Minggu, 16 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Edukasi » Jangan Hanya Bertanya ‘Dapat Nilai Berapa?’, Ini Pertanyaan yang Lebih Baik untuk Ditanyakan kepada Guru

Jangan Hanya Bertanya ‘Dapat Nilai Berapa?’, Ini Pertanyaan yang Lebih Baik untuk Ditanyakan kepada Guru

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
  • visibility 109
  • comment 0 komentar

Sebagai orang tua, wajar jika kita peduli dengan prestasi akademik anak. Namun, fokus berlebihan pada “dapat nilai berapa?” seringkali membatasi pemahaman kita tentang proses belajar anak. Pertanyaan tunggal ini gagal menangkap dinamika kelas, kemajuan individu, atau tantangan yang mungkin dihadapi anak. Ada pertanyaan yang jauh lebih bermakna yang bisa kita ajukan kepada guru, yang tidak hanya memberikan gambaran lebih lengkap, tetapi juga membangun kemitraan yang kuat antara rumah dan sekolah.

Fokus pada Proses, Bukan Hanya Hasil

Alih-alih langsung menanyakan nilai, cobalah pertanyaan yang menggali proses belajar anak. Misalnya:

“Bagaimana partisipasi anak saya di kelas?” Pertanyaan ini membuka diskusi tentang keterlibatan anak dalam diskusi, kerja kelompok, atau aktivitas lain yang menunjukkan minat dan pemahaman mereka. Partisipasi aktif seringkali menjadi indikator yang lebih baik daripada sekadar nilai ujian.

“Area mana yang menjadi kekuatan utama anak saya, dan di mana ia bisa lebih berkembang?” Ini membantu kita memahami bakat alami anak dan sekaligus mengidentifikasi area yang membutuhkan perhatian lebih. Guru dapat memberikan contoh spesifik tentang bagaimana anak unggul atau berjuang dalam mata pelajaran tertentu.

“Apakah ada perubahan perilaku atau sikap belajar yang Ibu/Bapak amati baru-baru ini?” Terkadang, perubahan kecil dalam perilaku bisa menjadi sinyal adanya masalah atau kemajuan yang signifikan. Guru yang menghabiskan banyak waktu dengan anak dapat melihat nuansa yang mungkin terlewat oleh kita di rumah.

Membangun Kemitraan yang Efektif

Pertanyaan-pertanyaan ini tidak hanya memberikan informasi yang lebih kaya, tetapi juga menunjukkan kepada guru bahwa kita peduli dengan perkembangan holistik anak, bukan hanya angka di rapor. Ini membuka pintu bagi kolaborasi yang lebih efektif. Ketika orang tua dan guru bekerja sama, mereka dapat mengidentifikasi strategi terbaik untuk mendukung anak, baik dalam bidang akademik maupun sosial-emosional.

Dengan mengubah fokus dari sekadar angka menjadi perkembangan komprehensif, kita memberdayakan anak untuk melihat belajar sebagai perjalanan, bukan hanya tujuan akhir. Ini juga memperkuat hubungan yang penting antara guru, siswa, dan orang tua, menciptakan lingkungan belajar yang lebih mendukung dan positif.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investasi di Saham Uranium: Mengupas Prospek Cerah dan Risikonya

    Investasi di Saham Uranium: Mengupas Prospek Cerah dan Risikonya

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Di tengah transisi global menuju energi bersih, uranium kembali menjadi sorotan para investor. Sebagai bahan bakar utama Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), investasi di saham perusahaan uranium menawarkan potensi keuntungan yang signifikan, namun juga diiringi dengan risiko yang tak kalah besar untuk dipahami. Prospek Menjanjikan Saham Uranium Prospek utama investasi ini datang dari dorongan global […]

  • Ondel-Ondel: Ikon Budaya Betawi yang Penuh Warna

    Ondel-Ondel: Ikon Budaya Betawi yang Penuh Warna

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Siapa yang tak kenal dengan Ondel-Ondel? Sepasang boneka raksasa yang menari dengan lincah diiringi musik tanjidor ini telah menjadi pemandangan khas dan ikon budaya Betawi yang tak terpisahkan dari denyut nadi kota Jakarta. Namun, di balik penampilannya yang meriah, Ondel-Ondel menyimpan sejarah dan makna filosofis yang mendalam. Pada mulanya, Ondel-Ondel dikenal dengan nama “Barongan” dan […]

  • Seni Kriya Kulit Manding: Kualitas dan Keindahan dari Yogyakarta

    Seni Kriya Kulit Manding: Kualitas dan Keindahan dari Yogyakarta

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Desa Manding, yang terletak di Bantul, Yogyakarta, telah lama dikenal sebagai sentra kerajinan kulit. Sejak puluhan tahun lalu, desa ini menjadi pusat bagi para pengrajin kulit untuk berkreasi, menghasilkan berbagai produk berkualitas tinggi yang tidak hanya populer di Indonesia, tetapi juga di pasar internasional. Keindahan dan kekuatan produk kulit dari Manding terletak pada perpaduan antara […]

  • Masa Depan Energi Nuklir: Mendorong Inovasi dalam Penambangan Uranium Berkelanjutan

    Masa Depan Energi Nuklir: Mendorong Inovasi dalam Penambangan Uranium Berkelanjutan

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Seiring dengan meningkatnya kebutuhan energi global dan kesadaran akan perubahan iklim, energi nuklir tetap menjadi pilihan yang menarik. Namun, untuk mewujudkan potensi penuhnya secara bertanggung jawab, inovasi dalam penambangan uranium berkelanjutan menjadi semakin penting. Artikel ini akan mengeksplorasi beberapa terobosan dan tren yang menjanjikan dalam upaya meminimalkan dampak lingkungan dan meningkatkan efisiensi. Pelindian In-Situ (ISL) […]

  • Nganggung: Tradisi Kebersamaan Masyarakat Bangka Belitung

    Nganggung: Tradisi Kebersamaan Masyarakat Bangka Belitung

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Di Kepulauan Bangka Belitung, semangat gotong royong dan kebersamaan tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan dalam sebuah tradisi indah bernama Nganggung. Tradisi ini adalah wujud nyata dari silahturahmi dan kepedulian sosial, di mana masyarakat berkumpul membawa makanan dari rumah masing-masing untuk dinikmati bersama-sama. Keunikan tradisi Nganggung terletak pada prosesinya. Setiap keluarga akan membawa sebuah nampan […]

  • Rahasia Arang Ajaib: Biochar, Kunci Menyuburkan Tanah dan Melawan Perubahan Iklim

    Rahasia Arang Ajaib: Biochar, Kunci Menyuburkan Tanah dan Melawan Perubahan Iklim

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Ketika kita berbicara tentang arang, kita sering membayangkan sisa pembakaran kayu biasa. Namun, ada jenis arang khusus yang disebut biochar, yang memiliki peran luar biasa dalam pertanian dan lingkungan. Biochar adalah arang yang diproduksi dari biomassa organik (seperti sisa tanaman, kayu, atau kotoran ternak) melalui proses pirolisis (pembakaran tanpa oksigen). Biochar bukanlah bahan bakar, melainkan […]

expand_less