Rabu, 5 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Bika Ambon: Kue Berserat yang Bukan Berasal dari Ambon

Bika Ambon: Kue Berserat yang Bukan Berasal dari Ambon

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
  • visibility 96
  • comment 0 komentar

Mendengar namanya, orang mungkin langsung mengira Bika Ambon berasal dari kota Ambon. Namun, siapa sangka, kue dengan tekstur unik dan rasa manis legit ini justru merupakan ikon kuliner khas Medan, Sumatera Utara. Teka-teki asal-usul namanya memang menjadi daya tarik tersendiri, menambah misteri pada kelezatan kue berserat ini yang telah memikat banyak lidah.

Bika Ambon dikenal dengan ciri khasnya: serat-serat halus yang terbentuk di dalamnya, menyerupai sarang lebah, dan tekstur yang kenyal namun lembut. Kue ini terbuat dari bahan-bahan sederhana seperti tepung tapioka, santan, telur, gula, dan ragi. Proses pembuatannya pun cukup panjang dan memerlukan kesabaran, terutama dalam tahap fermentasi adonan yang berperan penting dalam menciptakan serat-serat sempurna.

Ada beberapa teori mengenai asal nama “Bika Ambon”. Salah satu yang paling populer menyebutkan bahwa nama “Ambon” diambil dari Jalan Ambon di Medan, tempat pertama kali kue ini dijual dan menjadi populer. Teori lain mengaitkan nama tersebut dengan rempah-rempah yang digunakan, seperti vanila, yang dulu banyak diperdagangkan melalui pelabuhan Ambon. Apapun asal-usul namanya, yang jelas Bika Ambon telah menjadi identitas kuliner Medan yang tak terbantahkan.

Kelezatan Bika Ambon tak hanya terletak pada teksturnya yang unik, tetapi juga pada rasa manis gurihnya yang pas, seringkali diperkaya dengan aroma pandan, durian, atau moka. Kue ini menjadi oleh-oleh wajib bagi wisatawan yang berkunjung ke Medan, sekaligus hidangan istimewa dalam berbagai acara keluarga.

Bika Ambon adalah bukti bagaimana sebuah hidangan dapat memiliki cerita yang menarik di balik namanya, sambil tetap menjadi simbol kebanggaan daerah. Ia adalah mahakarya kuliner yang melampaui batas geografis namanya, menyatukan banyak orang dalam kenikmatan setiap gigitan kue berserat yang memukau ini.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Efisiensi Produksi: Memahami Kurva Isoquant dalam Bisnis

    Efisiensi Produksi: Memahami Kurva Isoquant dalam Bisnis

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Bagi setiap perusahaan, menghasilkan produk atau layanan dengan biaya yang paling rendah adalah kunci keberhasilan. Dalam proses produksi, perusahaan menggunakan berbagai input (seperti tenaga kerja dan modal) untuk menghasilkan output. Kurva isoquant adalah alat penting dalam ekonomi mikro yang membantu perusahaan memahami berbagai kombinasi input yang dapat menghasilkan tingkat output yang sama. Dengan memahami kurva […]

  • Pakaian Ihram yang Nyaman dan Syar’i untuk Pria dan Wanita

    Pakaian Ihram yang Nyaman dan Syar’i untuk Pria dan Wanita

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Pakaian ihram adalah simbol kesederhanaan dan kesetaraan dalam ibadah umrah. Mengenakan pakaian ini merupakan rukun umrah. Penting untuk memilih pakaian ihram yang tidak hanya syar’i (sesuai syariat) tetapi juga nyaman agar Anda bisa beribadah dengan tenang. Pakaian Ihram untuk Pria Pakaian ihram pria terdiri dari dua lembar kain putih tanpa jahitan: rida’ (bagian atas) dan […]

  • Keuangan Terdesentralisasi (DeFi): Inovasi yang Mengguncang Tradisi

    Keuangan Terdesentralisasi (DeFi): Inovasi yang Mengguncang Tradisi

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Selama ini, kita mengenal sistem keuangan yang bergantung pada pihak ketiga seperti bank dan lembaga keuangan lainnya. Namun, sebuah inovasi bernama Keuangan Terdesentralisasi atau Decentralized Finance (DeFi) hadir untuk menawarkan alternatif yang radikal, mengguncang fondasi tradisi finansial yang telah mapan. DeFi adalah ekosistem aplikasi keuangan yang dibangun di atas teknologi blockchain, paling sering pada jaringan […]

  • Teori Utilitas: Bagaimana Konsumen Membuat Keputusan Pembelian Secara Rasional?

    Teori Utilitas: Bagaimana Konsumen Membuat Keputusan Pembelian Secara Rasional?

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda berpikir, apa yang sebenarnya terjadi di benak kita saat memutuskan untuk membeli satu barang dan bukan yang lain? Di dalam ilmu ekonomi, proses pengambilan keputusan ini dijelaskan melalui sebuah kerangka kerja yang disebut Teori Utilitas. Teori ini membantu kita memahami bagaimana konsumen secara rasional berusaha memaksimalkan kepuasannya dengan anggaran yang terbatas. Secara sederhana, […]

  • Pasar Sempurna vs. Pasar Monopoli: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Harga?

    Pasar Sempurna vs. Pasar Monopoli: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Harga?

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda bertanya mengapa harga cabai di pasar tradisional bisa berubah setiap hari, sementara tarif listrik dari PLN cenderung tetap untuk periode yang lama? Jawabannya terletak pada struktur pasar tempat barang atau jasa tersebut dijual. Dua struktur paling ekstrem yang menjelaskan fenomena ini adalah Pasar Persaingan Sempurna dan Pasar Monopoli. Perbedaan mendasar antara keduanya terletak […]

  • Shadow Banking: Sistem Keuangan di Luar Perbankan Tradisional yang Penuh Risiko

    Shadow Banking: Sistem Keuangan di Luar Perbankan Tradisional yang Penuh Risiko

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Istilah shadow banking atau “perbankan bayangan” mungkin terdengar misterius dan sedikit menyeramkan. Sebenarnya, istilah ini merujuk pada serangkaian aktivitas dan lembaga keuangan yang menyediakan layanan mirip bank, seperti memberikan pinjaman atau kredit, namun beroperasi di luar kerangka regulasi perbankan yang ketat. Mereka bukanlah lembaga ilegal, melainkan entitas yang bergerak “di dalam bayang-bayang” pengawasan ketat yang […]

expand_less