Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Tabuik: Drama Kolosal Peringatan Asyura di Pariaman, Sumatera Barat

Tabuik: Drama Kolosal Peringatan Asyura di Pariaman, Sumatera Barat

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
  • visibility 153
  • comment 0 komentar

Pariaman, sebuah kota pesisir di Sumatera Barat, memiliki tradisi unik dan megah dalam memperingati Hari Asyura, yaitu Tabuik. Lebih dari sekadar ritual keagamaan, Tabuik menjelma menjadi sebuah drama kolosal yang melibatkan ribuan masyarakat dan menarik perhatian wisatawan dari berbagai penjuru. Tradisi ini merupakan perwujudan rasa duka cita atas gugurnya Imam Husain, cucu Nabi Muhammad SAW, dalam pertempuran di Karbala.

Inti dari tradisi Tabuik adalah pembuatan dan pengarakan dua buah “tabuik,” yaitu menara usungan tinggi yang terbuat dari bambu, rotan, dan kertas warna-warni. Kedua tabuik ini melambangkan jenazah Imam Husain. Proses pembuatannya melibatkan berbagai kelompok masyarakat dengan tugas masing-masing, mulai dari mencari material, merakit kerangka, hingga menghiasnya dengan ornamen khas.

Rangkaian acara Tabuik berlangsung selama beberapa hari, diisi dengan berbagai ritual dan pertunjukan. Dimulai dari pengambilan tanah liat di tepi pantai yang melambangkan prosesi pemakaman, dilanjutkan dengan menebang batang pisang sebagai simbol peperangan di Karbala, hingga puncak acara yaitu “hoyak tabuik” atau mengarak tabuik keliling kota.

Hoyak tabuik menjadi momen yang paling dinanti. Ribuan masyarakat berbondong-bondong mengikuti arak-arakan, mengiringi tabuik yang diusung oleh puluhan orang. Iringan musik tradisional seperti talempong dan gandang menambah semarak suasana. Puncak dari Tabuik adalah ketika kedua tabuik dibawa ke tepi pantai dan dilarung ke laut. Prosesi pelarungan ini melambangkan pelepasan kesedihan dan pengharapan akan keberkahan.

Tabuik bukan hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga memiliki nilai sosial dan budaya yang kuat. Tradisi ini mempererat tali persaudaraan antar masyarakat Pariaman dan menjadi identitas budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Selain itu, Tabuik juga menjadi daya tarik wisata yang signifikan, menghidupkan perekonomian lokal dan mengenalkan kekayaan budaya Sumatera Barat kepada dunia. Meskipun memiliki sejarah yang panjang dan sarat makna, tradisi Tabuik terus dilestarikan dan dikembangkan oleh masyarakat Pariaman sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan mereka.

 

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bebas Utang Kartu Kredit: Langkah Praktis Melunasi dan Menghindari Jebakan Utang

    Bebas Utang Kartu Kredit: Langkah Praktis Melunasi dan Menghindari Jebakan Utang

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Kartu kredit bisa menjadi alat finansial yang berguna, namun tak jarang menjadi bumerang jika penggunaannya tidak bijak. Utang kartu kredit yang menumpuk bisa menjerat Anda dalam lingkaran bunga tinggi yang sulit diputus. Artikel ini akan memandu Anda dalam langkah-langkah praktis untuk melunasi utang kartu kredit dan bagaimana menghindari jebakan utang di kemudian hari. Langkah Praktis […]

  • Kentrung: Sastra Lisan Pesisir Jawa yang Penuh Humor dan Petuah

    Kentrung: Sastra Lisan Pesisir Jawa yang Penuh Humor dan Petuah

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Kentrung adalah sebuah seni pertunjukan tradisional dari kawasan pesisir Jawa, khususnya Jawa Tengah dan Jawa Timur. Seni ini termasuk dalam kategori sastra lisan yang unik, karena menggabungkan cerita tutur, lagu, dan humor yang disampaikan oleh seorang dalang, atau lebih tepatnya, seniman kentrung, dengan diiringi tabuhan alat musik sederhana. Kentrung menjadi media hiburan dan penyampai pesan […]

  • Ma’nene: Mengenal Ritual Unik Membersihkan Jasad Leluhur Suku Toraja

    Ma’nene: Mengenal Ritual Unik Membersihkan Jasad Leluhur Suku Toraja

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Indonesia kaya akan ragam budaya, dan salah satu yang paling unik dapat ditemukan di Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Masyarakat Suku Toraja memiliki sebuah tradisi luar biasa yang dikenal sebagai Ma’nene, sebuah ritual untuk menghormati para leluhur dengan cara yang tak biasa: membersihkan dan mengganti pakaian jasad mereka yang telah berusia puluhan, bahkan ratusan tahun. Upacara […]

  • Kontaminasi uranium pada tanah menjadi ancaman serius bagi lingkungan dan kesehatan.

    Kontaminasi uranium pada tanah menjadi ancaman serius bagi lingkungan dan kesehatan.

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Unsur radioaktif ini dapat mencemari tanah melalui aktivitas pertambangan, limbah industri, atau kecelakaan nuklir. Memahami bahaya dan cara mengatasinya sangat penting untuk menjaga kelestarian bumi. Bahaya Kontaminasi Uranium Uranium di dalam tanah tidak hanya berbahaya karena sifat radioaktifnya, tetapi juga karena toksisitas kimianya. Partikel uranium dapat dengan mudah menyebar melalui udara dan air, serta terserap […]

  • Mengenal LMKN: Jembatan Kesejahteraan Musisi dan Pencipta Lagu

    Mengenal LMKN: Jembatan Kesejahteraan Musisi dan Pencipta Lagu

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Di balik setiap lagu yang kita nikmati, ada jerih payah para musisi dan pencipta lagu. Namun, seringkali kesejahteraan mereka terabaikan, terutama dalam hal royalti. Di sinilah Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) hadir sebagai jembatan penting untuk memastikan hak-hak mereka terpenuhi. LMKN adalah lembaga non-profit yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Hak Cipta Nomor 28 Tahun 2014. Fungsinya […]

  • Aciawata: Merayakan Kekayaan dan Persatuan dalam Pesta Adat Tahunan Pulau Kei

    Aciawata: Merayakan Kekayaan dan Persatuan dalam Pesta Adat Tahunan Pulau Kei

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Bud Kei di Maluku Tenggara memiliki kekayaan tradisi dan budaya yang memukau, salah satunya adalah Aciawata, sebuah pesta adat tahunan yang menjadi puncak perayaan dan ungkapan syukur masyarakat setempat. Lebih dari sekadar festival, Aciawata adalah momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan, melestarikan nilai-nilai luhur, dan merayakan hasil bumi serta keberkahan yang telah diterima selama setahun […]

expand_less