Tips Menggunakan E-Visa Umrah: Praktis dan Cepat
- account_circle Muhamad Fatoni
- calendar_month 11 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar

Sejak diluncurkannya sistem E-Visa Umrah oleh pemerintah Arab Saudi, proses keberangkatan ke Tanah Suci kini jauh lebih efisien. E-Visa memungkinkan jamaah untuk mengajukan izin masuk secara mandiri atau melalui agen tanpa harus mengurus paspor fisik ke kedutaan. Agar perjalanan Anda lancar, berikut adalah tips penting dalam menggunakan E-Visa Umrah.
1. Pastikan Keaslian Situs dan Dokumen
Selalu gunakan platform resmi atau agen travel yang terintegrasi dengan sistem Nusuk atau Kementerian Haji dan Umrah Saudi. Pastikan data yang Anda masukkan—seperti nama lengkap sesuai paspor, nomor paspor, dan tanggal lahir—benar-benar akurat. Kesalahan satu huruf saja dapat menyebabkan masalah saat proses imigrasi di bandara.
2. Perhatikan Masa Berlaku dan Durasi Tinggal
Salah satu keunggulan E-Visa Umrah adalah masa berlakunya yang cukup panjang, seringkali hingga 90 hari. Namun, Anda harus membedakan antara validity period (masa berlaku visa untuk masuk) dan duration of stay (berapa lama Anda boleh berada di Saudi). Pastikan jadwal kepulangan Anda tidak melebihi batas durasi tinggal guna menghindari denda atau blacklist.
3. Simpan Salinan Digital dan Fisik
Meskipun status visa Anda sudah terdaftar secara elektronik di sistem imigrasi, Anda wajib mencetak (print) E-Visa tersebut. Bawa setidaknya dua lembar salinan fisik dan simpan file PDF-nya di ponsel serta Google Drive. Salinan ini sering diminta saat check-in di bandara keberangkatan dan saat pemeriksaan di hotel.
4. Siapkan Asuransi Kesehatan yang Terkoneksi
E-Visa Umrah biasanya sudah mencakup asuransi kesehatan wajib dari pemerintah Saudi. Pastikan Anda menyimpan detail polis asuransi tersebut. Asuransi ini sangat penting untuk menjamin layanan kesehatan darurat selama Anda berada di Makkah atau Madinah.
5. Sinkronisasi dengan Aplikasi Nusuk
Setelah E-Visa terbit, segera unduh aplikasi Nusuk. Gunakan nomor visa Anda untuk mendaftar dan mengambil izin (tasrih) ibadah Umrah serta masuk ke Rawdah di Masjid Nabawi. Tanpa sinkronisasi ini, Anda mungkin akan kesulitan masuk ke area ibadah utama.
Dengan mengikuti tips di atas, penggunaan E-Visa Umrah akan terasa sangat memudahkan, sehingga Anda bisa lebih fokus pada kekhusyukan ibadah di Baitullah.
- Penulis: Muhamad Fatoni

Saat ini belum ada komentar