisi ini mengingatkan kita betapa kompleksnya pengelolaan perekonomian suatu negara.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Tertipu Iming-Iming Gratis! Cara Ampuh Menghindari Penipuan Pemasangan Iklan Online

    Jangan Tertipu Iming-Iming Gratis! Cara Ampuh Menghindari Penipuan Pemasangan Iklan Online

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Di era digital Indonesia, promosi online menjadi kunci sukses bisnis. Tawaran pemasangan iklan gratis seringkali menarik perhatian para pelaku usaha, terutama UMKM. Namun, di balik janji manis tersebut, tak jarang tersimpan jebakan penipuan yang bisa merugikan. Bukannya untung, Anda justru bisa kehilangan uang atau data penting. Berikut adalah cara ampuh menghindari penipuan pemasangan iklan gratis […]

  • Keuangan Terdesentralisasi (DeFi): Inovasi yang Mengguncang Tradisi

    Keuangan Terdesentralisasi (DeFi): Inovasi yang Mengguncang Tradisi

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Selama ini, kita mengenal sistem keuangan yang bergantung pada pihak ketiga seperti bank dan lembaga keuangan lainnya. Namun, sebuah inovasi bernama Keuangan Terdesentralisasi atau Decentralized Finance (DeFi) hadir untuk menawarkan alternatif yang radikal, mengguncang fondasi tradisi finansial yang telah mapan. DeFi adalah ekosistem aplikasi keuangan yang dibangun di atas teknologi blockchain, paling sering pada jaringan […]

  • Analisis Kawasan Perdagangan Bebas: Peluang dan Tantangan (Studi Kasus AFTA & Uni Eropa)

    Analisis Kawasan Perdagangan Bebas: Peluang dan Tantangan (Studi Kasus AFTA & Uni Eropa)

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Area/FTA) adalah salah satu bentuk integrasi ekonomi paling umum di dunia. Konsep dasarnya adalah sekelompok negara sepakat untuk menghilangkan hambatan perdagangan—seperti tarif dan kuota—di antara mereka, sambil mempertahankan kebijakan perdagangan independen terhadap negara non-anggota. Contoh paling relevan bagi kita adalah AFTA (ASEAN Free Trade Area), sementara di tingkat global, Uni […]

  • Bagaimana PPATK Mendeteksi Transaksi Fiktif?

    Bagaimana PPATK Mendeteksi Transaksi Fiktif?

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Transaksi fiktif atau palsu adalah salah satu modus utama yang digunakan oleh pelaku kejahatan finansial untuk mencuci uang. Transaksi ini dirancang agar seolah-olah sah, padahal tidak ada aktivitas bisnis atau pertukaran barang/jasa yang nyata di baliknya. PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) memiliki kemampuan analitis yang canggih untuk menembus kamuflase ini dan mendeteksi transaksi […]

  • Mengapa Penipu Berhasil Memanipulasi Korbannya?

    Mengapa Penipu Berhasil Memanipulasi Korbannya?

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Penipuan digital terus meningkat dengan berbagai modus yang semakin canggih. Meskipun kita sering merasa cukup cerdas untuk menghindari tipu daya ini, nyatanya banyak orang yang tetap menjadi korban. Mengapa penipu begitu lihai dalam memanipulasi kita? Jawabannya terletak pada pemahaman mereka terhadap psikologi manusia. Taktik Psikologis yang Dimainkan Penipu Penipu tidak hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga […]

  • Riset Uranium: Membuka Jalan bagi Teknologi Nuklir dan Material Canggih

    Riset Uranium: Membuka Jalan bagi Teknologi Nuklir dan Material Canggih

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Penelitian tentang uranium terus berkembang jauh melampaui perannya sebagai bahan bakar untuk pembangkit listrik tenaga nuklir konvensional. Para ilmuwan di seluruh dunia kini mengeksplorasi sifat-sifat unik unsur ini untuk membuka jalan bagi serangkaian teknologi baru yang lebih aman, efisien, dan serbaguna. Revolusi Reaktor Generasi IV Fokus utama riset saat ini adalah pada pengembangan Reaktor Nuklir […]

expand_less