Rabu, 5 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Quantitative Easing (QE): Cara Bank Sentral ‘Mencetak Uang’ untuk Selamatkan Ekonomi

Quantitative Easing (QE): Cara Bank Sentral ‘Mencetak Uang’ untuk Selamatkan Ekonomi

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
  • visibility 109
  • comment 0 komentar

Ketika perekonomian menghadapi krisis hebat dan instrumen tradisional seperti penurunan suku bunga acuan tak lagi mempan, bank sentral akan mengeluarkan alat kebijakan moneter yang luar biasa kuat: Quantitative Easing (QE). Istilah ini sering disebut sebagai cara bank sentral “mencetak uang”, namun mekanismenya lebih kompleks dari sekadar menyalakan mesin cetak.

Secara esensial, QE adalah program pembelian aset keuangan dalam skala besar oleh bank sentral. Alih-alih mencetak uang fisik, bank sentral menciptakan uang baru secara digital di neracanya. Uang digital ini kemudian digunakan untuk membeli aset, terutama obligasi pemerintah dan terkadang surat utang korporasi, dari bank-bank komersial dan lembaga keuangan lainnya di pasar terbuka.

Tindakan ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, untuk menyuntikkan likuiditas secara masif ke dalam sistem perbankan. Dengan memiliki lebih banyak uang tunai, bank-bank didorong untuk menyalurkan lebih banyak kredit ke sektor bisnis dan rumah tangga. Kedua, dengan membeli obligasi secara besar-besaran, permintaan terhadap obligasi tersebut meningkat. Hal ini menaikkan harga obligasi dan—yang paling penting—menurunkan imbal hasilnya (yield). Turunnya yield obligasi ini menjadi acuan untuk menekan suku bunga pinjaman jangka panjang di seluruh perekonomian.

Tujuan akhirnya adalah untuk memberikan stimulus ekonomi. Suku bunga yang lebih rendah mendorong perusahaan untuk berinvestasi dan berekspansi, serta merangsang konsumen untuk meminjam dan berbelanja, misalnya melalui KPR atau kredit kendaraan yang lebih murah.

Meskipun efektif, QE bukanlah tanpa risiko. Kritik utama adalah potensi terjadinya inflasi yang tinggi jika terlalu banyak uang beredar di ekonomi. Oleh karena itu, QE dianggap sebagai kebijakan non-konvensional yang hanya digunakan dalam kondisi darurat untuk mencegah keruntuhan ekonomi yang lebih dalam.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendorong Kemajuan: Peran Vital Pemerintah dalam Kebijakan Publik yang Mendukung Inovasi

    Mendorong Kemajuan: Peran Vital Pemerintah dalam Kebijakan Publik yang Mendukung Inovasi

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Inovasi adalah jantung dari pertumbuhan ekonomi dan daya saing sebuah bangsa. Namun, inovasi tidak lahir di ruang hampa; ia memerlukan ekosistem yang subur untuk bertumbuh. Di sinilah peran pemerintah menjadi sangat krusial. Melalui kebijakan publik yang mendukung inovasi, pemerintah bertindak sebagai katalisator utama yang membentuk lingkungan kondusif bagi para inovator untuk berkarya dan berkembang. Strategi […]

  • Pasar Saham untuk Pemula: Cara Kerja, Risiko, dan Potensi Keuntungannya

    Pasar Saham untuk Pemula: Cara Kerja, Risiko, dan Potensi Keuntungannya

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Tertarik untuk mengembangkan dana Anda lebih jauh? Pasar saham bisa menjadi pilihan menarik. Namun, sebelum terjun, penting bagi pemula untuk memahami dasar-dasarnya. Artikel ini akan mengupas cara kerja pasar saham, risiko yang menyertainya, serta potensi keuntungannya. Bagaimana Pasar Saham Bekerja? Secara sederhana, pasar saham adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli saham, yaitu bagian kepemilikan dalam […]

  • Sistem Irigasi Kapilaritas: Solusi Sederhana untuk Kebun Rumahan

    Sistem Irigasi Kapilaritas: Solusi Sederhana untuk Kebun Rumahan

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Memiliki kebun di rumah sering kali terkendala oleh rutinitas penyiraman yang tidak konsisten. Bagi Anda yang sibuk namun ingin tanaman tetap subur, Sistem Irigasi Kapilaritas adalah solusi cerdas, murah, dan efektif yang bisa diterapkan di lahan sempit sekalipun. Konsep dasar irigasi kapilaritas memanfaatkan prinsip fisika sederhana, yaitu kemampuan zat cair untuk mengalir ke atas melawan […]

  • Bagaimana PPATK Mendeteksi Transaksi Fiktif?

    Bagaimana PPATK Mendeteksi Transaksi Fiktif?

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Transaksi fiktif atau palsu adalah salah satu modus utama yang digunakan oleh pelaku kejahatan finansial untuk mencuci uang. Transaksi ini dirancang agar seolah-olah sah, padahal tidak ada aktivitas bisnis atau pertukaran barang/jasa yang nyata di baliknya. PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) memiliki kemampuan analitis yang canggih untuk menembus kamuflase ini dan mendeteksi transaksi […]

  • Cara Menghindari Penipuan Phishing Lewat QR Code

    Cara Menghindari Penipuan Phishing Lewat QR Code

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Di era digital ini, QR Code telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, mulai dari pembayaran, akses menu restoran, hingga informasi produk. Namun, kemudahan ini juga membuka celah baru bagi penjahat siber untuk melakukan penipuan phishing, yang dikenal dengan istilah QR Code Phishing atau “Quishing”. Bagaimana Penipuan Quishing Bekerja? Penipu memanfaatkan QR Code palsu […]

  • 10 Museum Unik dan Edukatif di Jakarta yang Wajib Dikunjungi

    10 Museum Unik dan Edukatif di Jakarta yang Wajib Dikunjungi

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Jakarta, ibukota yang sarat akan sejarah dan budaya, memiliki beragam museum yang menawarkan pengalaman unik dan edukatif. Jauh dari kesan membosankan, museum-museum ini menyajikan kisah masa lalu, seni modern, hingga sains dalam cara yang menarik dan interaktif. Jika Anda mencari destinasi wisata yang memperkaya pengetahuan, berikut 10 museum di Jakarta yang patut masuk daftar kunjungan […]

expand_less