Senin, 23 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Siraman: Mengenal Ritual Pensucian Calon Pengantin Adat Jawa dan Sunda

Siraman: Mengenal Ritual Pensucian Calon Pengantin Adat Jawa dan Sunda

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
  • visibility 128
  • comment 0 komentar

Dalam rangkaian prosesi pernikahan adat Jawa dan Sunda, terdapat satu ritual sakral yang penuh makna, yaitu Siraman. Bukan sekadar memandikan calon pengantin, ritual ini merupakan simbol pensucian diri secara lahir dan batin sebelum melangkah ke jenjang kehidupan baru yang suci. Prosesi ini umumnya dilaksanakan sehari sebelum akad nikah di kediaman masing-masing calon mempelai.

Tujuan utama dari prosesi siraman adalah untuk membersihkan calon pengantin dari segala pikiran, perkataan, dan perbuatan yang kurang baik di masa lalu. Ini adalah momen untuk “membuang” sifat-sifat buruk dan mempersiapkan hati yang bersih untuk memulai rumah tangga. Selain itu, ritual ini menjadi sarana bagi calon pengantin untuk memohon doa restu dari kedua orang tua dan para sesepuh keluarga, memantapkan hati menuju hari pernikahan.

Prosesi siraman menggunakan air yang diambil dari tujuh sumber mata air berbeda, yang sering disebut air kembang setaman. Angka tujuh (pitu dalam bahasa Jawa) diartikan sebagai pitulungan atau pertolongan, melambangkan harapan agar kehidupan pernikahan calon pengantin senantiasa dilimpahi pertolongan dan kebaikan. Orang tua menjadi penyiram pertama, diikuti oleh para sesepuh atau kerabat yang dituakan sebagai simbol permohonan berkah.

Meskipun inti maknanya sama, yakni pensucian dan permohonan restu, terdapat sedikit perbedaan dalam detail pelaksanaan antara adat Jawa dan Sunda, misalnya pada jenis bunga atau doa yang menyertainya. Namun, keduanya sama-sama memandang siraman sebagai upacara yang mengajarkan tentang pentingnya kesucian, penghormatan kepada orang tua, dan kesiapan mental untuk membangun keluarga yang harmonis dan bahagia.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menengok Kehidupan Suku Baduy: Belajar Kesederhanaan di Desa Kanekes

    Menengok Kehidupan Suku Baduy: Belajar Kesederhanaan di Desa Kanekes

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Di pedalaman Provinsi Banten, tersembunyi sebuah komunitas adat yang teguh memegang tradisi leluhur: Suku Baduy. Terbagi menjadi Baduy Dalam dan Baduy Luar, mereka hidup di Desa Kanekes dan dikenal dengan gaya hidupnya yang sangat sederhana, menolak modernisasi, dan memegang erat adat-istiadat. Mengunjungi Baduy bukan hanya sekadar wisata, melainkan sebuah kesempatan langka untuk belajar tentang kesederhanaan […]

  • Reksa Dana Saham: Pilihan Tepat untuk Pemula

    Reksa Dana Saham: Pilihan Tepat untuk Pemula

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Bagi banyak investor pemula, keinginan untuk berinvestasi di pasar saham seringkali dihadapkan pada dua tantangan besar: risiko tinggi dan kompleksitas dalam memilih saham yang tepat. Kabar baiknya, ada sebuah solusi yang dapat menjadi jembatan, yaitu reksa dana saham. Instrumen ini sering dianggap sebagai pilihan ideal untuk memulai perjalanan investasi di dunia saham. Apa itu reksa […]

  • LMKN dan Etika Bisnis: Menghargai Karya Orang Lain Adalah Kewajiban

    LMKN dan Etika Bisnis: Menghargai Karya Orang Lain Adalah Kewajiban

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Dalam dunia bisnis, etika seringkali menjadi penentu keberhasilan jangka panjang. Di industri kreatif, etika bisnis memiliki makna yang sangat mendalam, terutama terkait dengan hak cipta. Di sinilah peran Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) menjadi sangat vital. Lebih dari sekadar urusan hukum, membayar royalti melalui LMKN adalah wujud dari etika bisnis yang menghargai jerih payah para […]

  • Desain Berpikir (Design Thinking): Memicu Solusi Inovatif

    Desain Berpikir (Design Thinking): Memicu Solusi Inovatif

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Dalam lanskap bisnis dan sosial yang terus berubah dengan cepat di Indonesia, kemampuan untuk menghasilkan solusi inovatif menjadi semakin krusial. Desain Berpikir (Design Thinking) adalah pendekatan pemecahan masalah yang berpusat pada manusia, mendorong tim untuk memahami kebutuhan pengguna, menantang asumsi, dan menciptakan solusi yang inovatif dan efektif. Inti dari Desain Berpikir adalah siklus iteratif yang […]

  • Pahlawan Tanpa Tanda Jasa: Peran Lebah dalam Keberlanjutan Pertanian

    Pahlawan Tanpa Tanda Jasa: Peran Lebah dalam Keberlanjutan Pertanian

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Di balik setiap buah dan sayuran segar yang kita nikmati, ada pahlawan kecil bersayap yang bekerja tanpa lelah: lebah. Serangga penyerbuk ini memainkan peran krusial dalam keberlanjutan pertanian, menjadikannya fondasi utama ketahanan pangan global. Tanpa lebah, produksi banyak tanaman pangan penting akan terancam. Penyerbuk Alami yang Tak Tergantikan Lebah adalah agen penyerbuk utama bagi sekitar […]

  • Kebijakan Sisi Penawaran: Benarkah Pemotongan Pajak Mendorong Pertumbuhan?

    Kebijakan Sisi Penawaran: Benarkah Pemotongan Pajak Mendorong Pertumbuhan?

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda mendengar istilah “supply-side economics” atau ekonomi sisi penawaran? Gagasan ini menjadi salah satu pilar utama dalam kebijakan ekonomi, terutama sejak era Presiden Ronald Reagan di Amerika Serikat. Inti dari teori ini sangatlah sederhana: pemotongan pajak, terutama pajak penghasilan dan pajak korporasi, dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi.   Bagaimana Cara Kerjanya?   Pendukung […]

expand_less