Kamis, 5 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Sejarah Gula Merah: Pemanis Alami Nusantara

Sejarah Gula Merah: Pemanis Alami Nusantara

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
  • visibility 74
  • comment 0 komentar

Gula merah, atau sering juga disebut gula jawa atau gula aren, bukan sekadar pemanis. Ia adalah bagian tak terpisahkan dari sejarah dan budaya kuliner Nusantara, menjadi saksi bisu perjalanan waktu dan kearifan lokal dalam mengolah sumber daya alam. Jauh sebelum gula pasir dari tebu populer, gula merah telah menjadi pemanis utama yang diproduksi secara tradisional, mengalirkan cita rasa khas pada setiap hidangan.

Proses pembuatan gula merah adalah warisan turun-temurun yang menunjukkan kesabaran dan keahlian. Dimulai dengan menyadap nira dari pohon kelapa atau aren, petani kemudian mengumpulkan cairan manis ini. Nira segar tersebut lalu dimasak di atas tungku besar selama berjam-jam hingga mengental. Saat mencapai kekentalan yang pas, adonan gula panas ini dicetak menggunakan batok kelapa atau cetakan bambu, menciptakan bentuk-bentuk yang unik dan ikonik.

Selain menjadi pemanis pada minuman seperti wedang jahe atau dawet, gula merah juga berperan vital dalam berbagai masakan tradisional. Kue klepon, lupis, hingga cendol tak akan lengkap tanpa siraman gula merah yang kental dan legit. Dalam masakan gurih, gula merah sering digunakan untuk menyeimbangkan rasa, misalnya dalam bumbu rendang, bacem, atau saus pada rujak.

Meskipun sederhana, gula merah memiliki profil rasa yang kompleks, dengan sentuhan karamel, smoky, dan sedikit aroma buah. Keunikannya ini tidak bisa digantikan oleh pemanis lain, menjadikannya bahan esensial yang membedakan masakan asli Indonesia. Gula merah adalah bukti nyata bagaimana tradisi dan alam bersinergi untuk menciptakan kelezatan yang tak lekang oleh waktu, menjadi warisan kuliner yang terus dijaga hingga kini.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ETF (Exchange Traded Funds): Diversifikasi Mudah ala Investor Profesional

    ETF (Exchange Traded Funds): Diversifikasi Mudah ala Investor Profesional

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda ingin memiliki portofolio yang terdiversifikasi seperti investor profesional, namun terasa rumit dan mahal? Kini, ada instrumen modern yang menjawab kebutuhan itu: ETF (Exchange Traded Funds). ETF memungkinkan siapa saja untuk berinvestasi secara luas dengan cara yang sederhana. Apa Sebenarnya ETF itu? Secara sederhana, ETF adalah perpaduan unik antara reksa dana dan saham. Seperti […]

  • Sampah Jadi Berkah: Inovasi Pengomposan Skala Besar, Solusi Mengelola Sampah Organik

    Sampah Jadi Berkah: Inovasi Pengomposan Skala Besar, Solusi Mengelola Sampah Organik

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Sampah organik, seperti sisa makanan dan limbah pertanian, merupakan masalah besar di banyak kota dan pedesaan. Jika tidak dikelola dengan baik, limbah ini menghasilkan gas metana yang berkontribusi pada pemanasan global. Namun, dengan inovasi pengomposan skala besar, sampah ini dapat diubah menjadi sumber daya berharga: pupuk kompos yang kaya nutrisi. Teknologi Mengubah Waktu dan Tenaga […]

  • Baduy Dalam: Menjaga Kemurnian Adat dengan Mengisolasi Diri

    Baduy Dalam: Menjaga Kemurnian Adat dengan Mengisolasi Diri

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Di jantung Provinsi Banten, hiduplah komunitas unik bernama Suku Baduy. Mereka terbagi menjadi dua kelompok, namun yang paling teguh memegang adat adalah Baduy Dalam. Kelompok ini tinggal di pusat Desa Kanekes dan secara sadar memilih untuk mengisolasi diri dari dunia luar demi menjaga kemurnian adat warisan leluhur. Kehidupan masyarakat Baduy Dalam diatur oleh hukum adat […]

  • Dilema Tahanan: Mengapa Kerjasama Sulit Terwujud di Dunia Bisnis

    Dilema Tahanan: Mengapa Kerjasama Sulit Terwujud di Dunia Bisnis

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Dilema Tahanan (Prisoner’s Dilemma) adalah konsep sentral dalam teori permainan yang secara brilian menggambarkan mengapa dua individu atau entitas rasional, meskipun akan mendapat hasil yang lebih baik jika mereka bekerja sama, seringkali memilih untuk mengkhianati satu sama lain demi keuntungan pribadi. Dilema ini menyoroti konflik antara kepentingan individu dan kepentingan kolektif. Konsep ini memiliki banyak […]

  • Metaverse Economy: Menjelajahi Peluang Bisnis Tak Terbatas di Dunia Virtual

    Metaverse Economy: Menjelajahi Peluang Bisnis Tak Terbatas di Dunia Virtual

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Metaverse, sebuah ruang digital kolektif dan persisten, bukan lagi sekadar konsep fiksi ilmiah. Dengan kemajuan teknologi seperti virtual reality (VR), augmented reality (AR), dan blockchain, metaverse kini menjelma menjadi platform yang menjanjikan ekonomi baru yang dikenal sebagai Metaverse Economy. Metaverse Economy mengacu pada sistem ekonomi yang berkembang di dalam platform metaverse. Di dunia virtual ini, […]

  • Private 5G Network: Jaringan Khusus untuk Industri dan Korporasi

    Private 5G Network: Jaringan Khusus untuk Industri dan Korporasi

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Seiring meluasnya adopsi 5G untuk publik, kebutuhan spesifik di sektor industri dan korporasi menuntut solusi yang lebih dari sekadar kecepatan. Inilah peran Private 5G Network, sebuah jaringan seluler privat yang dirancang khusus untuk memenuhi tuntutan tertinggi dunia industri akan keamanan, keandalan, dan kontrol penuh. Apa Bedanya dengan 5G Publik? Bayangkan 5G publik sebagai jalan raya […]

expand_less