Waspada Penipuan Uang Muka Sewa Rumah Online: Tips Agar Tidak Terkecoh
- account_circle Muhamad Fatoni
- calendar_month Sel, 13 Jan 2026
- visibility 14
- comment 0 komentar

Mencari hunian impian kini semakin mudah berkat platform properti online. Namun, kemudahan ini juga dibarengi dengan risiko tinggi, salah satunya adalah penipuan uang muka (DP) sewa rumah. Modus ini sangat merugikan karena penipu memanfaatkan kebutuhan mendesak calon penyewa yang ingin segera mengamankan rumah atau apartemen dengan harga miring.
Penipu biasanya mengunggah iklan properti dengan foto-foto menarik yang diambil dari internet atau iklan orang lain. Mereka menawarkan harga sewa yang jauh di bawah rata-rata pasar untuk memancing minat. Saat Anda menghubungi mereka, penipu akan menciptakan kesan urgensi, mengklaim bahwa banyak orang lain yang juga berminat, sehingga Anda harus segera membayar uang muka agar unit tersebut tidak diambil orang lain.
Mengenali Ciri-Ciri Penipuan Sewa Properti
Agar tidak menjadi korban, Anda perlu mengenali taktik yang sering digunakan oleh pelaku:
* Harga Terlalu Murah: Jika harga sewa terasa sangat tidak masuk akal untuk lokasi dan fasilitas yang ditawarkan, waspadalah. Ini adalah umpan paling umum.
* Menolak Pertemuan Tatap Muka: Penipu selalu punya alasan untuk tidak bisa bertemu langsung atau menunjukkan unit (sedang di luar kota, kunci dibawa saudara, dll.). Mereka akan mendesak transfer uang sebelum Anda melihat kondisi fisik rumah.
* Identitas Tidak Jelas: Pelaku seringkali menggunakan identitas palsu dan hanya ingin berkomunikasi melalui platform pesan singkat tanpa mau melakukan panggilan video atau telepon resmi.
Langkah Aman Sebelum Bertransaksi
* Survei Lokasi Secara Langsung: Jangan pernah mentransfer uang sepeser pun sebelum Anda melihat fisik rumah dan bertemu langsung dengan pemilik atau agen yang sah.
* Cek Legalitas Dokumen: Pastikan orang yang menyewakan memiliki hak atas properti tersebut. Mintalah bukti kepemilikan atau surat kuasa jika ia adalah perantara.
* Gunakan Platform Terpercaya: Cari hunian di situs properti bereputasi yang memiliki sistem verifikasi agen dan iklan.
* Gunakan Rekening Resmi: Hindari mentransfer ke rekening pribadi yang tidak jelas identitasnya. Jika memungkinkan, gunakan metode pembayaran yang memiliki jaminan keamanan.
Selalu utamakan logika di atas godaan harga murah. Dengan sikap teliti dan waspada, Anda bisa menemukan rumah kontrakan yang aman tanpa kehilangan tabungan Anda.
- Penulis: Muhamad Fatoni

Saat ini belum ada komentar