Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Mappacci: Ritual ‘Malam Pacar’ Suku Bugis yang Sakral

Mappacci: Ritual ‘Malam Pacar’ Suku Bugis yang Sakral

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
  • visibility 168
  • comment 0 komentar

Dalam kekayaan adat pernikahan di Indonesia, Suku Bugis dari Sulawesi Selatan memiliki sebuah ritual pra-nikah yang sarat makna, yaitu Mappacci. Sering disamakan dengan ‘malam pacar’ pada umumnya, Mappacci memiliki esensi yang lebih dalam dari sekadar menghias tangan. Ini adalah upacara sakral untuk menyucikan calon pengantin secara lahir dan batin.

Secara harfiah, ‘Mappacci’ berasal dari kata pacci yang berarti daun pacar atau inai. Namun, maknanya jauh lebih dalam. Ritual ini merupakan simbol pembersihan diri calon mempelai dari segala hal buruk—baik dalam pikiran, perkataan, maupun perbuatan—sebelum memulai bahtera rumah tangga. Tumbuhan pacar sendiri bagi masyarakat Bugis diyakini sebagai tanaman surga yang melambangkan kesucian dan keberkahan.

Prosesi Mappacci biasanya dilakukan pada malam hari sebelum akad nikah. Calon pengantin akan duduk di pelaminan, di hadapan serangkaian perlengkapan simbolis seperti bantal, daun pisang, dan kain sutra. Kemudian, para sesepuh, orang tua, dan orang-orang yang dihormati (sering disebut anreguru) secara bergantian akan meletakkan tumbukan daun pacar ke telapak tangan mempelai sambil membisikkan doa.

Setiap sentuhan dan olesan pacci melambangkan restu yang tulus untuk melepas calon pengantin ke jenjang kehidupan baru. Jadi, Mappacci bukanlah sekadar tradisi malam berinai. Ia adalah ritual sakral yang menjadi momen introspeksi, permohonan doa restu, dan simbol kesucian untuk membangun rumah tangga yang bersih, langgeng, dan diberkahi oleh Yang Maha Kuasa.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjelajahi Peran Ganda LMKN: Pengumpul dan Pembagi Royalti

    Menjelajahi Peran Ganda LMKN: Pengumpul dan Pembagi Royalti

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Di balik layar industri musik yang dinamis, ada sebuah lembaga yang memegang peranan krusial: Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN). Lembaga ini bukan sekadar nama, melainkan tulang punggung dalam ekosistem musik, dengan peran ganda yang sangat penting: sebagai pengumpul royalti dan pembagi royalti. Memahami kedua peran ini adalah kunci untuk mengapresiasi pentingnya LMKN bagi musisi dan […]

  • Uranium dan Bom Atom: Mengungkap Sejarah Kelam di Balik Manhattan Project

    Uranium dan Bom Atom: Mengungkap Sejarah Kelam di Balik Manhattan Project

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Di tengah gejolak Perang Dunia II, sebuah proyek rahasia dengan skala tak terbayangkan lahir dari kekhawatiran dan ambisi: Manhattan Project. Tujuannya tunggal, yaitu menciptakan senjata nuklir pertama di dunia dengan memanfaatkan kekuatan inti atom, sebuah upaya yang menjadikan uranium sebagai elemen sentral dalam salah satu bab paling kelam di sejarah modern. Dipimpin oleh ilmuwan brilian […]

  • LMKN dan Digitalisasi: Menghadapi Tantangan Hak Cipta di Era Streaming

    LMKN dan Digitalisasi: Menghadapi Tantangan Hak Cipta di Era Streaming

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Era digital telah mengubah cara kita mengonsumsi musik secara fundamental. Layanan streaming seperti Spotify, Joox, atau YouTube menjadi platform utama, membuka akses tak terbatas bagi pendengar. Namun, di balik kemudahan ini, muncul tantangan besar bagi perlindungan hak cipta, terutama dalam hal royalti. Di sinilah Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) memainkan peran krusial dalam menghadapi era […]

  • Investasi Pasar Karbon: Meraup Keuntungan dari Komitmen Lingkungan di Indonesia

    Investasi Pasar Karbon: Meraup Keuntungan dari Komitmen Lingkungan di Indonesia

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Seiring menguatnya komitmen global untuk mencapai Net Zero Emission, sebuah instrumen investasi baru yang inovatif kini hadir di Indonesia: investasi pasar karbon. Sejak diluncurkannya Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon) oleh pemerintah, pintu peluang bagi investor untuk berpartisipasi dalam ekonomi hijau semakin terbuka lebar. Apa Itu Perdagangan Karbon? Secara sederhana, pasar karbon adalah sebuah sistem pasar tempat […]

  • eVTOL (Electric Vertical Take-Off and Landing): Taksi Terbang Siap Mengudara di Langit Kota Indonesia

    eVTOL (Electric Vertical Take-Off and Landing): Taksi Terbang Siap Mengudara di Langit Kota Indonesia

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Kemacetan lalu lintas di kota-kota besar Indonesia semakin hari semakin parah, mendorong inovasi dalam solusi mobilitas. Salah satu terobosan paling menarik adalah eVTOL (Electric Vertical Take-Off and Landing), sebuah konsep taksi terbang bertenaga listrik yang siap mengubah wajah transportasi perkotaan di masa depan. eVTOL adalah pesawat kecil yang mampu lepas landas dan mendarat secara vertikal […]

  • Jangan Sembarangan Berikan Foto KTP! Ini Bahayanya

    Jangan Sembarangan Berikan Foto KTP! Ini Bahayanya

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Di era serba digital, permintaan foto KTP menjadi sangat umum. Mulai dari pendaftaran aplikasi fintech, akun media sosial, hingga transaksi online, semuanya seringkali meminta foto KTP sebagai verifikasi. Namun, kebiasaan mudah memberikan foto KTP ini ternyata menyimpan risiko besar yang bisa mengancam keamanan data pribadi dan finansial Anda. Mengapa Memberikan Foto KTP Sembarangan Berbahaya? Foto […]

expand_less