Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Siraman: Mengenal Ritual Pensucian Calon Pengantin Adat Jawa dan Sunda

Siraman: Mengenal Ritual Pensucian Calon Pengantin Adat Jawa dan Sunda

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
  • visibility 191
  • comment 0 komentar

Dalam rangkaian prosesi pernikahan adat Jawa dan Sunda, terdapat satu ritual sakral yang penuh makna, yaitu Siraman. Bukan sekadar memandikan calon pengantin, ritual ini merupakan simbol pensucian diri secara lahir dan batin sebelum melangkah ke jenjang kehidupan baru yang suci. Prosesi ini umumnya dilaksanakan sehari sebelum akad nikah di kediaman masing-masing calon mempelai.

Tujuan utama dari prosesi siraman adalah untuk membersihkan calon pengantin dari segala pikiran, perkataan, dan perbuatan yang kurang baik di masa lalu. Ini adalah momen untuk “membuang” sifat-sifat buruk dan mempersiapkan hati yang bersih untuk memulai rumah tangga. Selain itu, ritual ini menjadi sarana bagi calon pengantin untuk memohon doa restu dari kedua orang tua dan para sesepuh keluarga, memantapkan hati menuju hari pernikahan.

Prosesi siraman menggunakan air yang diambil dari tujuh sumber mata air berbeda, yang sering disebut air kembang setaman. Angka tujuh (pitu dalam bahasa Jawa) diartikan sebagai pitulungan atau pertolongan, melambangkan harapan agar kehidupan pernikahan calon pengantin senantiasa dilimpahi pertolongan dan kebaikan. Orang tua menjadi penyiram pertama, diikuti oleh para sesepuh atau kerabat yang dituakan sebagai simbol permohonan berkah.

Meskipun inti maknanya sama, yakni pensucian dan permohonan restu, terdapat sedikit perbedaan dalam detail pelaksanaan antara adat Jawa dan Sunda, misalnya pada jenis bunga atau doa yang menyertainya. Namun, keduanya sama-sama memandang siraman sebagai upacara yang mengajarkan tentang pentingnya kesucian, penghormatan kepada orang tua, dan kesiapan mental untuk membangun keluarga yang harmonis dan bahagia.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Screening di Pasar Tenaga Kerja: Cara Perusahaan Memilih Kandidat Terbaik

    Screening di Pasar Tenaga Kerja: Cara Perusahaan Memilih Kandidat Terbaik

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Dalam dunia ekonomi, screening adalah proses yang digunakan oleh pihak dengan informasi lebih sedikit untuk mengumpulkan data dan memilah pihak lain yang memiliki informasi lebih banyak. Di pasar tenaga kerja, ini adalah cara perusahaan (pihak dengan informasi lebih sedikit tentang kualitas pelamar) memilih kandidat terbaik dari sekumpulan pelamar. Proses ini krusial untuk mengatasi asimetri informasi—di […]

  • Menjadi Duta Indonesia di Tanah Suci: Tanggung Jawab Moral Jamaah Umrah

    Menjadi Duta Indonesia di Tanah Suci: Tanggung Jawab Moral Jamaah Umrah

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Setiap Muslim Indonesia yang menjejakkan kaki di Tanah Suci, baik untuk Haji maupun Umrah, secara otomatis memegang peran penting: Duta Bangsa. Peran ini bukan hanya sebutan, melainkan tanggung jawab moral yang melekat pada setiap perilaku dan interaksi di hadapan dunia. Bagaimana cara jamaah Umrah menjalankan tugas sebagai perwakilan Indonesia di Mekah dan Madinah? 🌟 Mencerminkan […]

  • Ubud: Menemukan Kedamaian di Jantung Spiritual dan Budaya Bali

    Ubud: Menemukan Kedamaian di Jantung Spiritual dan Budaya Bali

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Terletak di antara perbukitan hijau dan jurang sungai yang subur, Ubud telah lama dikenal sebagai jantung spiritual dan budaya Pulau Dewata. Jauh dari hiruk pikuk pantai selatan, Ubud menawarkan sebuah oase kedamaian yang memanggil para pencari ketenangan, seniman, dan pegiat yoga dari seluruh dunia. Suasananya yang unik menjadikan Ubud destinasi wajib bagi siapa pun yang […]

  • Kuta Dulu dan Sekarang: Masihkah Relevan untuk Dikunjungi?

    Kuta Dulu dan Sekarang: Masihkah Relevan untuk Dikunjungi?

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Kuta. Nama ini kerap membangkitkan dua citra yang kontras. Bagi sebagian orang, ia adalah kenangan manis tentang surga para backpacker dan peselancar di tahun 70-an hingga 90-an; sebuah desa nelayan yang bertransformasi menjadi ikon pariwisata Bali dengan pantai legendaris dan suasana bebas. Namun, bagi sebagian lainnya, Kuta hari ini adalah pusat keramaian yang padat, identik […]

  • Waspada! Penipuan Berkedok Petugas PLN atau Bank: Jangan Sampai Terjebak!

    Waspada! Penipuan Berkedok Petugas PLN atau Bank: Jangan Sampai Terjebak!

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Masyarakat Indonesia seringkali menjadi target penipuan yang dilakukan oleh oknum yang mengaku sebagai petugas PLN atau petugas bank. Modus operandi mereka dirancang untuk menciptakan rasa panik dan mendesak korban agar memberikan informasi pribadi atau melakukan transfer uang. Sangat penting untuk mengenali taktik-taktik ini agar kita tidak mudah tertipu dan terhindar dari kerugian finansial. Modus Penipuan […]

  • Memahami Konsep Bull Market dan Bear Market: Kunci Navigasi Pasar Modal

    Memahami Konsep Bull Market dan Bear Market: Kunci Navigasi Pasar Modal

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Dalam dunia pasar modal, Anda akan sering mendengar istilah Bull Market dan Bear Market. Memahami kedua konsep ini sangat penting bagi setiap investor, baik pemula maupun berpengalaman, karena keduanya mencerminkan sentimen pasar dan arah pergerakan harga aset secara keseluruhan. Bull Market, atau pasar bullish, adalah periode di mana harga sebagian besar aset—terutama saham—mengalami tren kenaikan […]

expand_less