Kamis, 28 Agu 2025
light_mode
Beranda » Ekonomi » Apa Itu “Royalti Hak Terkait” dan Peran LMKN di Dalamnya?

Apa Itu “Royalti Hak Terkait” dan Peran LMKN di Dalamnya?

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
  • visibility 6
  • comment 0 komentar

Dalam industri musik, kita sering mendengar istilah “royalti”. Namun, ada satu jenis royalti yang tak kalah penting, yaitu “royalti hak terkait”. Jika royalti hak cipta adalah imbalan bagi pencipta lagu dan komposer, maka royalti hak terkait adalah hak ekonomi yang diberikan kepada pihak-pihak yang berperan besar dalam menyajikan sebuah karya cipta kepada publik.

Memahami “Hak Terkait”

Menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, hak terkait adalah hak eksklusif bagi:

* Pelaku Pertunjukan: Para penyanyi, musisi, atau penari yang membawakan lagu atau karya cipta lainnya.

* Produser Fonogram: Pihak yang merekam dan menggandakan suara, seperti produser rekaman yang memproduksi album.

* Lembaga Penyiaran: Pihak yang menyiarkan karya, seperti stasiun radio dan televisi.

Singkatnya, royalti hak terkait adalah imbalan yang diterima oleh mereka atas penggunaan komersial dari karya yang mereka bawakan atau hasilkan. Contohnya, ketika sebuah lagu diputar di radio, sang penyanyi dan produser rekaman lagu tersebut berhak mendapatkan bagian dari royalti.

Peran Kunci LMKN

Di sinilah Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) memainkan peran krusial. Mengingat jumlah musisi, produser, dan lembaga penyiaran yang sangat banyak, mustahil bagi para pengguna karya (seperti kafe, hotel, atau konser) untuk bernegosiasi dan membayar royalti kepada masing-masing individu.

LMKN berfungsi sebagai jembatan dan perwakilan kolektif bagi para pemilik hak terkait. Peran LMKN meliputi:

* Mengumpulkan Royalti: LMKN bertugas mengumpulkan royalti hak terkait dari para pengguna karya musik secara terpusat. Ini menyederhanakan proses bagi para pengguna.

* Mendistribusikan Royalti: Setelah terkumpul, LMKN mendistribusikan royalti tersebut secara adil kepada para pelaku pertunjukan dan produser fonogram yang terdaftar di dalamnya, berdasarkan data penggunaan karya.

* Menegakkan Hak: LMKN juga memiliki peran dalam mengedukasi dan memastikan para pengguna karya mematuhi kewajiban mereka untuk membayar royalti, sehingga hak-hak para pemilik hak terkait benar-benar terpenuhi.

Dengan adanya LMKN, sistem manajemen royalti hak terkait menjadi lebih teratur dan efisien, memastikan bahwa setiap pihak dalam ekosistem musik mendapatkan imbalan yang layak atas peran mereka.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PPATK dan Transparansi Keuangan: Menuju Tata Kelola yang Bersih

    PPATK dan Transparansi Keuangan: Menuju Tata Kelola yang Bersih

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Transparansi keuangan adalah salah satu pilar utama dari tata kelola pemerintahan dan bisnis yang bersih. Di Indonesia, PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) memegang peran kunci dalam mewujudkan hal ini. Melalui fungsi pengawasan dan analisisnya, PPATK tidak hanya berupaya memberantas kejahatan, tetapi juga membangun ekosistem keuangan yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga menciptakan lingkungan […]

  • Membedah Dampak Konflik Geopolitik pada Pasar Keuangan Global

    Membedah Dampak Konflik Geopolitik pada Pasar Keuangan Global

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Di dunia yang saling terhubung, konflik geopolitik—baik itu perang, sanksi ekonomi, maupun sengketa wilayah—menjadi salah satu sumber utama ketidakpastian bagi pasar keuangan global. Peristiwa ini dapat memicu reaksi berantai yang berdampak langsung pada portofolio investor di seluruh dunia. Dampak paling cepat terasa adalah lonjakan volatilitas. Investor cenderung menghindari risiko saat ketegangan meningkat, yang memicu aksi […]

  • Klenteng Sam Poo Kong: Simbol Toleransi dan Akulturasi Budaya di Semarang

    Klenteng Sam Poo Kong: Simbol Toleransi dan Akulturasi Budaya di Semarang

    • calendar_month 1 jam yang lalu
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Di tengah hiruk pikuk Kota Semarang, berdiri megah sebuah kompleks peribadatan yang bukan hanya sakral, tetapi juga menjadi simbol akulturasi budaya Tionghoa dan Jawa yang harmonis: Klenteng Sam Poo Kong. Tempat ini diyakini sebagai lokasi pertama kali Laksamana Cheng Ho, seorang penjelajah Muslim Tiongkok, menginjakkan kaki di tanah Jawa pada abad ke-15. Sam Poo Kong […]

  • Peran 5G: Mempercepat Adopsi Teknologi Pertanian Cerdas

    Peran 5G: Mempercepat Adopsi Teknologi Pertanian Cerdas

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Adopsi teknologi canggih di sektor pertanian, seperti drone dan sensor IoT, membutuhkan konektivitas internet yang andal dan cepat. Di sinilah jaringan 5G memainkan peran krusial. Dengan kecepatan, latensi rendah, dan kapasitas koneksi yang masif, 5G menjadi katalis yang mempercepat adopsi teknologi pertanian cerdas dan mengubah lanskap agribisnis secara fundamental. Kecepatan dan Latensi Rendah: Data Real-Time […]

  • Glamping Lakeside Rancabali: Pengalaman Menginap Unik di Tepi Situ Patenggang

    Glamping Lakeside Rancabali: Pengalaman Menginap Unik di Tepi Situ Patenggang

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Mencari pengalaman menginap yang tak terlupakan di Bandung? Glamping Lakeside Rancabali menawarkan konsep glamping (glamorous camping) yang unik dan mewah di tepi Situ Patenggang, sebuah danau indah di kawasan Ciwidey. Dengan perpaduan antara kenyamanan fasilitas modern dan keindahan alam yang menawan, Glamping Lakeside Rancabali menjadi pilihan ideal untuk liburan romantis, семейный отдых, atau sekadar melepaskan […]

  • 10 Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari Wisatawan Saat Pertama Kali ke Bali

    10 Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari Wisatawan Saat Pertama Kali ke Bali

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Liburan ke Bali adalah impian banyak orang, namun bagi wisatawan pemula, beberapa kesalahan umum bisa mengurangi kenyamanan dan bahkan merusak pengalaman liburan. Agar perjalanan pertama Anda ke Pulau Dewata berjalan lancar dan berkesan, hindari 10 kesalahan fatal berikut ini: * Tidak Mempersiapkan Visa dan Dokumen: Pastikan paspor Anda berlaku minimal enam bulan ke depan dan […]

expand_less