Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Mappacci: Ritual ‘Malam Pacar’ Suku Bugis yang Sakral

Mappacci: Ritual ‘Malam Pacar’ Suku Bugis yang Sakral

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
  • visibility 153
  • comment 0 komentar

Dalam kekayaan adat pernikahan di Indonesia, Suku Bugis dari Sulawesi Selatan memiliki sebuah ritual pra-nikah yang sarat makna, yaitu Mappacci. Sering disamakan dengan ‘malam pacar’ pada umumnya, Mappacci memiliki esensi yang lebih dalam dari sekadar menghias tangan. Ini adalah upacara sakral untuk menyucikan calon pengantin secara lahir dan batin.

Secara harfiah, ‘Mappacci’ berasal dari kata pacci yang berarti daun pacar atau inai. Namun, maknanya jauh lebih dalam. Ritual ini merupakan simbol pembersihan diri calon mempelai dari segala hal buruk—baik dalam pikiran, perkataan, maupun perbuatan—sebelum memulai bahtera rumah tangga. Tumbuhan pacar sendiri bagi masyarakat Bugis diyakini sebagai tanaman surga yang melambangkan kesucian dan keberkahan.

Prosesi Mappacci biasanya dilakukan pada malam hari sebelum akad nikah. Calon pengantin akan duduk di pelaminan, di hadapan serangkaian perlengkapan simbolis seperti bantal, daun pisang, dan kain sutra. Kemudian, para sesepuh, orang tua, dan orang-orang yang dihormati (sering disebut anreguru) secara bergantian akan meletakkan tumbukan daun pacar ke telapak tangan mempelai sambil membisikkan doa.

Setiap sentuhan dan olesan pacci melambangkan restu yang tulus untuk melepas calon pengantin ke jenjang kehidupan baru. Jadi, Mappacci bukanlah sekadar tradisi malam berinai. Ia adalah ritual sakral yang menjadi momen introspeksi, permohonan doa restu, dan simbol kesucian untuk membangun rumah tangga yang bersih, langgeng, dan diberkahi oleh Yang Maha Kuasa.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perlindungan Privasi Data Online: Regulasi dan Teknologi di Indonesia

    Perlindungan Privasi Data Online: Regulasi dan Teknologi di Indonesia

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Di era digital ini, data pribadi menjadi komoditas berharga. Aktivitas online kita menghasilkan jejak digital yang rentan terhadap penyalahgunaan. Di Indonesia, kesadaran akan pentingnya perlindungan privasi data online semakin meningkat, mendorong perkembangan regulasi dan pemanfaatan teknologi untuk menjaganya. Regulasi Perlindungan Data di Indonesia Indonesia telah menunjukkan komitmen terhadap perlindungan privasi data melalui beberapa regulasi penting. […]

  • Pensiun Bahagia: Strategi Perencanaan Keuangan Jangka Panjang Sejak Dini

    Pensiun Bahagia: Strategi Perencanaan Keuangan Jangka Panjang Sejak Dini

    • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Masa pensiun adalah impian banyak orang: waktu untuk menikmati hidup tanpa beban pekerjaan. Namun, untuk mencapai pensiun bahagia dan bebas finansial, perencanaan keuangan harus dimulai sejak dini. Menunda persiapan pensiun bisa berakibat fatal pada stabilitas finansial di masa tua. Mengapa Perencanaan Dini Penting? Semakin cepat Anda memulai, semakin besar potensi pertumbuhan investasi Anda. Ini berkat […]

  • De Djawatan Benculuk: Hutan Trembesi Tua Seperti di Film “Lord of the Rings”

    De Djawatan Benculuk: Hutan Trembesi Tua Seperti di Film “Lord of the Rings”

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Banyuwangi memang tak ada habisnya menyuguhkan keindahan alam yang unik. Salah satu destinasi yang kini menjadi primadona adalah De Djawatan Benculuk. Tempat ini bukan sekadar hutan biasa, melainkan sebuah kawasan konservasi dengan pemandangan sureal yang sering disamakan dengan latar tempat di film fantasi epik seperti Lord of the Rings. Begitu memasuki area De Djawatan, pengunjung […]

  • Hudoq: Tarian Topeng Pengusir Hama Suku Dayak

    Hudoq: Tarian Topeng Pengusir Hama Suku Dayak

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Hudoq adalah sebuah ritual tari topeng tradisional yang sangat penting bagi beberapa sub-etnis Suku Dayak di Kalimantan Timur, terutama Dayak Bahau dan Modang. Tarian ini bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah upacara sakral yang bertujuan untuk memohon kesuburan tanah dan mengusir hama yang dapat merusak tanaman padi dan hasil panen lainnya. Hudoq merupakan bagian integral dari […]

  • Komputasi Kuantum: Lompatan Besar di Dunia Teknologi

    Komputasi Kuantum: Lompatan Besar di Dunia Teknologi

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Komputasi kuantum bukan lagi sekadar konsep teoritis, melainkan sebuah lompatan besar di dunia teknologi yang berpotensi merevolusi berbagai bidang ilmu pengetahuan dan industri. Berbeda dengan komputer klasik yang menyimpan informasi dalam bit (0 atau 1), komputer kuantum menggunakan qubit, yang dapat berada dalam keadaan 0, 1, atau superposisi keduanya secara bersamaan. Prinsip mekanika kuantum inilah […]

  • Melahirkan di Hutan: Tradisi Unik Penuh Makna dari Suku Anak Dalam

    Melahirkan di Hutan: Tradisi Unik Penuh Makna dari Suku Anak Dalam

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Di tengah belantara hutan Jambi dan Sumatera Selatan, Suku Anak Dalam atau Orang Rimba memegang teguh sebuah tradisi yang mengagumkan sekaligus ekstrem: melahirkan di tengah hutan. Praktik ini bukan dilakukan karena keterbatasan, melainkan sebuah pilihan yang sarat akan makna filosofis, kemandirian, dan ikatan mendalam dengan alam. Bagi Suku Anak Dalam, hutan adalah ibu yang memberi […]

expand_less