Rabu, 5 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Nyongkolan: Arak-arakan Pengantin yang Meriah di Lombok

Nyongkolan: Arak-arakan Pengantin yang Meriah di Lombok

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
  • visibility 167
  • comment 0 komentar

Pulau Lombok tidak hanya menawarkan keindahan pantai dan gunung, tetapi juga kekayaan budaya yang memesona. Salah satu tradisi yang paling menarik dan meriah adalah Nyongkolan, sebuah arak-arakan pengantin yang merupakan bagian tak terpisahkan dari prosesi pernikahan adat Suku Sasak, suku asli Lombok.

Pada intinya, Nyongkolan adalah prosesi di mana pengantin pria beserta keluarga dan kerabatnya mengarak pengantin wanita dari kediaman keluarga pria menuju kediaman keluarga wanita. Tujuan utamanya adalah untuk memperkenalkan pasangan yang baru menikah kepada masyarakat luas, khususnya di lingkungan tempat tinggal sang mempelai wanita.

Prosesi ini bukanlah arak-arakan biasa. Pasangan pengantin, yang mengenakan pakaian adat Sasak yang megah dan berwarna-warni, menjadi pusat perhatian. Di belakang mereka, barisan panjang keluarga, teman, dan para pemuda-pemudi (dedare terune) ikut serta dengan penuh suka cita. Yang membuat tradisi Nyongkolan begitu hidup adalah iringan musik Gendang Beleq, gamelan tradisional Lombok dengan drum raksasa yang suaranya membangkitkan semangat. Dentuman gendang, lengkingan suling, dan alunan gamelan lainnya menciptakan suasana pesta rakyat yang semarak.

Lebih dari sekadar perayaan, Nyongkolan memiliki makna sosial yang mendalam. Tradisi ini berfungsi untuk mempererat tali silaturahmi antar kedua keluarga besar dan menunjukkan bahwa pernikahan tersebut telah direstui dan diakui oleh adat. Ini adalah perwujudan gotong royong dan kebersamaan masyarakat Sasak.

Menyaksikan prosesi Nyongkolan secara langsung adalah sebuah keberuntungan dan pengalaman budaya yang tak ternilai. Jika Anda sedang berada di Lombok dan melihat arak-arakan meriah ini di jalan, Anda sedang menyaksikan salah satu warisan budaya Lombok yang paling otentik dan dijaga dengan penuh kebanggaan.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Misteri Kampung Naga: Potret Masyarakat Sunda yang Memegang Teguh Adat Leluhur

    Misteri Kampung Naga: Potret Masyarakat Sunda yang Memegang Teguh Adat Leluhur

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Tersembunyi di sebuah lembah subur di Desa Neglasari, Tasikmalaya, Jawa Barat, terdapat sebuah perkampungan adat yang seolah tak tersentuh zaman: Kampung Naga. Misterinya bukan terletak pada hal gaib, melainkan pada keteguhan luar biasa masyarakatnya dalam memegang teguh adat leluhur dan hidup selaras dengan alam, menolak sebagian besar pengaruh modernitas. Kampung Naga adalah potret hidup masyarakat […]

  • Private 5G Network: Jaringan Khusus untuk Industri dan Korporasi

    Private 5G Network: Jaringan Khusus untuk Industri dan Korporasi

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Seiring meluasnya adopsi 5G untuk publik, kebutuhan spesifik di sektor industri dan korporasi menuntut solusi yang lebih dari sekadar kecepatan. Inilah peran Private 5G Network, sebuah jaringan seluler privat yang dirancang khusus untuk memenuhi tuntutan tertinggi dunia industri akan keamanan, keandalan, dan kontrol penuh. Apa Bedanya dengan 5G Publik? Bayangkan 5G publik sebagai jalan raya […]

  • Tempe: Makanan Sehat dan Lezat Khas Indonesia yang Mendunia

    Tempe: Makanan Sehat dan Lezat Khas Indonesia yang Mendunia

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Indonesia dikenal dengan kekayaan kuliner yang tiada tara, dan salah satu permata tersembunyi yang kini mulai mendunia adalah tempe. Makanan tradisional yang terbuat dari fermentasi kacang kedelai ini bukan hanya lezat, tetapi juga menyimpan segudang manfaat kesehatan. Mari kita selami lebih jauh mengapa tempe menjadi pilihan yang cerdas untuk menu harian Anda. Apa Itu Tempe? […]

  • Memahami Tekanan Psikologis Seorang Guru: Apa yang Tidak Terlihat di Balik Meja Pengajar

    Memahami Tekanan Psikologis Seorang Guru: Apa yang Tidak Terlihat di Balik Meja Pengajar

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Di mata kita, pekerjaan seorang guru mungkin terlihat rutin: datang ke sekolah, mengajar di kelas, memeriksa tugas, dan mengisi rapor. Namun, di balik meja pengajar itu tersimpan sebuah dunia yang tak terlihat, penuh dengan tekanan psikologis guru yang sering kali luput dari perhatian kita. Memahami beban ini adalah langkah pertama untuk bisa lebih menghargai profesi […]

  • Melawan Diskriminasi: Membangun Masyarakat yang Adil dan Inklusif

    Melawan Diskriminasi: Membangun Masyarakat yang Adil dan Inklusif

    • calendar_month Rab, 25 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Diskriminasi adalah salah satu tantangan terbesar yang menghambat kemajuan sosial dan keadilan. Tindakan membeda-bedakan individu atau kelompok berdasarkan ras, agama, gender, orientasi seksual, disabilitas, atau latar belakang lainnya tidak hanya merugikan korban, tetapi juga mengikis fondasi persatuan dan harmoni dalam masyarakat. Oleh karena itu, melawan diskriminasi adalah langkah fundamental untuk membangun masyarakat yang adil dan […]

  • Kota Lama Semarang: Menjelajahi “Little Netherland” di Jantung Jawa Tengah

    Kota Lama Semarang: Menjelajahi “Little Netherland” di Jantung Jawa Tengah

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Bagi Anda yang merindukan nuansa Eropa tanpa perlu jauh-jauh ke benua biru, Kota Lama Semarang adalah jawabannya. Kawasan bersejarah ini sering dijuluki “Little Netherland” atau Belanda Kecil karena kekayaan arsitektur kolonialnya yang begitu kental. Berjalan kaki di sini, Anda akan merasakan seolah-olah waktu berhenti di masa lampau, membawa Anda kembali ke era kejayaan perdagangan Hindia […]

expand_less