Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Quantitative Easing (QE): Cara Bank Sentral ‘Mencetak Uang’ untuk Selamatkan Ekonomi

Quantitative Easing (QE): Cara Bank Sentral ‘Mencetak Uang’ untuk Selamatkan Ekonomi

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
  • visibility 122
  • comment 0 komentar

Ketika perekonomian menghadapi krisis hebat dan instrumen tradisional seperti penurunan suku bunga acuan tak lagi mempan, bank sentral akan mengeluarkan alat kebijakan moneter yang luar biasa kuat: Quantitative Easing (QE). Istilah ini sering disebut sebagai cara bank sentral “mencetak uang”, namun mekanismenya lebih kompleks dari sekadar menyalakan mesin cetak.

Secara esensial, QE adalah program pembelian aset keuangan dalam skala besar oleh bank sentral. Alih-alih mencetak uang fisik, bank sentral menciptakan uang baru secara digital di neracanya. Uang digital ini kemudian digunakan untuk membeli aset, terutama obligasi pemerintah dan terkadang surat utang korporasi, dari bank-bank komersial dan lembaga keuangan lainnya di pasar terbuka.

Tindakan ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, untuk menyuntikkan likuiditas secara masif ke dalam sistem perbankan. Dengan memiliki lebih banyak uang tunai, bank-bank didorong untuk menyalurkan lebih banyak kredit ke sektor bisnis dan rumah tangga. Kedua, dengan membeli obligasi secara besar-besaran, permintaan terhadap obligasi tersebut meningkat. Hal ini menaikkan harga obligasi dan—yang paling penting—menurunkan imbal hasilnya (yield). Turunnya yield obligasi ini menjadi acuan untuk menekan suku bunga pinjaman jangka panjang di seluruh perekonomian.

Tujuan akhirnya adalah untuk memberikan stimulus ekonomi. Suku bunga yang lebih rendah mendorong perusahaan untuk berinvestasi dan berekspansi, serta merangsang konsumen untuk meminjam dan berbelanja, misalnya melalui KPR atau kredit kendaraan yang lebih murah.

Meskipun efektif, QE bukanlah tanpa risiko. Kritik utama adalah potensi terjadinya inflasi yang tinggi jika terlalu banyak uang beredar di ekonomi. Oleh karena itu, QE dianggap sebagai kebijakan non-konvensional yang hanya digunakan dalam kondisi darurat untuk mencegah keruntuhan ekonomi yang lebih dalam.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pantai Klayar Pacitan: Pesona Seruling Samudra dan Batu Sphinx

    Pantai Klayar Pacitan: Pesona Seruling Samudra dan Batu Sphinx

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Pacitan, yang sering dijuluki sebagai “Kota 1001 Goa”, menyimpan rahasia kecantikan pesisir yang luar biasa di ujung Jawa Timur, yakni Pantai Klayar. Destinasi ini bukan sekadar pantai dengan ombak besar; Klayar menawarkan perpaduan fenomena alam langka dan formasi geologi yang menjadikannya salah satu pantai paling ikonik di Indonesia. Keajaiban Alam: Seruling Samudra Salah satu daya […]

  • Tari Barong: Pertarungan Abadi Antara Kebajikan dan Kebatilan

    Tari Barong: Pertarungan Abadi Antara Kebajikan dan Kebatilan

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Tari Barong adalah salah satu seni pertunjukan tradisional Bali yang paling ikonik dan memukau. Tarian ini tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga sarat dengan makna filosofis dan spiritual bagi masyarakat Bali. Barong sendiri merupakan sosok mitologis yang melambangkan kebajikan dan pelindung, sementara lawannya adalah Rangda, ratu iblis yang merepresentasikan kebatilan dan kehancuran. Pertunjukan Tari Barong […]

  • E-Learning: Batas Ruang dan Waktu Terhapus

    E-Learning: Batas Ruang dan Waktu Terhapus

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Dahulu, menuntut ilmu identik dengan kehadiran fisik di kelas pada jadwal yang kaku. Namun, revolusi digital telah melahirkan e-learning, sebuah inovasi yang secara fundamental mengubah cara kita belajar. Kini, pendidikan berkualitas tidak lagi terikat oleh tembok institusi atau jarum jam, membuka pintu kesempatan bagi siapa saja, di mana saja. Daya tarik utama e-learning adalah fleksibilitas […]

  • Realitas Virtual dan Tertambah: Gerbang ke Dimensi Baru

    Realitas Virtual dan Tertambah: Gerbang ke Dimensi Baru

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Realitas Virtual (VR) dan Realitas Tertambah (AR) bukan lagi sekadar hiburan futuristik, melainkan teknologi inovatif yang membuka gerbang ke dimensi baru dalam berbagai aspek kehidupan kita. Meskipun sering disalahartikan sama, VR menciptakan pengalaman imersif sepenuhnya di dunia digital, membenamkan pengguna dalam lingkungan simulasi. Sementara AR, sebaliknya, melapisi informasi digital dan elemen virtual ke dunia nyata, […]

  • Hati-hati Scam Pura-pura Jadi Customer Service

    Hati-hati Scam Pura-pura Jadi Customer Service

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Dalam dunia digital, layanan pelanggan atau customer service (CS) menjadi jembatan penting antara konsumen dan perusahaan. Namun, celah ini justru dimanfaatkan oleh para penipu yang menyamar sebagai CS untuk mengelabui dan mencuri data pribadi atau uang Anda. Modus scam pura-pura jadi customer service ini sangat berbahaya karena penipu memanfaatkan kepercayaan dan kebutuhan korban yang sedang […]

  • Stone Garden Citatah: Lanskap Bebatuan Purba yang Instagramable

    Stone Garden Citatah: Lanskap Bebatuan Purba yang Instagramable

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Stone Garden Citatah, yang berlokasi di Padalarang, Bandung Barat, adalah destinasi wisata unik yang menyajikan lanskap bebatuan purba yang memukau. Tempat ini bukan sekadar taman biasa, melainkan situs geologi yang terbentuk dari aktivitas laut dangkal jutaan tahun lalu. Kombinasi antara bebatuan karst yang eksotis, padang rumput hijau, dan pemandangan perbukitan yang luas menjadikannya spot yang […]

expand_less