Kamis, 5 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Kurva Phillips: Adakah Hubungan Terbalik Antara Inflasi dan Pengangguran?

Kurva Phillips: Adakah Hubungan Terbalik Antara Inflasi dan Pengangguran?

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
  • visibility 95
  • comment 0 komentar

Dalam dunia kebijakan ekonomi, salah satu perdebatan paling klasik adalah hubungan antara inflasi dan pengangguran. Teori fundamental yang membahas dilema ini adalah Kurva Phillips. Diperkenalkan oleh ekonom A.W. Phillips, teori ini pada awalnya menunjukkan adanya hubungan terbalik yang stabil antara tingkat inflasi dan tingkat pengangguran.

Secara sederhana, Kurva Phillips menyatakan bahwa untuk mencapai tingkat pengangguran yang lebih rendah, sebuah negara mungkin harus menerima tingkat inflasi yang lebih tinggi, dan sebaliknya. Logikanya, ketika pemerintah atau bank sentral mendorong pertumbuhan ekonomi untuk mengurangi pengangguran, permintaan agregat akan meningkat. Perusahaan akan merekrut lebih banyak pekerja, namun permintaan yang kuat ini juga akan mendorong kenaikan upah dan harga barang, yang memicu inflasi.

Namun, apakah hubungan ini masih relevan? Pengalaman sejarah, terutama pada era 1970-an, menantang teori ini. Dunia menyaksikan fenomena stagflasi, di mana tingkat inflasi dan pengangguran sama-sama tinggi, sesuatu yang seharusnya tidak mungkin menurut Kurva Phillips versi awal. Para ekonom kemudian menyadari peran krusial dari ekspektasi inflasi.

Pada praktiknya, hubungan terbalik ini lebih sering berlaku dalam jangka pendek. Jika masyarakat dan pekerja mulai mengantisipasi inflasi tinggi di masa depan, mereka akan menuntut kenaikan upah yang lebih tinggi, yang dapat menghilangkan “keuntungan” inflasi dalam mengurangi pengangguran. Akibatnya, dalam jangka panjang, banyak ekonom percaya bahwa Kurva Phillips berbentuk vertikal pada tingkat pengangguran alamiah.

Jadi, adakah hubungan terbalik? Ya, namun hanya sebagai sebuah trade-off jangka pendek bagi para pembuat kebijakan. Kurva Phillips tetap menjadi alat analisis penting, namun dengan pemahaman bahwa ia bukanlah hukum besi, melainkan sebuah hubungan dinamis yang sangat dipengaruhi oleh ekspektasi publik.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejarah Roti Buaya dalam Pernikahan Adat Betawi

    Sejarah Roti Buaya dalam Pernikahan Adat Betawi

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Dalam setiap perayaan pernikahan adat Betawi, ada satu hidangan yang tak pernah absen dan selalu menarik perhatian: Roti Buaya. Lebih dari sekadar penganan, roti berbentuk reptil ini adalah simbol sakral yang kaya akan makna filosofis dan historis, menjadi representasi dari harapan dan doa dalam sebuah ikatan suci. Kehadirannya bukan hanya pelengkap, melainkan bagian integral dari […]

  • Sukuk (Obligasi Syariah): Pilihan Investasi Sesuai Prinsip Islam

    Sukuk (Obligasi Syariah): Pilihan Investasi Sesuai Prinsip Islam

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Seiring meningkatnya kesadaran akan keuangan syariah, banyak investor mencari instrumen yang tidak hanya menguntungkan tetapi juga sejalan dengan nilai-nilai keyakinan. Sukuk, atau yang lebih dikenal sebagai Obligasi Syariah, hadir sebagai jawaban. Instrumen ini memungkinkan Anda untuk menumbuhkan aset secara produktif tanpa melanggar prinsip-prinsip Islam. Memahami Konsep Sukuk Perbedaan mendasar antara sukuk dan obligasi konvensional terletak […]

  • Mengenal LMKN: Jembatan Kesejahteraan Musisi dan Pencipta Lagu

    Mengenal LMKN: Jembatan Kesejahteraan Musisi dan Pencipta Lagu

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Di balik setiap lagu yang kita nikmati, ada jerih payah para musisi dan pencipta lagu. Namun, seringkali kesejahteraan mereka terabaikan, terutama dalam hal royalti. Di sinilah Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) hadir sebagai jembatan penting untuk memastikan hak-hak mereka terpenuhi. LMKN adalah lembaga non-profit yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Hak Cipta Nomor 28 Tahun 2014. Fungsinya […]

  • SBR & Sukuk Ritel: Mengapa Jadi Instrumen Favorit Investor Ritel?

    SBR & Sukuk Ritel: Mengapa Jadi Instrumen Favorit Investor Ritel?

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Dalam beberapa tahun terakhir, minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi pada instrumen yang aman terus meningkat. Di antara berbagai pilihan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel, Savings Bond Ritel (SBR) dan Sukuk Ritel (SR) secara konsisten menjadi primadona dan selalu dinantikan masa penawarannya. Keduanya digemari karena menawarkan kombinasi unik antara keamanan tingkat tinggi, kemudahan akses, dan imbal […]

  • Di Balik Energi Nuklir: Membedah Tantangan Ekonomi Penambangan Uranium

    Di Balik Energi Nuklir: Membedah Tantangan Ekonomi Penambangan Uranium

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Di balik perannya sebagai sumber energi rendah karbon yang vital, industri penambangan uranium menghadapi labirin tantangan ekonomi yang kompleks. Keberhasilan sebuah proyek tidak hanya bergantung pada kualitas deposit bijih, tetapi juga pada kemampuan menavigasi tantangan ekonomi penambangan uranium yang dinamis dan seringkali tak terduga. Volatilitas Harga dan Siklus Pasar Tantangan terbesar dalam ekonomi uranium adalah […]

  • Laboratorium Inovasi: Membangun Pusat Eksperimen Ide di Perusahaan

    Laboratorium Inovasi: Membangun Pusat Eksperimen Ide di Perusahaan

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Dalam upaya untuk terus berinovasi dan mempertahankan keunggulan kompetitif, banyak perusahaan kini mendirikan laboratorium inovasi (innovation lab). Lebih dari sekadar ruang fisik, innovation lab adalah pusat yang didedikasikan untuk mendorong eksperimentasi, kolaborasi, dan pengembangan ide-ide baru yang berpotensi disruptif. Keberadaan lab ini memberikan wadah terfokus di luar rutinitas operasional sehari-hari, memungkinkan tim untuk berpikir “di […]

expand_less