Sabtu, 30 Agu 2025
light_mode
Beranda » Budaya » Ruwatan: Ritual Penyucian Diri dan Tolak Bala dalam Kebudayaan Jawa

Ruwatan: Ritual Penyucian Diri dan Tolak Bala dalam Kebudayaan Jawa

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
  • visibility 20
  • comment 0 komentar

Dalam khazanah kebudayaan Jawa yang kaya, terdapat sebuah ritual mendalam yang dikenal sebagai Ruwatan. Tradisi ini merupakan upacara penyucian diri yang bertujuan untuk membersihkan seseorang dari nasib buruk, kesialan, atau sukerta (noda spiritual), serta sebagai sarana tolak bala. Hingga kini, Ruwatan masih menjadi bagian penting dari spiritualitas masyarakat Jawa, diwariskan dari generasi ke generasi sebagai benteng perlindungan dari malapetaka.

Secara esensial, Ruwatan adalah proses pembebasan dari ancaman gaib, terutama yang berasal dari Batara Kala, raksasa dalam mitologi Jawa yang gemar memangsa manusia dengan ciri-ciri tertentu. Orang-orang yang dianggap rentan menjadi mangsa Batara Kala ini disebut wong sukerta. Beberapa contoh wong sukerta yang paling umum adalah anak tunggal (ontang-anting), dua bersaudara laki-laki dan perempuan (kembang sepasang), atau anak yang lahir saat matahari terbenam.

Prosesi Ruwatan sendiri merupakan sebuah upacara sakral yang sarat dengan simbol. Puncak dari ritual ini biasanya adalah pertunjukan wayang kulit dengan lakon khusus, yaitu Murwakala. Lakon ini mengisahkan asal-usul Batara Kala dan bagaimana ia akhirnya ditaklukkan, sehingga tidak lagi mengancam jiwa manusia. Selain pagelaran wayang, upacara Ruwatan juga dilengkapi dengan berbagai sesaji, doa-doa, dan prosesi simbolis seperti potong rambut atau siraman, yang semuanya bermakna membersihkan dan memulai lembaran baru yang suci.

Meskipun zaman terus berubah, tradisi Ruwatan tetap relevan. Ritual ini bukan hanya soal mengusir nasib buruk, tetapi juga menjadi medium introspeksi diri, memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan melestarikan warisan luhur kebudayaan Jawa. Ruwatan adalah bukti bagaimana masyarakat Jawa memaknai keharmonisan antara manusia, alam, dan dunia spiritual.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Omnibus Law Cipta Kerja: Analisis Dampak terhadap Investasi dan Tenaga Kerja

    Omnibus Law Cipta Kerja: Analisis Dampak terhadap Investasi dan Tenaga Kerja

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Omnibus Law Cipta Kerja merupakan regulasi kontroversial yang dilahirkan dengan tujuan utama mereformasi berbagai ketentuan perundang-undangan untuk menarik investasi dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja di Indonesia. Namun, implementasinya sejak disahkan telah memicu perdebatan sengit mengenai dampak riilnya terhadap kedua aspek tersebut. Dari sisi investasi, Omnibus Law menyederhanakan berbagai perizinan berusaha, menghapus beberapa hambatan birokrasi, […]

  • Tabuik: Drama Kolosal Peringatan Asyura di Pariaman, Sumatera Barat

    Tabuik: Drama Kolosal Peringatan Asyura di Pariaman, Sumatera Barat

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Pariaman, sebuah kota pesisir di Sumatera Barat, memiliki tradisi unik dan megah dalam memperingati Hari Asyura, yaitu Tabuik. Lebih dari sekadar ritual keagamaan, Tabuik menjelma menjadi sebuah drama kolosal yang melibatkan ribuan masyarakat dan menarik perhatian wisatawan dari berbagai penjuru. Tradisi ini merupakan perwujudan rasa duka cita atas gugurnya Imam Husain, cucu Nabi Muhammad SAW, […]

  • Analisis Kawasan Perdagangan Bebas: Peluang dan Tantangan (Studi Kasus AFTA & Uni Eropa)

    Analisis Kawasan Perdagangan Bebas: Peluang dan Tantangan (Studi Kasus AFTA & Uni Eropa)

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Area/FTA) adalah salah satu bentuk integrasi ekonomi paling umum di dunia. Konsep dasarnya adalah sekelompok negara sepakat untuk menghilangkan hambatan perdagangan—seperti tarif dan kuota—di antara mereka, sambil mempertahankan kebijakan perdagangan independen terhadap negara non-anggota. Contoh paling relevan bagi kita adalah AFTA (ASEAN Free Trade Area), sementara di tingkat global, Uni […]

  • Hilirisasi Industri: Strategi Kunci Indonesia untuk Meningkatkan Nilai Tambah

    Hilirisasi Industri: Strategi Kunci Indonesia untuk Meningkatkan Nilai Tambah

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Selama bertahun-tahun, Indonesia dikenal sebagai negara pengekspor bahan mentah yang kaya akan sumber daya alam. Namun, kini paradigma itu bergeser. Pemerintah secara masif mendorong hilirisasi industri, sebuah strategi fundamental yang diyakini menjadi kunci untuk membuka potensi ekonomi bangsa dan meningkatkan kesejahteraan. Secara sederhana, hilirisasi adalah proses pengolahan bahan mentah menjadi barang jadi atau setengah jadi […]

  • Inovasi Pendidikan: Kunci Membangun Generasi Masa Depan yang Gemilang

    Inovasi Pendidikan: Kunci Membangun Generasi Masa Depan yang Gemilang

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Dunia terus berubah dengan kecepatan eksponensial, didorong oleh kemajuan teknologi dan tuntutan global yang semakin kompleks. Dalam konteks ini, inovasi pendidikan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keniscayaan untuk menyiapkan generasi masa depan yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing. Bagaimana inovasi ini dapat diwujudkan dan mengapa ini krusial? Salah satu pilar utama inovasi pendidikan adalah […]

  • 5G dan Beyond: Mempercepat Era Konektivitas

    5G dan Beyond: Mempercepat Era Konektivitas

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 17
    • 0Komentar

    5G telah hadir, menjanjikan kecepatan internet super cepat dan latensi yang sangat rendah, namun inovasi di dunia konektivitas tidak berhenti di sana. Konsep “Beyond 5G” atau generasi jaringan seluler berikutnya sudah mulai dikembangkan, siap untuk lebih jauh mempercepat era konektivitas dan membuka peluang transformatif di berbagai sektor. Keunggulan utama 5G terletak pada kemampuannya menghadirkan kecepatan […]

expand_less