Sabtu, 2 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Pempek: Legenda Kapal Selam dari Tepian Musi

Pempek: Legenda Kapal Selam dari Tepian Musi

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
  • visibility 94
  • comment 0 komentar

Pempek, hidangan ikonik dari Palembang, Sumatera Selatan, bukan sekadar camilan olahan ikan, melainkan juga sebuah legenda kuliner yang dicintai. Salah satu varian paling populer adalah Pempek Kapal Selam, yang namanya saja sudah membangkitkan rasa penasaran. Di balik kelezatannya, tersimpan cerita dan proses pembuatan yang unik, menjadikannya bagian tak terpisahkan dari identitas Palembang.

Pempek terbuat dari adonan ikan giling (biasanya ikan belida atau gabus) yang dicampur dengan tepung sagu, air, dan sedikit garam. Campuran ini kemudian diolah menjadi berbagai bentuk dan ukuran, yang masing-masing memiliki nama dan isian berbeda. Namun, yang paling terkenal adalah Pempek Kapal Selam, yang mendapatkan namanya karena bentuknya yang besar dan isinya berupa sebutir telur ayam utuh yang “ditenggelamkan” ke dalam adonan.

Proses pembuatan Pempek Kapal Selam adalah sebuah seni. Dengan tangan terampil, adonan ikan dibentuk menjadi kantong, lalu telur mentah dimasukkan ke dalamnya, dan adonan ditutup kembali dengan hati-hati. Adonan ini kemudian direbus hingga mengapung, pertanda matang, yang secara visual mirip dengan kapal selam yang muncul ke permukaan. Setelah direbus, pempek digoreng hingga luarnya renyah dan berwarna keemasan.

Namun, kelezatan pempek tidak lengkap tanpa kuah cuka yang pedas, manis, dan asam. Kuah cuka ini terbuat dari gula merah, cuka, bawang putih, cabai rawit, dan garam. Kombinasi rasa dari pempek yang gurih dan kenyal, berpadu dengan kuah cuka yang segar, menciptakan ledakan rasa di lidah yang sulit dilupakan.

Pempek adalah cerminan dari kekayaan kuliner Palembang yang tak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menyimpan cerita dan kearifan lokal. Dari warung sederhana hingga restoran mewah, Pempek terus menjadi primadona dan kebanggaan bagi masyarakat Palembang.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengalaman Ibadah di Masjidil Haram yang Penuh Tantangan

    Pengalaman Ibadah di Masjidil Haram yang Penuh Tantangan

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Bagi setiap Muslim, beribadah di Masjidil Haram adalah impian. Di balik keagungan dan kekhusyukan yang luar biasa, beribadah di masjid terbesar di dunia ini juga menyimpan berbagai tantangan. Menghadapi tantangan ini dengan sabar adalah bagian dari ibadah itu sendiri, yang akan menguji keimanan dan ketabahan. Keramaian dan Keterbatasan Ruang Masjidil Haram selalu dipenuhi jutaan jamaah […]

  • Robot Pengiriman Last-Mile: Revolusi Otomatis Logistik di Perkotaan Indonesia

    Robot Pengiriman Last-Mile: Revolusi Otomatis Logistik di Perkotaan Indonesia

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Tantangan pengiriman last-mile di kawasan perkotaan yang padat dan seringkali macet di Indonesia memerlukan solusi inovatif. Salah satu teknologi yang menjanjikan adalah penggunaan robot pengiriman last-mile. Robot-robot otonom ini dirancang untuk mengantarkan paket dari pusat distribusi atau hub logistik langsung ke konsumen dengan efisien dan efektif. Robot pengiriman last-mile hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran, […]

  • Ranu Kumbolo: Keindahan Danau Surga di Jalur Pendakian Gunung Semeru

    Ranu Kumbolo: Keindahan Danau Surga di Jalur Pendakian Gunung Semeru

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Bagi setiap pendaki Gunung Semeru (Mahameru), Ranu Kumbolo adalah hadiah terindah yang menunggu di tengah jalur pendakian. Terletak di ketinggian sekitar 2.386 \text{ meter} di atas permukaan laut, danau ini dijuluki sebagai “Danau Surga” karena keindahannya yang luar biasa, menawarkan ketenangan dan pemandangan yang memukau. Ranu Kumbolo merupakan danau air tawar yang jernih dan luas, […]

  • Tips Foto dan Dokumentasi yang Etis Selama Umrah

    Tips Foto dan Dokumentasi yang Etis Selama Umrah

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Mendokumentasikan momen-momen suci selama umrah adalah hal yang wajar. Namun, di Tanah Suci, ada etika dan adab yang harus dijaga agar kegiatan foto dan video tidak mengganggu kekhusyukan jamaah lain atau melanggar kesucian tempat. Berikut adalah tips agar dokumentasi Anda tetap etis dan beretika. 1. Niatkan untuk Beribadah, Bukan Berfoto Prioritas utama Anda di Tanah […]

  • Amed & Tulamben: Menyelami Surga Bawah Laut dan Sejarah Bangkai Kapal USAT Liberty

    Amed & Tulamben: Menyelami Surga Bawah Laut dan Sejarah Bangkai Kapal USAT Liberty

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Di pesisir timur Bali yang tenang, tersembunyi surga bagi para penyelam dari seluruh dunia: Amed dan Tulamben. Kawasan ini menawarkan pengalaman menyelam yang unik, memadukan kekayaan hayati laut yang memukau dengan potongan sejarah Perang Dunia II yang legendaris, yaitu bangkai kapal USAT Liberty. Daya tarik utama yang menjadikan Tulamben wajib dikunjungi adalah Bangkai Kapal USAT […]

  • Jangan Panik! Taktik Pertama Saat Menerima Panggilan Mencurigakan

    Jangan Panik! Taktik Pertama Saat Menerima Panggilan Mencurigakan

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Di era digital, panggilan telepon dari nomor tak dikenal yang menawarkan hadiah, mengancam, atau meminta data pribadi sudah menjadi hal lumrah. Reaksi pertama kita seringkali adalah panik, dan inilah yang justru diharapkan oleh penipu. Kunci utama untuk terhindar dari jebakan ini adalah jangan panik dan ikuti taktik pertama yang paling penting ini.     Kenapa […]

expand_less