Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Evaluasi Program Kartu Prakerja dari Perspektif Ekonomi

Evaluasi Program Kartu Prakerja dari Perspektif Ekonomi

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
  • visibility 83
  • comment 0 komentar

Sejak diluncurkan beberapa tahun lalu, program Kartu Prakerja telah menjadi salah satu kebijakan sosial-ekonomi paling signifikan di Indonesia. Dari perspektif ekonomi, program ini dirancang dengan dua tujuan utama: sebagai instrumen peningkatan keterampilan (upskilling dan reskilling) untuk meningkatkan daya saing angkatan kerja, dan sebagai jaring pengaman sosial melalui insentif tunai. Kini, setelah berjalan beberapa waktu, evaluasi terhadap dampak ekonominya menunjukkan hasil yang beragam.

Sebagai program semi-bansos (bantuan sosial), Kartu Prakerja terbukti sangat efektif, terutama saat krisis pandemi COVID-19 dan periode pemulihan ekonomi sesudahnya. Insentif yang diberikan berhasil menjadi shock absorber yang menjaga daya beli jutaan penerimanya. Hal ini membantu menopang tingkat konsumsi rumah tangga yang krusial bagi PDB nasional dan mencegah kontraksi ekonomi yang lebih dalam. Program ini secara efektif menyalurkan dana langsung ke masyarakat, memberikan stimulus fiskal yang terasa di tingkat akar rumput.

Namun, dari sisi peningkatan kompetensi, evaluasinya lebih kompleks. Meskipun telah membuka akses pelatihan bagi jutaan orang, muncul kritik mengenai efektivitas target sasaran dan kualitas materi pelatihan. Banyak pihak mempertanyakan apakah pelatihan yang diberikan benar-benar relevan dengan kebutuhan industri riil dan mampu meningkatkan peluang kerja atau pendapatan peserta secara signifikan. Tantangan utamanya adalah memastikan bahwa program ini tidak hanya berhenti sebagai bansos, melainkan benar-benar bertransformasi menjadi alat pencetak sumber daya manusia yang unggul.

Secara keseluruhan, evaluasi ekonomi Kartu Prakerja menunjukkan keberhasilannya sebagai bantalan konsumsi jangka pendek. Namun, untuk dampak jangka panjang, fokus ke depan harus pada penguatan kurikulum pelatihan, sinkronisasi yang lebih erat dengan dunia industri, dan perbaikan mekanisme penyasaran agar tujuan peningkatan produktivitas nasional dapat tercapai secara optimal.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Psikologi Keuangan: Mengapa Emosi Adalah Musuh Terbesar Investor?

    Psikologi Keuangan: Mengapa Emosi Adalah Musuh Terbesar Investor?

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Secara teori, keputusan investasi seharusnya didasarkan pada data, analisis fundamental, dan logika yang dingin. Namun pada praktiknya, investor adalah manusia yang kerap dipengaruhi oleh gejolak emosi. Inilah ranah psikologi keuangan (behavioral finance), sebuah studi yang menjelaskan mengapa emosi sering kali menjadi penghalang terbesar dalam mencapai tujuan investasi. Dua emosi paling kuat yang sering menyabotase investor […]

  • Pentingnya Laporan Keuangan bagi UMKM: Peta Jalan Menuju Sukses

    Pentingnya Laporan Keuangan bagi UMKM: Peta Jalan Menuju Sukses

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 77
    • 0Komentar

    LBagi banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), fokus utama sering kali tertuju pada produksi dan penjualan. Namun, ada satu elemen vital yang kerap terabaikan: laporan keuangan. Memahami pentingnya laporan keuangan bagi UMKM bukan hanya soal administrasi, melainkan langkah fundamental untuk membangun bisnis yang sehat dan berkelanjutan. Laporan keuangan berfungsi sebagai “rapor” kesehatan bisnis […]

  • Keamanan Siber di Era Kuantum: Persiapan Indonesia Menghadapi Ancaman Baru Teknologi Komputasi Kuantum

    Keamanan Siber di Era Kuantum: Persiapan Indonesia Menghadapi Ancaman Baru Teknologi Komputasi Kuantum

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Era komputasi kuantum menjanjikan lompatan besar dalam pemrosesan data, tetapi juga menghadirkan tantangan baru bagi keamanan siber. Komputer kuantum memiliki potensi untuk memecahkan enkripsi standar yang saat ini digunakan untuk melindungi data sensitif. Indonesia, sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi digital yang pesat, perlu mempersiapkan diri menghadapi ancaman ini.   Ancaman utama dari komputasi kuantum adalah […]

  • Waspada! Mengapa Kamu Harus Berhati-hati dengan Jasa Pengobatan Alternatif

    Waspada! Mengapa Kamu Harus Berhati-hati dengan Jasa Pengobatan Alternatif

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Di Indonesia, popularitas pengobatan alternatif terus meningkat. Banyak orang mencari solusi di luar pengobatan medis konvensional dengan harapan menemukan kesembuhan atau meringankan penyakit. Namun, di balik potensi manfaat yang diklaim, tersimpan berbagai risiko yang mengharuskan kita untuk lebih waspada dan berhati-hati dalam memilih jasa pengobatan alternatif. Kesehatan adalah aset berharga, dan keputusan yang salah bisa […]

  • Update Harga Emas Hari Ini, Kamis 12 Juni 2025: Logam Mulia Menjanjikan Investasi Stabil

    Update Harga Emas Hari Ini, Kamis 12 Juni 2025: Logam Mulia Menjanjikan Investasi Stabil

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Bagi Anda yang selalu memantau pergerakan harga emas, hari ini, Kamis 12 Juni 2025, membawa kabar penting dari pasar logam mulia. Emas tetap menjadi pilihan investasi yang menarik dan cenderung stabil, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global. Berdasarkan data terakhir yang kami dapatkan per 12 Juni 2025 pukul 08:22 WIB, harga emas batangan di Logam […]

  • Nasi Kucing: Filosofi Kesederhanaan dalam Bungkus Daun Pisang

    Nasi Kucing: Filosofi Kesederhanaan dalam Bungkus Daun Pisang

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Siapa pun yang pernah berkunjung ke Yogyakarta pasti tak asing dengan Nasi Kucing. Makanan ikonik ini bukan sekadar hidangan, melainkan simbol kuat dari budaya angkringan yang menjunjung tinggi kesederhanaan dan kebersamaan. Dinamakan “nasi kucing” karena porsinya yang sangat mini, mirip porsi makan seekor kucing. Dalam sebungkus kecil nasi yang dibungkus daun pisang, biasanya terdapat sejumput […]

expand_less