Senin, 1 Sep 2025
light_mode
Beranda » Budaya » Kenduri: Lebih dari Sekadar Pesta Makan, Tradisi Selamatan yang Mengakar di Nusantara

Kenduri: Lebih dari Sekadar Pesta Makan, Tradisi Selamatan yang Mengakar di Nusantara

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
  • visibility 18
  • comment 0 komentar

Di berbagai penjuru Nusantara, kita akan menemukan sebuah tradisi yang kaya akan nilai kebersamaan dan spiritualitas, yaitu Kenduri. Meskipun namanya bisa berbeda-beda di setiap daerah—seperti slametan di Jawa, kanduri di beberapa wilayah Sumatera, atau sebutan lainnya—esensinya tetap sama: sebuah perjamuan makan bersama yang diadakan untuk memperingati peristiwa penting, menyampaikan rasa syukur, memohon keselamatan, atau mengenang leluhur.

Tradisi Kenduri telah mengakar kuat dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia sejak lama. Biasanya, sebuah kenduri diadakan untuk berbagai macam tujuan. Misalnya, memperingati kelahiran anak, pernikahan, khitanan, keberhasilan panen, pembangunan rumah baru, hingga peringatan kematian seseorang. Selain itu, kenduri juga sering diadakan dalam konteks keagamaan, seperti pada bulan Ramadan atau hari-hari besar Islam lainnya.

Lebih dari sekadar pesta makan, Kenduri memiliki makna yang mendalam. Gotong royong menjadi ruh utama dalam penyelenggaraannya. Masyarakat akan bahu-membahu menyiapkan makanan, tempat, dan segala keperluan lainnya. Momen ini mempererat tali silaturahmi dan memperkuat rasa kebersamaan antar warga. Selain itu, doa bersama yang dipanjatkan dalam kenduri dipercaya membawa berkah dan keselamatan bagi semua yang hadir serta bagi tujuan diadakannya acara tersebut.

Makanan yang disajikan dalam kenduri pun seringkali memiliki makna simbolis tersendiri, mencerminkan kekayaan kuliner dan kearifan lokal masing-masing daerah. Meskipun zaman terus berubah, tradisi Kenduri tetap relevan dan menjadi bagian penting dalam menjaga harmoni sosial dan spiritual di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk. Ini adalah warisan budaya yang patut dilestarikan sebagai wujud syukur, kebersamaan, dan penghormatan terhadap nilai-nilai luhur.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Integrasi ESG dalam Keputusan Investasi Saham

    Integrasi ESG dalam Keputusan Investasi Saham

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Di era modern, investor semakin menyadari bahwa keuntungan finansial bukanlah satu-satunya tolok ukur kesuksesan sebuah perusahaan. Muncul sebuah pendekatan yang lebih holistik, yaitu integrasi ESG (Environmental, Social, and Governance) dalam keputusan investasi saham. Pendekatan ini melihat lebih jauh dari sekadar laporan laba rugi, dengan mempertimbangkan dampak lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan. Secara rinci, ESG […]

  • Sukuk (Obligasi Syariah): Pilihan Investasi Sesuai Prinsip Islam

    Sukuk (Obligasi Syariah): Pilihan Investasi Sesuai Prinsip Islam

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Seiring meningkatnya kesadaran akan keuangan syariah, banyak investor mencari instrumen yang tidak hanya menguntungkan tetapi juga sejalan dengan nilai-nilai keyakinan. Sukuk, atau yang lebih dikenal sebagai Obligasi Syariah, hadir sebagai jawaban. Instrumen ini memungkinkan Anda untuk menumbuhkan aset secara produktif tanpa melanggar prinsip-prinsip Islam. Memahami Konsep Sukuk Perbedaan mendasar antara sukuk dan obligasi konvensional terletak […]

  • Pemulihan Lahan Pasca-Penambangan Uranium: Tantangan dan Prosesnya

    Pemulihan Lahan Pasca-Penambangan Uranium: Tantangan dan Prosesnya

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Aktivitas penambangan uranium, meskipun penting untuk energi nuklir, meninggalkan jejak lingkungan yang signifikan. Oleh karena itu, pemulihan lahan pasca-penambangan atau reklamasi adalah tahap krusial dan wajib dalam siklus hidup sebuah tambang. Tujuannya bukan sekadar mengembalikan bentuk lanskap, tetapi memastikan area tersebut aman, stabil, dan tidak menimbulkan bahaya bagi lingkungan dan generasi mendatang. Tantangan Utama Reklamasi […]

  • Tari Barong: Pertarungan Abadi Antara Kebajikan dan Kebatilan

    Tari Barong: Pertarungan Abadi Antara Kebajikan dan Kebatilan

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Tari Barong adalah salah satu seni pertunjukan tradisional Bali yang paling ikonik dan memukau. Tarian ini tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga sarat dengan makna filosofis dan spiritual bagi masyarakat Bali. Barong sendiri merupakan sosok mitologis yang melambangkan kebajikan dan pelindung, sementara lawannya adalah Rangda, ratu iblis yang merepresentasikan kebatilan dan kehancuran. Pertunjukan Tari Barong […]

  • LMKN dan Kolaborasi Internasional: Kerjasama dengan Badan Royalti Global

    LMKN dan Kolaborasi Internasional: Kerjasama dengan Badan Royalti Global

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Di era globalisasi, industri musik tidak mengenal batas negara. Sebuah lagu yang diciptakan di Indonesia bisa diputar di Amerika Serikat, dan sebaliknya. Untuk memastikan hak-hak musisi dan pencipta lagu terlindungi secara global, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) secara aktif menjalin kolaborasi internasional dengan berbagai badan royalti global. Kemitraan strategis ini adalah kunci untuk menciptakan ekosistem […]

  • Jebakan Link Berhadiah: Mengapa Kamu Harus Berpikir Dua Kali Sebelum Mengklik

    Jebakan Link Berhadiah: Mengapa Kamu Harus Berpikir Dua Kali Sebelum Mengklik

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Siapa yang tidak tergiur dengan tawaran hadiah atau diskon fantastis? Seringkali, godaan ini datang dalam bentuk link berhadiah yang menyebar melalui pesan instan, media sosial, atau email. Namun, di balik janji-janji manis tersebut, seringkali tersimpan jebakan yang bisa merugikan kita. Ini adalah salah satu modus penipuan online yang paling umum, di mana pelaku menggunakan daya […]

expand_less