Rabu, 4 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Keuangan » Melihat Kembali Bitcoin Halving 2024: Dampaknya pada Pasar Kripto

Melihat Kembali Bitcoin Halving 2024: Dampaknya pada Pasar Kripto

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
  • visibility 116
  • comment 0 komentar

Peristiwa Bitcoin Halving 2024 yang terjadi pada bulan April tahun lalu menjadi salah satu momen paling krusial dalam siklus pasar kripto terkini. Seperti yang telah diantisipasi, agenda empat tahunan ini kembali menegaskan prinsip kelangkaan (scarcity) yang menjadi fundamental utama Bitcoin.

Secara teknis, halving memangkas separuh imbalan bagi para penambang (miner) dari 6,25 BTC menjadi 3,125 BTC per blok baru. Mekanisme ini secara efektif mengurangi laju pasokan Bitcoin baru yang masuk ke pasar.

Dampak pada Harga dan Sentimen Pasar

Berbeda dengan siklus sebelumnya, dampak halving 2024 memiliki dinamika unik. Persetujuan ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat pada awal tahun 2024 telah mendorong harga BTC mencapai rekor baru bahkan sebelum halving terjadi. Hal ini menyebabkan reaksi harga pasca-halving tidak langsung melonjak drastis.

Pasar sempat mengalami fase konsolidasi selama beberapa bulan setelahnya. Namun, seiring berjalannya waktu, tekanan dari sisi penawaran yang berkurang mulai terasa. Sejarah menunjukkan bahwa efek makro dari halving biasanya memicu tren bullish (kenaikan) yang signifikan dalam 12-18 bulan setelahnya, sebuah pola yang kembali diamati oleh para pelaku pasar.

Pengaruh pada Ekosistem Penambang

Bagi para penambang, Bitcoin Halving 2024 menjadi ujian efisiensi. Dengan pendapatan per blok yang terpotong setengah, hanya penambang dengan biaya operasional terendah dan perangkat paling efisien yang mampu bertahan dan tetap profitabel. Hal ini memicu gelombang konsolidasi di industri pertambangan, namun sekaligus memperkuat keamanan jaringan dalam jangka panjang.

Kesimpulannya, Halving 2024 sukses menjalankan perannya sebagai katalisator utama dalam siklus pasar kripto. Peristiwa ini memperkuat narasi Bitcoin sebagai “emas digital” dan menjadi pengingat bahwa aset ini dirancang untuk menjadi semakin langka seiring berjalannya waktu.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ancaman Ransomware: Strategi Efektif untuk Pencegahan dan Pemulihan

    Ancaman Ransomware: Strategi Efektif untuk Pencegahan dan Pemulihan

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Ransomware adalah salah satu ancaman siber paling merusak saat ini, di mana peretas mengenkripsi data penting korban lalu menuntut uang tebusan untuk mengembalikannya. Serangan ini terus berevolusi dan tidak hanya menargetkan perusahaan besar, tetapi juga usaha kecil hingga pengguna perorangan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Memahami strategi pencegahan yang proaktif dan langkah pemulihan yang tepat […]

  • Kenali Skimpflation: Ketika Kualitas Layanan Menurun, Tapi Harga Tetap Naik

    Kenali Skimpflation: Ketika Kualitas Layanan Menurun, Tapi Harga Tetap Naik

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Pernahkah kamu merasa layanan yang kamu dapatkan di sebuah kafe atau hotel tidak sebaik dulu, padahal harganya terus naik? Atau, kamu sadar bahwa produk yang kamu beli sekarang terasa kurang berkualitas dari sebelumnya? Jika ya, kamu mungkin sedang mengalami fenomena skimpflation. Mirip dengan shrinkflation, ini adalah strategi yang dilakukan perusahaan untuk menanggapi kenaikan biaya operasional […]

  • Gudeg: Lebih dari Sekadar Manisan, Simbol Kesabaran Yogyakarta

    Gudeg: Lebih dari Sekadar Manisan, Simbol Kesabaran Yogyakarta

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Gudeg, hidangan khas Yogyakarta, telah lama memikat lidah para pecinta kuliner dengan cita rasa manisnya yang unik dan teksturnya yang lembut. Namun, di balik kelezatannya, tersembunyi filosofi kesabaran dan ketelatenan yang tercermin dalam proses pembuatannya yang memakan waktu berjam-jam. Gudeg bukan hanya makanan, melainkan juga bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Yogyakarta. Bahan utama gudeg […]

  • Kiat Jitu Mengelola Emosi dan Kesabaran di Tengah Keramaian

    Kiat Jitu Mengelola Emosi dan Kesabaran di Tengah Keramaian

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Pernah merasa kesal saat terjebak macet, antre panjang di supermarket, atau berdesakan di konser? Mengelola emosi dan kesabaran di tengah keramaian bisa jadi tantangan besar. Namun, dengan beberapa strategi sederhana, Anda bisa tetap tenang dan menjaga kesehatan mental. 1. Rencanakan Segalanya Sebelum memasuki situasi ramai, persiapkan diri Anda. Perkirakan waktu perjalanan, cari tahu rute alternatif, […]

  • PPATK dan Penegakan Hukum Pajak: Menutup Celah Pencucian Uang

    PPATK dan Penegakan Hukum Pajak: Menutup Celah Pencucian Uang

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Pencucian uang dan penggelapan pajak seringkali berjalan beriringan. Pelaku kejahatan menggunakan skema rumit untuk menyamarkan asal-usul uang ilegal, dan pada saat yang sama, menghindari kewajiban pajak. Dalam skenario ini, PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) menjadi mitra penting bagi penegak hukum pajak. PPATK bertindak sebagai “mata” yang mampu melihat celah-celah tersebut, sehingga penegakan hukum […]

  • Bagaimana Kritik yang Membangun Dapat Membantu Guru Berkembang?

    Bagaimana Kritik yang Membangun Dapat Membantu Guru Berkembang?

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Setiap profesional, termasuk guru, membutuhkan kritik yang membangun untuk berkembang. Jauh dari sekadar omelan atau keluhan, kritik konstruktif adalah alat ampuh yang dapat mendorong pertumbuhan profesional dan meningkatkan kualitas pengajaran. Namun, bagaimana sebenarnya kritik semacam ini bekerja dan mengapa guru harus menyambutnya? Meningkatkan Refleksi Diri Kritik yang membangun seringkali berfungsi sebagai cermin. Ketika seorang guru […]

expand_less