Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agama » Mengenal Jenis-jenis Dam dalam Ibadah Umrah

Mengenal Jenis-jenis Dam dalam Ibadah Umrah

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
  • visibility 122
  • comment 0 komentar

Dalam melaksanakan ibadah umrah, ada kalanya jamaah melakukan kesalahan atau melanggar larangan yang telah ditetapkan. Sebagai gantinya, jamaah diwajibkan untuk membayar denda yang disebut Dam. Memahami jenis-jenis dam sangat penting agar ibadah umrah Anda tetap sah dan sempurna.

Dam karena Meninggalkan Kewajiban

Jenis dam ini dikenakan jika jamaah meninggalkan salah satu kewajiban dalam umrah, seperti tidak melakukan ihram dari miqat atau tidak melakukan sa’i. Hukuman untuk kesalahan ini adalah menyembelih seekor kambing di Mekkah. Dagingnya tidak boleh dimakan oleh jamaah yang bersangkutan, melainkan harus dibagikan kepada fakir miskin di sekitar Tanah Suci.

Dam karena Melanggar Larangan

Dam ini berlaku jika jamaah melanggar larangan ihram, seperti:

* Mencukur atau mencabut rambut: Jika dilakukan sengaja.

* Memotong kuku: Dengan sengaja.

* Memakai pakaian berjahit (bagi laki-laki): Ini termasuk memakai celana, baju, atau bahkan sepatu.

* Memakai wewangian: Termasuk sabun atau parfum.

* Berhubungan suami istri: Jika dilakukan sebelum tahallul, ini termasuk pelanggaran paling berat.

Hukuman untuk pelanggaran ini terbagi menjadi tiga pilihan, yaitu:

* Menyembelih seekor kambing.

* Bersedekah kepada enam fakir miskin, masing-masing dengan takaran satu mud (sekitar 750 gram) makanan pokok.

* Berpuasa selama tiga hari.

Jamaah dapat memilih salah satu dari ketiga pilihan tersebut, kecuali untuk pelanggaran yang lebih berat seperti berhubungan suami istri yang memiliki aturan dam tersendiri dan lebih berat.

Dam karena Melakukan Pelanggaran Berat

Jika jamaah melakukan pelanggaran paling berat, yaitu berhubungan suami istri sebelum tahallul, maka umrahnya batal dan tidak sah. Selain itu, ia juga wajib membayar denda yang lebih besar, yaitu menyembelih seekor unta atau sapi, atau bersedekah seharga unta/sapi, atau berpuasa sejumlah hari tertentu.

Meskipun dam adalah pengganti atas kesalahan, sangat dianjurkan untuk selalu berhati-hati dan menjaga setiap aturan yang telah ditetapkan. Tujuannya adalah agar ibadah umrah dapat berjalan lancar dan diterima oleh Allah SWT.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Brokohan: Upacara Sederhana Penuh Makna Menyambut Kelahiran Bayi Jawa

    Brokohan: Upacara Sederhana Penuh Makna Menyambut Kelahiran Bayi Jawa

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Di tengah arus modernisasi, masyarakat Jawa masih memegang teguh berbagai tradisi leluhur yang kaya makna, salah satunya adalah Brokohan. Upacara ini merupakan bentuk syukuran sederhana yang digelar sesaat setelah seorang bayi lahir ke dunia, sebagai wujud rasa terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas anugerah kehidupan. Nama “Brokohan” berasal dari kata Arab “barokah” yang […]

  • Inovasi dalam Mitigasi Bencana: Teknologi untuk Kesiapsiagaan yang Lebih Baik

    Inovasi dalam Mitigasi Bencana: Teknologi untuk Kesiapsiagaan yang Lebih Baik

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Indonesia, yang terletak di Cincin Api Pasifik, menghadapi tantangan konstan dari berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, dan erupsi vulkanik. Di tengah risiko ini, inovasi dalam mitigasi bencana menjadi kunci utama untuk mengurangi dampak dan menyelamatkan nyawa. Kemajuan teknologi kini memungkinkan pendekatan yang lebih proaktif, mengubah cara kita mengantisipasi dan merespons ancaman bencana. Salah […]

  • PPATK dan Kepatuhan Pelapor: Mengapa Bank Wajib Melaporkan Transaksi?

    PPATK dan Kepatuhan Pelapor: Mengapa Bank Wajib Melaporkan Transaksi?

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Pencucian uang sering kali memanfaatkan sistem perbankan untuk menyembunyikan asal-usul dana ilegal. Untuk memerangi kejahatan ini, PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) menjalin kerja sama erat dengan berbagai pihak, terutama perbankan, melalui skema kepatuhan pelapor. Mengapa bank wajib melaporkan transaksi kepada PPATK? Dan apa dampaknya bagi sistem keuangan? Mencegah Bank Jadi Alat Kejahatan Aturan […]

  • Sastra Siber: Puisi dan Cerpen di Era Digital

    Sastra Siber: Puisi dan Cerpen di Era Digital

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Perkembangan teknologi internet telah membuka babak baru dalam dunia sastra, melahirkan fenomena yang dikenal sebagai sastra siber. Jika dahulu karya sastra hanya bisa dinikmati melalui media cetak, kini puisi dan cerpen dapat dengan mudah ditemukan di berbagai platform digital, mulai dari blog, media sosial, hingga situs-situs khusus. Sastra siber bukan hanya sekadar memindahkan teks ke […]

  • Mengapa PPATK Penting untuk Investasi yang Bersih dan Bertanggung Jawab?

    Mengapa PPATK Penting untuk Investasi yang Bersih dan Bertanggung Jawab?

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Ketika berbicara tentang investasi, kita seringkali fokus pada potensi keuntungan. Namun, ada aspek penting lain yang tidak boleh diabaikan, yaitu investasi yang bersih dan bertanggung jawab. Di sinilah PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) memiliki peran yang sangat vital. PPATK memastikan bahwa dana yang masuk ke dalam sistem investasi tidak berasal dari tindak pidana, […]

  • Jangan Tertipu! Jebakan Penipuan Calo: Urus Dokumen Tanpa Ribet? Pikir Lagi!

    Jangan Tertipu! Jebakan Penipuan Calo: Urus Dokumen Tanpa Ribet? Pikir Lagi!

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Di Indonesia, keinginan untuk mengurus berbagai dokumen seperti KTP, SIM, atau surat-surat kendaraan tanpa repot seringkali membuat orang tergoda menggunakan jasa calo. Mereka menjanjikan proses cepat dan mudah, seolah menghilangkan birokrasi yang terkadang melelahkan. Namun, di balik janji manis tersebut, tersimpan potensi besar penipuan yang bisa berujung pada kerugian waktu, uang, bahkan masalah hukum. Sebelum […]

expand_less