Sabtu, 21 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Peusijuek: Tradisi Tepung Tawar untuk Keberkahan di Aceh

Peusijuek: Tradisi Tepung Tawar untuk Keberkahan di Aceh

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
  • visibility 106
  • comment 0 komentar

Aceh, yang dikenal sebagai Serambi Mekkah, menyimpan kekayaan tradisi yang kental dengan nilai-nilai Islam dan kearifan lokal. Salah satu tradisi yang hingga kini terus lestari adalah Peusijuek. Dikenal juga sebagai prosesi tepung tawar, Peusijuek merupakan upacara adat untuk memohon keselamatan, keberkahan, dan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Tradisi ini menjadi bagian tak terpisahkan dari berbagai momen penting dalam kehidupan masyarakat Aceh. Mulai dari menempati rumah baru, membeli kendaraan, memulai usaha, menyambut kelahiran bayi, hingga dalam prosesi pernikahan. Bahkan, Peusijuek juga kerap dilakukan sebagai sarana perdamaian untuk ‘mendinginkan’ suasana setelah terjadi perselisihan, mengharapkan segala sesuatu kembali harmonis dan penuh berkah.

Prosesi Peusijuek biasanya dipimpin oleh seorang tokoh agama atau tetua adat yang dihormati. Dalam ritual ini, beberapa perangkat simbolis digunakan, seperti semangkuk air, segenggam beras padi (breuh pade), dan beberapa jenis dedaunan khusus seperti on sineujuek (daun penyejuk) dan naleung sambo (sejenis rumput). Sambil memanjatkan doa-doa dan selawat, pemimpin upacara akan memercikkan air dan menaburkan beras kepada orang atau benda yang di-peusijuek.

Setiap elemen dalam Peusijuek memiliki makna mendalam: air melambangkan pendingin dan penenang, sementara beras padi adalah simbol kemakmuran dan kesuburan. Lebih dari sekadar ritual, tradisi ini adalah wujud nyata dari nilai sosial dan spiritual masyarakat Aceh. Ini adalah cara untuk saling mendoakan, mempererat silaturahmi, dan mengembalikan segala urusan kepada Sang Pencipta demi kebaikan bersama.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LMKN: Kontribusi Nyata bagi Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Nasional

    LMKN: Kontribusi Nyata bagi Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Nasional

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Keberadaan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) bukan hanya sekadar melindungi hak-hak musisi dan pencipta lagu, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi kreatif nasional. Melalui pengelolaan royalti yang efektif, LMKN menciptakan ekosistem yang sehat dan berkelanjutan bagi industri musik, yang pada gilirannya mendorong pertumbuhan ekonomi secara luas. Salah satu kontribusi utama LMKN adalah meningkatkan […]

  • Mengapa Ibadah Umrah Disebut Haji Kecil?

    Mengapa Ibadah Umrah Disebut Haji Kecil?

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Ibadah umrah seringkali disebut dengan julukan ‘haji kecil’ oleh umat Muslim di seluruh dunia. Sebutan ini tidak muncul tanpa alasan, melainkan karena kemiripan dalam beberapa tata cara ibadah antara umrah dan haji. Meskipun memiliki perbedaan yang signifikan, ada beberapa kesamaan mendasar yang menjadikan umrah sebagai miniatur dari ibadah haji. Kesamaan Rangkaian Ibadah Penyebutan ‘haji kecil’ […]

  • Mengubah Limbah Jadi Berkah: Biogas, Solusi Energi Mandiri Peternakan

    Mengubah Limbah Jadi Berkah: Biogas, Solusi Energi Mandiri Peternakan

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Di sektor peternakan, limbah kotoran ternak sering kali menjadi masalah lingkungan. Namun, dengan teknologi yang tepat, limbah ini dapat diubah menjadi biogas, sumber energi bersih dan terbarukan. Pemanfaatan biogas tidak hanya menyelesaikan masalah limbah, tetapi juga menciptakan kemandirian energi bagi para peternak. Bagaimana Kotoran Ternak Menghasilkan Energi? Prosesnya disebut digesti anaerobik, di mana kotoran ternak […]

  • Ekosistem Mandiri: Akuakultur Terintegrasi, Solusi Cerdas Pertanian dan Perikanan

    Ekosistem Mandiri: Akuakultur Terintegrasi, Solusi Cerdas Pertanian dan Perikanan

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Dalam sektor akuakultur (budidaya ikan), sisa pakan dan kotoran ikan sering kali menjadi limbah yang mencemari lingkungan. Namun, dengan pendekatan akuakultur terintegrasi atau akuaponik, limbah ini dapat diubah menjadi pupuk alami yang sangat berharga untuk tanaman. Praktik ini menciptakan ekosistem mandiri yang saling menguntungkan antara perikanan dan pertanian. Bagaimana Akuakultur Terintegrasi Bekerja? Konsepnya sangat sederhana: […]

  • Ketika Lensa Menjadi Senjata: Bahaya Tersembunyi di Balik Google VEO 3

    Ketika Lensa Menjadi Senjata: Bahaya Tersembunyi di Balik Google VEO 3

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Di era digital ini, teknologi berkembang dengan pesat. Salah satu inovasi terbaru adalah Google VEO 3, sebuah perangkat canggih yang menjanjikan kemudahan dalam merekam dan berbagi momen. Namun, di balik kecanggihannya, tersembunyi potensi bahaya yang perlu kita waspadai, yaitu penyalahgunaan untuk fitnah. Google VEO 3, dengan kemampuannya merekam video berkualitas tinggi dan menyebarkannya secara instan, […]

  • Uranium Murni vs. Uranium Diperkaya: Memahami Perbedaan Kuncinya

    Uranium Murni vs. Uranium Diperkaya: Memahami Perbedaan Kuncinya

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Dalam dunia energi nuklir, istilah “uranium” sering kali terdengar. Namun, penting untuk tahu bahwa tidak semua uranium diciptakan sama. Terdapat perbedaan krusial antara uranium murni (alami) dan uranium diperkaya, yang secara fundamental menentukan fungsi dan kegunaannya. Perbedaan mendasar ini terletak pada komposisi isotopnya. Apa itu Uranium Murni (Alami)? Uranium murni, atau lebih tepatnya uranium alami, […]

expand_less