Kurva IS-LM: Model Fundamental untuk Memahami Keseimbangan Pasar Barang dan Uang
- account_circle Muhamad Fatoni
- calendar_month Sel, 26 Agu 2025
- visibility 3
- comment 0 komentar

Dalam menganalisis kondisi ekonomi makro, para ekonom sering kali menggunakan berbagai model. Salah satu model yang fundamental dan banyak digunakan untuk memahami interaksi antara pasar barang dan jasa dengan pasar uang adalah model Kurva IS-LM. Model ini memberikan kerangka kerja yang berguna untuk menganalisis bagaimana kebijakan fiskal dan moneter memengaruhi tingkat pendapatan nasional dan suku bunga.
Kurva IS: Keseimbangan di Pasar Barang
Kurva IS (Investment-Saving) merepresentasikan kombinasi antara tingkat suku bunga dan tingkat pendapatan nasional di mana pasar barang berada dalam keseimbangan. Keseimbangan di pasar barang tercapai ketika total pengeluaran (permintaan agregat) sama dengan total produksi (penawaran agregat). Komponen utama pengeluaran agregat meliputi konsumsi, investasi, belanja pemerintah, dan ekspor neto.
Kurva IS memiliki kemiringan negatif, yang berarti bahwa ketika suku bunga turun, biaya pinjaman menjadi lebih murah, mendorong investasi dan konsumsi, sehingga meningkatkan pendapatan nasional yang dibutuhkan untuk mencapai keseimbangan di pasar barang. Sebaliknya, kenaikan suku bunga akan mengurangi investasi dan konsumsi, yang pada akhirnya menurunkan tingkat pendapatan nasional yang seimbang.
Kurva LM: Keseimbangan di Pasar Uang
Kurva LM (Liquidity Preference-Money Supply) menunjukkan kombinasi antara tingkat suku bunga dan tingkat pendapatan nasional di mana pasar uang berada dalam keseimbangan. Keseimbangan di pasar uang tercapai ketika permintaan uang (untuk transaksi, berjaga-jaga, dan spekulasi) sama dengan penawaran uang yang ditetapkan oleh bank sentral.
Kurva LM memiliki kemiringan positif. Ketika tingkat pendapatan nasional meningkat, permintaan uang untuk transaksi juga meningkat. Dengan penawaran uang yang tetap, kenaikan permintaan uang ini akan mendorong tingkat suku bunga yang lebih tinggi untuk mencapai keseimbangan di pasar uang. Sebaliknya, penurunan pendapatan nasional akan mengurangi permintaan uang dan menurunkan suku bunga.
Titik Keseimbangan IS-LM
Titik perpotongan antara Kurva IS dan Kurva LM menunjukkan tingkat suku bunga dan tingkat pendapatan nasional di mana baik pasar barang maupun pasar uang berada dalam keseimbangan secara simultan. Inilah yang disebut sebagai keseimbangan makroekonomi jangka pendek.
Kegunaan Model IS-LM
Model IS-LM sangat berguna untuk menganalisis dampak kebijakan ekonomi. Misalnya:
* Kebijakan Fiskal Ekspansif (peningkatan belanja pemerintah atau penurunan pajak) akan menggeser kurva IS ke kanan, yang pada akhirnya akan meningkatkan baik pendapatan nasional maupun suku bunga (kecuali dalam kasus perangkap likuiditas atau crowding out yang parah).
* Kebijakan Moneter Ekspansif (penurunan suku bunga acuan atau operasi pasar terbuka yang membeli surat berharga pemerintah) akan menggeser kurva LM ke kanan, yang akan menurunkan suku bunga dan meningkatkan pendapatan nasional.
Meskipun merupakan model yang disederhanakan dan memiliki beberapa keterbatasan, Kurva IS-LM tetap menjadi alat yang berharga dalam memahami interaksi pasar barang dan uang serta dampak kebijakan ekonomi dalam jangka pendek. Memahami logika di balik kurva IS dan LM membantu kita memprediksi dan menganalisis respons ekonomi terhadap berbagai guncangan dan kebijakan. 👍
- Penulis: Muhamad Fatoni
Saat ini belum ada komentar