Kamis, 5 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata » Kelingking Beach: Perjuangan Turun ke Pantai Berbentuk T-Rex yang Terbayarkan

Kelingking Beach: Perjuangan Turun ke Pantai Berbentuk T-Rex yang Terbayarkan

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
  • visibility 61
  • comment 0 komentar

Kelingking Beach, ikon Nusa Penida yang terkenal dengan tebingnya yang menyerupaiTyrannosaurus Rex, adalah destinasi yang wajib dikunjungi bagi siapa pun yang menginjakkan kaki di pulau ini. Keindahan formasi batuan yang unik dan birunya Samudra Hindia yang membentang luas sungguh memukau. Namun, untuk mencapai pasir putih dan deburan ombak di bawahnya, Anda harus bersiap untuk sebuah perjuangan turun yang cukup menantang.

Dari atas tebing, pemandangan Pantai Kelingking benar-benar spektakuler. Kontur tanah yang curam dan vegetasi hijau yang menempel di tebing menambah dramatisir pemandangan. Banyak wisatawan yang merasa cukup puas hanya dengan menikmati panorama dari atas. Namun, bagi para petualang sejati, tantangan untuk menuruni tebing adalah daya tarik tersendiri.

Perjuangan Menuruni Tangga Terjal

Jalur menuju pantai berupa tangga tanah dan kayu yang sangat curam dan sempit. Di beberapa bagian, Anda perlu berpegangan erat pada bambu atau tali yang dipasang seadanya. Debu dan kerikil seringkali membuat pijakan menjadi licin, sehingga kehati-hatian ekstra sangat diperlukan. Perjalanan turun bisa memakan waktu sekitar 30-45 menit, tergantung kondisi fisik dan kepadatan pengunjung.

Hadiah di Balik Perjuangan

Meskipun melelahkan, semua perjuangan turun akan terbayarkan lunas begitu kaki Anda menginjakkan pasir putih Kelingking Beach. Suara ombak yang menghantam tebing, pasir yang lembut di bawah kaki, dan pemandangan tebing raksasa dari sudut pandang yang berbeda akan membuat Anda merasa seperti berada di dunia lain. Anda bisa berenang (hati-hati dengan arus yang kuat), berjemur, atau sekadar menikmati keindahan alam yang masih alami ini.

Sebagai penutup, Kelingking Beach bukan hanya tentang pemandangannya yang ikonik, tetapi juga tentang pengalaman menaklukkan diri sendiri. Perjuangan untuk mencapai pantainya adalah bagian tak terpisahkan dari pesona destinasi ini, menjadikannya petualangan yang tak terlupakan di Nusa Penida.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Ragam Malware dan Strategi Pencegahannya

    Mengenal Ragam Malware dan Strategi Pencegahannya

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Di era digital yang serba terhubung, ancaman keamanan siber menjadi semakin nyata. Salah satu momok yang paling menakutkan adalah malware atau perangkat lunak berbahaya. Memahami berbagai jenis malware dan cara efektif untuk mencegahnya adalah langkah krusial untuk melindungi perangkat dan data pribadi Anda. Mengenal Berbagai Jenis Malware Malware hadir dalam berbagai bentuk, masing-masing dengan cara […]

  • Uranium: Bahan Bakar Utama di Balik Pembangkit Listrik Nuklir

    Uranium: Bahan Bakar Utama di Balik Pembangkit Listrik Nuklir

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Pahami bagaimana uranium menjadi sumber energi dahsyat untuk pembangkit listrik nuklir (PLTN), dari penambangan hingga proses fisi nuklir yang menghasilkan listrik bersih. Uranium adalah elemen kunci yang menjadi tenaga bagi sebagian besar pembangkit listrik nuklir (PLTN) di seluruh dunia. Dikenal karena kepadatan energinya yang luar biasa, uranium menyediakan sumber listrik yang andal dan bebas emisi […]

  • Biofortifikasi: Meningkatkan Kandungan Gizi Padi melalui Bioteknologi

    Biofortifikasi: Meningkatkan Kandungan Gizi Padi melalui Bioteknologi

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Kekurangan nutrisi mikro (micronutrient deficiencies) atau hidden hunger menjadi tantangan kesehatan global, termasuk di Tuban, Jawa Timur, Indonesia. Salah satu cara inovatif untuk mengatasi masalah ini adalah melalui biofortifikasi, yaitu proses meningkatkan kandungan gizi dalam tanaman pangan melalui bioteknologi atau pemuliaan tanaman konvensional. Padi, sebagai makanan pokok bagi mayoritas penduduk Indonesia, menjadi target utama dalam […]

  • Air Terjun Tumpak Sewu: Trekking Menantang Menuju “Niagara” Indonesia

    Air Terjun Tumpak Sewu: Trekking Menantang Menuju “Niagara” Indonesia

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Bagi para pencinta petualangan dan keindahan alam, Air Terjun Tumpak Sewu adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Berlokasi di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, air terjun ini dijuluki sebagai “Niagara” Indonesia berkat bentuknya yang unik, menyerupai tirai air raksasa yang mengalir dari tebing-tebing curam. Keindahan Tumpak Sewu tidak hanya terletak pada keagungannya, tetapi juga pada perjalanan […]

  • Memahami Risiko Suku Bunga dalam Investasi Obligasi

    Memahami Risiko Suku Bunga dalam Investasi Obligasi

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 67
    • 0Komentar

    LObligasi sering dianggap sebagai salah satu instrumen investasi yang lebih aman dibandingkan saham karena menawarkan pendapatan tetap. Namun, bukan berarti obligasi sepenuhnya bebas risiko. Salah satu risiko paling fundamental yang wajib dipahami oleh setiap investor obligasi adalah risiko suku bunga. Risiko ini menjadi faktor utama yang menentukan mengapa harga obligasi bisa naik atau turun di […]

  • Jangan Hanya Bertanya ‘Dapat Nilai Berapa?’, Ini Pertanyaan yang Lebih Baik untuk Ditanyakan kepada Guru

    Jangan Hanya Bertanya ‘Dapat Nilai Berapa?’, Ini Pertanyaan yang Lebih Baik untuk Ditanyakan kepada Guru

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sebagai orang tua, wajar jika kita peduli dengan prestasi akademik anak. Namun, fokus berlebihan pada “dapat nilai berapa?” seringkali membatasi pemahaman kita tentang proses belajar anak. Pertanyaan tunggal ini gagal menangkap dinamika kelas, kemajuan individu, atau tantangan yang mungkin dihadapi anak. Ada pertanyaan yang jauh lebih bermakna yang bisa kita ajukan kepada guru, yang tidak […]

expand_less