Senin, 23 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Quantitative Easing (QE): Cara Bank Sentral ‘Mencetak Uang’ untuk Selamatkan Ekonomi

Quantitative Easing (QE): Cara Bank Sentral ‘Mencetak Uang’ untuk Selamatkan Ekonomi

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
  • visibility 78
  • comment 0 komentar

Ketika perekonomian menghadapi krisis hebat dan instrumen tradisional seperti penurunan suku bunga acuan tak lagi mempan, bank sentral akan mengeluarkan alat kebijakan moneter yang luar biasa kuat: Quantitative Easing (QE). Istilah ini sering disebut sebagai cara bank sentral “mencetak uang”, namun mekanismenya lebih kompleks dari sekadar menyalakan mesin cetak.

Secara esensial, QE adalah program pembelian aset keuangan dalam skala besar oleh bank sentral. Alih-alih mencetak uang fisik, bank sentral menciptakan uang baru secara digital di neracanya. Uang digital ini kemudian digunakan untuk membeli aset, terutama obligasi pemerintah dan terkadang surat utang korporasi, dari bank-bank komersial dan lembaga keuangan lainnya di pasar terbuka.

Tindakan ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, untuk menyuntikkan likuiditas secara masif ke dalam sistem perbankan. Dengan memiliki lebih banyak uang tunai, bank-bank didorong untuk menyalurkan lebih banyak kredit ke sektor bisnis dan rumah tangga. Kedua, dengan membeli obligasi secara besar-besaran, permintaan terhadap obligasi tersebut meningkat. Hal ini menaikkan harga obligasi dan—yang paling penting—menurunkan imbal hasilnya (yield). Turunnya yield obligasi ini menjadi acuan untuk menekan suku bunga pinjaman jangka panjang di seluruh perekonomian.

Tujuan akhirnya adalah untuk memberikan stimulus ekonomi. Suku bunga yang lebih rendah mendorong perusahaan untuk berinvestasi dan berekspansi, serta merangsang konsumen untuk meminjam dan berbelanja, misalnya melalui KPR atau kredit kendaraan yang lebih murah.

Meskipun efektif, QE bukanlah tanpa risiko. Kritik utama adalah potensi terjadinya inflasi yang tinggi jika terlalu banyak uang beredar di ekonomi. Oleh karena itu, QE dianggap sebagai kebijakan non-konvensional yang hanya digunakan dalam kondisi darurat untuk mencegah keruntuhan ekonomi yang lebih dalam.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengupas Biaya-Manfaat: Panduan Praktis untuk Keputusan Sehari-hari

    Mengupas Biaya-Manfaat: Panduan Praktis untuk Keputusan Sehari-hari

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Setiap hari, kita dihadapkan pada berbagai pilihan, mulai dari yang sederhana seperti memilih menu makan siang hingga keputusan besar seperti membeli rumah atau melanjutkan pendidikan. Seringkali, kita membuat keputusan berdasarkan intuisi atau emosi. Namun, ada cara yang lebih rasional dan terstruktur untuk melakukannya, yaitu dengan menggunakan analisis biaya-manfaat (cost-benefit analysis). Konsep ekonomi ini tidak hanya […]

  • Ayam Taliwang: Pedasnya Sengatan dari Lombok

    Ayam Taliwang: Pedasnya Sengatan dari Lombok

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Di Pulau Lombok yang indah, tersembunyi sebuah mahakarya kuliner yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga membakar semangat: Ayam Taliwang. Lebih dari sekadar hidangan ayam bakar, Ayam Taliwang adalah representasi dari cita rasa pedas khas Lombok yang begitu kuat dan berani. Kelezatan yang satu ini telah menjadi ikon kuliner dan magnet bagi para pencinta makanan […]

  • Pestisida Nabati: Inovasi Pengendalian Hama dari Alam

    Pestisida Nabati: Inovasi Pengendalian Hama dari Alam

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Penggunaan pestisida kimia sintetis dalam pertanian seringkali menimbulkan kekhawatiran terkait dampak negatif terhadap lingkungan, kesehatan manusia, dan resistensi hama. Sebagai solusi yang lebih aman dan berkelanjutan, pestisida nabati hadir sebagai inovasi pengendalian hama dari alam. Pestisida ini memanfaatkan senyawa bioaktif yang terdapat dalam tumbuhan untuk melindungi tanaman dari serangan hama. Kekuatan Alam dalam Melindungi Tanaman […]

  • Keindahan Magis Sape: Senar Senandung dari Kalimantan

    Keindahan Magis Sape: Senar Senandung dari Kalimantan

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sape, atau sering juga disebut Sampek, adalah alat musik petik tradisional dari suku Dayak di Kalimantan. Alat musik ini bukan sekadar instrumen, melainkan cerminan dari kekayaan budaya dan spiritualitas masyarakat Dayak. Berbeda dengan alat musik petik lain yang mungkin lebih dikenal, Sape memiliki suara yang khas dan melodi yang begitu menenangkan, sering kali digambarkan sebagai […]

  • Membangun Masa Depan: Kekuatan Sinergi Akademisi, Industri, dan Pemerintah dalam Ekosistem Inovasi

    Membangun Masa Depan: Kekuatan Sinergi Akademisi, Industri, dan Pemerintah dalam Ekosistem Inovasi

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Inovasi bukan lagi sekadar keajaiban individu, melainkan hasil dari interaksi yang dinamis dan kolaboratif dalam sebuah ekosistem inovasi. Ibarat sebuah taman yang subur, inovasi membutuhkan nutrisi dari berbagai sumber. Tiga pilar utama yang memegang peran krusial dalam menciptakan ekosistem yang kondusif adalah akademisi, industri, dan pemerintah. Sinergi yang kuat di antara ketiganya adalah kunci untuk […]

  • Mengenal Rukun, Wajib, dan Sunnah Umrah

    Mengenal Rukun, Wajib, dan Sunnah Umrah

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Ibadah umrah terdiri dari beberapa rangkaian amalan yang memiliki tingkatan hukum berbeda, yaitu rukun, wajib, dan sunnah. Memahami ketiganya sangat penting agar ibadah Anda sah dan sempurna. Rukun Umrah Rukun adalah amalan yang wajib dilakukan. Jika salah satu rukun ini tidak terpenuhi, maka umrah tidak sah dan harus diulang. Rukun umrah terdiri dari: * Niat […]

expand_less