Kamis, 18 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Tradisi Lisan Didong Gayo: Adu Puisi Semalam Suntuk

Tradisi Lisan Didong Gayo: Adu Puisi Semalam Suntuk

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
  • visibility 96
  • comment 0 komentar

Dari dataran tinggi Gayo, Aceh, lahirlah sebuah tradisi lisan yang memukau bernama Didong Gayo. Ini bukan sekadar pertunjukan seni biasa, melainkan sebuah perpaduan harmonis antara sastra (puisi), vokal, dan gerak tepuk tangan yang penuh makna. Didong Gayo telah menjadi media dakwah, pendidikan, dan perekat sosial bagi masyarakat Gayo selama berabad-abad.

Pertunjukan Didong Gayo biasanya berupa sebuah kompetisi atau adu puisi yang bisa berlangsung semalam suntuk. Dua kelompok akan saling berhadapan, masing-masing dipimpin oleh seorang seniman ahli yang disebut ceh. Sambil duduk bersila, mereka akan melantunkan syair secara bergantian, diiringi tepukan bantal kecil dan tangan yang menciptakan irama khas dan membangkitkan semangat penonton.

Keindahan Didong tidak hanya terletak pada iramanya, tetapi juga pada kedalaman liriknya. Syair yang dilantunkan seringkali berisi nasihat, kritik sosial, sejarah, ajaran agama, hingga humor. Melalui adu puisi ini, para ceh beradu kecerdasan dalam merangkai kata, menyampaikan pesan moral, dan mempertahankan nilai-nilai luhur budaya Gayo.

Sebagai salah satu seni Gayo yang paling berharga, Didong Gayo telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia. Tradisi ini adalah bukti hidup bagaimana sebuah komunitas merawat ingatan kolektif dan kearifan lokalnya. Didong adalah panggung intelektual rakyat yang terus bergema, menjaga denyut kebudayaan di Aceh Tengah dan sekitarnya.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugderan: Tradisi Unik Semarang Menyambut Ramadan dengan Warak Ngendog

    Dugderan: Tradisi Unik Semarang Menyambut Ramadan dengan Warak Ngendog

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Kota Semarang memiliki sebuah tradisi unik yang selalu dinanti-nanti warganya: Dugderan. Tradisi yang telah berlangsung sejak abad ke-19 ini merupakan pesta rakyat meriah yang menjadi penanda bahwa ibadah puasa akan segera dimulai, dengan ikon khasnya yang legendaris, Warak Ngendog. Nama “Dugderan” sendiri berasal dari gabungan dua suara yang menjadi penanda […]

  • Otomatisasi Irigasi Tetes: Kunci Hemat Air Berbasis IoT

    Otomatisasi Irigasi Tetes: Kunci Hemat Air Berbasis IoT

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Air adalah sumber daya paling krusial dalam pertanian, namun penggunaannya seringkali tidak efisien. Di era digital ini, inovasi hadir dalam bentuk otomatisasi sistem irigasi tetes berbasis IoT (Internet of Things). Teknologi ini menggabungkan irigasi tetes yang memang sudah hemat air dengan kecerdasan digital, menciptakan solusi yang sangat efektif untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan. Bagaimana Sistem […]

  • Psikologi Positif dan Inovasi: Mengembangkan Kesejahteraan Individu dan Komunitas

    Psikologi Positif dan Inovasi: Mengembangkan Kesejahteraan Individu dan Komunitas

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika kehidupan modern yang penuh tekanan, psikologi positif hadir sebagai pendekatan yang berfokus pada pengembangan potensi dan kesejahteraan individu. Bukan hanya tentang mengatasi masalah, psikologi positif menggali kekuatan, emosi positif, makna hidup, hubungan yang sehat, dan pencapaian untuk meningkatkan kualitas hidup secara holistik. Ketika dipadukan dengan semangat inovasi, dampaknya bisa meluas hingga menciptakan […]

  • Perang Kurs: Ketika Negara-Negara Sengaja Melemahkan Mata Uangnya

    Perang Kurs: Ketika Negara-Negara Sengaja Melemahkan Mata Uangnya

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Dalam arena ekonomi global, persaingan antarnegara tidak selalu terjadi di medan perang fisik. Ada satu jenis konflik yang tak kasat mata namun berdampak besar, yaitu perang kurs (currency war). Ini adalah kondisi di mana negara-negara secara sengaja bersaing untuk melemahkan nilai mata uang mereka. Tujuannya? Untuk mendapatkan keunggulan kompetitif dalam perdagangan internasional. Namun, strategi ini […]

  • Tari Topeng Malangan: Mengungkap Kisah Panji dalam Gerak Tari

    Tari Topeng Malangan: Mengungkap Kisah Panji dalam Gerak Tari

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Tari Topeng Malangan adalah sebuah seni pertunjukan tradisional yang berasal dari Malang, Jawa Timur. Tarian ini bukan sekadar tarian biasa, melainkan sebuah teater total yang menggabungkan gerak tari, musik, dan drama untuk menceritakan kisah-kisah adiluhung, terutama siklus Panji. Tari Topeng Malangan menjadi cerminan dari kekayaan seni dan budaya Jawa Timur, dengan karakteristik yang unik dan […]

  • Jejak Tionghoa dalam Semangkuk Kehangatan Soto Nusantara

    Jejak Tionghoa dalam Semangkuk Kehangatan Soto Nusantara

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Soto, salah satu sup tradisional Indonesia yang kaya akan variasi di berbagai daerah, ternyata menyimpan jejak akulturasi budaya, khususnya dengan Tiongkok. Meskipun kini dianggap sebagai hidangan otentik Nusantara, beberapa elemen dalam soto diperkirakan memiliki pengaruh dari kuliner Tionghoa yang masuk ke Indonesia melalui jalur perdagangan dan imigrasi berabad-abad lalu. Salah satu indikasi pengaruh Tiongkok adalah […]

expand_less