Jumat, 1 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Apa Itu “Royalti Hak Terkait” dan Peran LMKN di Dalamnya?

Apa Itu “Royalti Hak Terkait” dan Peran LMKN di Dalamnya?

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
  • visibility 66
  • comment 0 komentar

Dalam industri musik, kita sering mendengar istilah “royalti”. Namun, ada satu jenis royalti yang tak kalah penting, yaitu “royalti hak terkait”. Jika royalti hak cipta adalah imbalan bagi pencipta lagu dan komposer, maka royalti hak terkait adalah hak ekonomi yang diberikan kepada pihak-pihak yang berperan besar dalam menyajikan sebuah karya cipta kepada publik.

Memahami “Hak Terkait”

Menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, hak terkait adalah hak eksklusif bagi:

* Pelaku Pertunjukan: Para penyanyi, musisi, atau penari yang membawakan lagu atau karya cipta lainnya.

* Produser Fonogram: Pihak yang merekam dan menggandakan suara, seperti produser rekaman yang memproduksi album.

* Lembaga Penyiaran: Pihak yang menyiarkan karya, seperti stasiun radio dan televisi.

Singkatnya, royalti hak terkait adalah imbalan yang diterima oleh mereka atas penggunaan komersial dari karya yang mereka bawakan atau hasilkan. Contohnya, ketika sebuah lagu diputar di radio, sang penyanyi dan produser rekaman lagu tersebut berhak mendapatkan bagian dari royalti.

Peran Kunci LMKN

Di sinilah Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) memainkan peran krusial. Mengingat jumlah musisi, produser, dan lembaga penyiaran yang sangat banyak, mustahil bagi para pengguna karya (seperti kafe, hotel, atau konser) untuk bernegosiasi dan membayar royalti kepada masing-masing individu.

LMKN berfungsi sebagai jembatan dan perwakilan kolektif bagi para pemilik hak terkait. Peran LMKN meliputi:

* Mengumpulkan Royalti: LMKN bertugas mengumpulkan royalti hak terkait dari para pengguna karya musik secara terpusat. Ini menyederhanakan proses bagi para pengguna.

* Mendistribusikan Royalti: Setelah terkumpul, LMKN mendistribusikan royalti tersebut secara adil kepada para pelaku pertunjukan dan produser fonogram yang terdaftar di dalamnya, berdasarkan data penggunaan karya.

* Menegakkan Hak: LMKN juga memiliki peran dalam mengedukasi dan memastikan para pengguna karya mematuhi kewajiban mereka untuk membayar royalti, sehingga hak-hak para pemilik hak terkait benar-benar terpenuhi.

Dengan adanya LMKN, sistem manajemen royalti hak terkait menjadi lebih teratur dan efisien, memastikan bahwa setiap pihak dalam ekosistem musik mendapatkan imbalan yang layak atas peran mereka.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uluwatu: Tebing Megah, Pura Sakral, dan Pemandangan Sunset Terbaik

    Uluwatu: Tebing Megah, Pura Sakral, dan Pemandangan Sunset Terbaik

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Di ujung selatan Bali, di semenanjung Bukit, terdapat sebuah kawasan yang memancarkan keagungan alam dan spiritualitas yang mendalam: Uluwatu. Berbeda dari hamparan sawah di Ubud atau hiruk pikuk Kuta, Uluwatu menawarkan lanskap dramatis di mana tebing-tebing kapur yang megah bertemu langsung dengan birunya Samudra Hindia. Kawasan ini wajib masuk dalam daftar kunjungan bagi siapa pun […]

  • Infrastruktur Jalan Pintar: Solusi Cerdas Mengurangi Kemacetan dengan Teknologi

    Infrastruktur Jalan Pintar: Solusi Cerdas Mengurangi Kemacetan dengan Teknologi

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Kemacetan lalu lintas telah menjadi masalah kronis di banyak kota besar, menyebabkan pemborosan waktu, bahan bakar, dan peningkatan polusi udara. Namun, seiring berkembangnya teknologi, muncul sebuah solusi inovatif yang menjanjikan: infrastruktur jalan pintar (smart road infrastructure). Ini bukan lagi sekadar wacana masa depan, melainkan langkah konkret menuju sistem transportasi yang lebih efisien. Infrastruktur jalan pintar […]

  • Peran Investasi Asing Langsung (FDI) dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

    Peran Investasi Asing Langsung (FDI) dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Dalam era globalisasi ini, arus modal lintas negara memainkan peran krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Salah satu bentuk investasi yang paling signifikan dampaknya adalah Investasi Asing Langsung (FDI). FDI tidak hanya sekadar transfer uang, tetapi juga membawa serta serangkaian manfaat yang dapat mengakselerasi pembangunan ekonomi suatu negara, termasuk Indonesia. Lebih dari Sekadar Modal: FDI melibatkan […]

  • Pemantauan Lingkungan Berbasis AI: Presisi untuk Pelestarian

    Pemantauan Lingkungan Berbasis AI: Presisi untuk Pelestarian

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Pelestarian lingkungan di Indonesia, dengan keanekaragaman hayati yang melimpah dan ekosistem yang rentan, membutuhkan solusi pemantauan yang lebih canggih dan efisien. Kecerdasan buatan (AI) menawarkan potensi revolusioner dalam memantau kondisi lingkungan secara presisi dan real-time, memungkinkan tindakan pelestarian yang lebih efektif dan terarah. Salah satu aplikasi utama AI dalam pemantauan lingkungan adalah analisis citra satelit […]

  • LMKN dan Industri Pariwisata: Kolaborasi atau Konflik?

    LMKN dan Industri Pariwisata: Kolaborasi atau Konflik?

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Industri pariwisata dan musik memiliki hubungan yang erat. Hotel, restoran, bar, dan berbagai tempat wisata seringkali menggunakan musik untuk menciptakan suasana yang menarik bagi wisatawan. Namun, hubungan antara industri pariwisata dan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) terkadang diwarnai pertanyaan: apakah ini sebuah kolaborasi yang saling menguntungkan atau justru berpotensi menjadi konflik? Potensi konflik muncul ketika […]

  • Memahami Hak Anda: UU Perlindungan Konsumen Sektor Keuangan di Indonesia

    Memahami Hak Anda: UU Perlindungan Konsumen Sektor Keuangan di Indonesia

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sebagai nasabah atau pengguna layanan keuangan, Anda memiliki hak-hak yang dilindungi oleh undang-undang. Di Indonesia, perlindungan konsumen di sektor keuangan diatur dalam berbagai peraturan, termasuk Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen serta peraturan khusus yang dikeluarkan oleh otoritas seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Memahami hak-hak ini sangat penting agar Anda dapat bertransaksi dengan […]

expand_less