Rabu, 4 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Jangan Panik! Kenali Modus Penipuan Panggilan Telepon dari “Polisi” atau “Jaksa”

Jangan Panik! Kenali Modus Penipuan Panggilan Telepon dari “Polisi” atau “Jaksa”

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
  • visibility 87
  • comment 0 komentar

Mendengar kabar buruk dari seseorang yang mengaku sebagai penegak hukum, seperti polisi atau jaksa, tentu bisa membuat siapa pun panik. Apalagi jika kabar tersebut berkaitan dengan anggota keluarga yang terjerat kasus hukum. Sayangnya, ketakutan dan kepanikan ini seringkali dimanfaatkan oleh para penipu. Mereka menggunakan taktik yang cerdik untuk menguras uang korban dengan modus penipuan berkedok aparat penegak hukum. Mengenali modus ini adalah langkah pertama untuk melindungi diri dan orang terdekat.

Modus Penipuan Panggilan Telepon dari “Polisi” atau “Jaksa”

Kabar Buruk yang Mengejutkan: Korban akan menerima telepon dari nomor tak dikenal yang mengaku sebagai polisi atau jaksa dan menginformasikan bahwa anggota keluarga mereka ditangkap karena kasus kriminal, seperti narkoba, kecelakaan, atau perkelaran.

Mendesak untuk Segera Mengirim Uang: Penipu akan mendesak korban untuk segera mentransfer sejumlah uang sebagai “uang damai”, jaminan penangguhan penahanan, atau biaya administrasi untuk mengurus kasus.

Suara Latar yang Meyakinkan: Penipu seringkali menggunakan suara latar yang dibuat bising seolah-olah sedang di kantor polisi atau di tengah proses interogasi. Mereka juga mungkin menggunakan suara lain yang menyerupai suara anggota keluarga yang sedang “tertekan”.

Permintaan untuk Tidak Berbicara dengan Orang Lain: Penipu akan melarang korban untuk menceritakan kejadian ini kepada orang lain atau meminta korban untuk segera pergi ke ATM terdekat, tujuannya agar korban tidak memiliki kesempatan untuk melakukan verifikasi.

Informasi Palsu yang Terkesan Akurat: Mereka mungkin menggunakan beberapa informasi pribadi korban yang didapat dari media sosial atau sumber lain untuk membuat ceritanya lebih meyakinkan.

Tekanan Psikologis: Penipu menggunakan bahasa yang mengintimidasi dan menakut-nakuti, memanfaatkan kepanikan korban agar tidak berpikir jernih.

Tips Menghindari Penipuan Berkedok Aparat Penegak Hukum

Jangan Panik dan Tetap Tenang: Saat menerima kabar yang mengejutkan, usahakan untuk tidak panik. Ketenangan adalah kunci untuk berpikir logis.

Lakukan Verifikasi Langsung: Segera hubungi anggota keluarga yang dikabarkan terjerat kasus melalui nomor telepon pribadinya. Jika tidak bisa dihubungi, hubungi anggota keluarga atau kerabat lain untuk memastikan keberadaannya.

Jangan Percaya Permintaan Uang dari Nomor Tak Dikenal: Pihak kepolisian atau kejaksaan yang resmi tidak akan pernah meminta uang di muka untuk penangguhan kasus. Semua prosedur hukum memiliki mekanisme yang jelas dan tidak melibatkan transfer uang ke rekening pribadi.

Tanyakan Nama dan Kantor Penegak Hukum: Tanyakan identitas lengkap penelpon (nama, pangkat, dan nomor kantor) lalu putuskan panggilan. Cek kebenarannya dengan menghubungi kantor polisi atau kejaksaan terdekat secara langsung.

Laporkan ke Pihak Berwajib: Jika Anda mencurigai adanya penipuan, segera laporkan ke kantor polisi terdekat.

Dengan meningkatkan kewaspadaan dan bersikap tenang, kita dapat terhindar dari jebakan penipuan yang memanfaatkan nama aparat penegak hukum. Ingatlah, kehati-hatian adalah perisai terbaik.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjaga Amanah Nasabah: Peran Krusial Regulasi Data Pribadi di Sektor Keuangan

    Menjaga Amanah Nasabah: Peran Krusial Regulasi Data Pribadi di Sektor Keuangan

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Di era digital saat ini, data adalah aset paling berharga. Bagi industri keuangan, data pribadi nasabah—mulai dari identitas, nomor rekening, hingga riwayat transaksi—merupakan fondasi utama untuk menjalankan operasional dan membangun kepercayaan. Oleh karena itu, regulasi data pribadi memegang peran krusial dalam menjaga stabilitas dan integritas sektor ini. Regulasi ini bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan benteng […]

  • Hukum Permintaan dan Penawaran: Fondasi Ekonomi yang Wajib Anda Pahami

    Hukum Permintaan dan Penawaran: Fondasi Ekonomi yang Wajib Anda Pahami

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Baik Anda seorang pengusaha, investor, atau sekadar konsumen yang cermat, memahami hukum permintaan dan penawaran adalah kunci untuk mengartikan dinamika pasar. Konsep dasar ekonomi ini menjelaskan hubungan antara ketersediaan suatu produk dan keinginan konsumen terhadap produk tersebut, yang pada akhirnya membentuk harga yang kita lihat setiap hari. Secara sederhana, hukum permintaan menyatakan bahwa jika harga […]

  • Rekayasa Genetika: Menciptakan Tanaman Tahan Salinitas Tinggi

    Rekayasa Genetika: Menciptakan Tanaman Tahan Salinitas Tinggi

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Kenaikan permukaan air laut dan intrusi air asin ke lahan pertanian, terutama di wilayah pesisir, menjadi ancaman serius bagi ketahanan pangan. Kondisi tanah yang memiliki salinitas (kadar garam) tinggi dapat menghambat pertumbuhan tanaman secara signifikan, bahkan menyebabkan gagal panen. Rekayasa genetika kini menawarkan solusi inovatif dengan menciptakan tanaman tahan salinitas tinggi, membuka potensi pertanian di […]

  • DeFi (Decentralized Finance): Memahami Revolusi Keuangan Tanpa Bank

    DeFi (Decentralized Finance): Memahami Revolusi Keuangan Tanpa Bank

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda membayangkan sebuah sistem keuangan yang beroperasi penuh tanpa campur tangan bank atau lembaga terpusat lainnya? Inilah konsep revolusioner yang diusung oleh DeFi (Decentralized Finance) atau Keuangan Terdesentralisasi. DeFi adalah sebuah ekosistem aplikasi keuangan yang dibangun di atas teknologi blockchain, yang bertujuan untuk menciptakan sistem finansial yang lebih terbuka, transparan, dan dapat diakses oleh […]

  • Quantitative Tightening (QT): Kebalikan dari QE dan Dampaknya bagi Pasar Keuangan

    Quantitative Tightening (QT): Kebalikan dari QE dan Dampaknya bagi Pasar Keuangan

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Jika kita akrab dengan istilah Quantitative Easing (QE), maka kebalikannya adalah Quantitative Tightening (QT). Selama periode krisis atau resesi, bank sentral seperti Federal Reserve (The Fed) di AS atau Bank Indonesia sering melakukan QE dengan membeli aset (terutama obligasi pemerintah) untuk menyuntikkan likuiditas ke pasar dan menurunkan suku bunga jangka panjang. Nah, QT adalah proses […]

  • Stimulus Fiskal: Menganalisis Efektivitas dan Dampaknya bagi Perekonomian

    Stimulus Fiskal: Menganalisis Efektivitas dan Dampaknya bagi Perekonomian

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Ketika perekonomian melambat atau menghadapi krisis, pemerintah sering kali mengeluarkan jurus andalan yang disebut stimulus fiskal. Pada dasarnya, ini adalah serangkaian kebijakan fiskal yang dirancang untuk mendorong aktivitas ekonomi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Namun, seberapa efektifkah kebijakan ini dan apa saja dampaknya? Bagaimana Stimulus Fiskal Bekerja? Pemerintah biasanya menyalurkan stimulus melalui tiga […]

expand_less