Pakaian Ihram yang Nyaman dan Syar’i untuk Pria dan Wanita
- account_circle Muhamad Fatoni
- calendar_month Sab, 16 Agu 2025
- visibility 17
- comment 0 komentar

Pakaian ihram adalah simbol kesederhanaan dan kesetaraan dalam ibadah umrah. Mengenakan pakaian ini merupakan rukun umrah. Penting untuk memilih pakaian ihram yang tidak hanya syar’i (sesuai syariat) tetapi juga nyaman agar Anda bisa beribadah dengan tenang.
Pakaian Ihram untuk Pria
Pakaian ihram pria terdiri dari dua lembar kain putih tanpa jahitan: rida’ (bagian atas) dan izar (bagian bawah). Untuk memilihnya, perhatikan tips berikut:
* Pilih Bahan yang Adem: Pilih bahan katun atau handuk yang mudah menyerap keringat. Kain ihram yang tebal dan panas akan membuat Anda tidak nyaman, terutama saat berada di tengah keramaian.
* Sesuaikan Ukuran: Pastikan ukuran kain tidak terlalu kecil sehingga sulit menutupi aurat. Ukuran yang pas akan memudahkan Anda bergerak saat tawaf dan sa’i.
* Gunakan Sabuk Ihram: Untuk memastikan izar tidak melorot, gunakan sabuk khusus ihram. Selain berfungsi sebagai pengikat, sabuk ini juga bisa menjadi tempat menyimpan barang berharga.
Pakaian Ihram untuk Wanita
Pakaian ihram wanita adalah pakaian yang menutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Pakaian ini harus longgar dan tidak transparan.
* Pilih Model yang Simpel: Baju kurung atau abaya yang longgar dan tidak memiliki banyak detail sangat disarankan. Pilihlah bahan yang ringan dan tidak panas.
* Hijab dan Ciput: Gunakan hijab atau kerudung yang nyaman dan tidak mudah bergeser. Menggunakan ciput atau inner hijab akan membantu menjaga kerapian hijab Anda saat bergerak.
* Hindari Hiasan Berlebihan: Pakaian ihram wanita tidak diperbolehkan memiliki hiasan atau detail yang berlebihan. Kesederhanaan adalah kunci.
Dengan memilih pakaian ihram yang nyaman dan syar’i, Anda bisa menjalankan ibadah umrah dengan lebih fokus pada esensinya, yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pakaian ini akan menjadi pengingat bahwa di hadapan-Nya, semua hamba adalah sama.
- Penulis: Muhamad Fatoni
Saat ini belum ada komentar