Minggu, 3 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Edukasi » Nuklir di Indonesia: Arah Kebijakan Energi Atom Nasional di Tahun 2025

Nuklir di Indonesia: Arah Kebijakan Energi Atom Nasional di Tahun 2025

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
  • visibility 83
  • comment 0 komentar

Memasuki tahun 2025, Indonesia berada di persimpangan jalan dalam menentukan masa depan sumber energinya. Dengan target Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 dan kebutuhan energi yang terus meningkat, diskusi mengenai kebijakan nasional tentang energi nuklir dan uranium menjadi semakin relevan. Pemerintah terus mengkaji potensi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) sebagai salah satu solusi energi bersih.

Dasar hukum utama pemanfaatan energi nuklir di Indonesia adalah Undang-Undang No. 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran. Regulasi ini secara tegas memisahkan fungsi promosi dan penelitian dari fungsi pengawasan. Fungsi penelitian dan pengembangan (R&D) kini dijalankan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), sementara fungsi pengawasan keamanan, keselamatan, dan perizinan dilakukan oleh lembaga independen, yaitu Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN).

Secara resmi, posisi energi nuklir dalam bauran energi nasional diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN). Dalam dokumen ini, nuklir ditetapkan sebagai “opsi terakhir” (last resort). Artinya, PLTN baru akan dikembangkan jika opsi energi terbarukan lainnya terbukti tidak mampu memenuhi target permintaan energi nasional.

Meskipun demikian, wacana untuk merevisi status “opsi terakhir” ini terus menguat. Pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan sedang aktif melakukan studi kelayakan di beberapa lokasi potensial, seperti di Kalimantan Barat dan Bangka Belitung. Tantangan utamanya tetap pada tiga aspek krusial: tingginya biaya investasi awal, isu keselamatan dan pengelolaan limbah, serta penerimaan masyarakat (akseptasi publik).

Sebagai kesimpulan, kebijakan energi nuklir Indonesia pada tahun 2025 berada dalam fase transisi yang dinamis. Walaupun status “opsi terakhir” masih berlaku secara formal, tekanan untuk mencapai ketahanan energi dan target iklim mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan energi atom secara lebih serius. Keputusan akhir untuk membangun PLTN pertama di Indonesia akan sangat bergantung pada hasil studi komprehensif dan dialog publik yang terbuka.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uranium sebagai Pelacak (Tracer) dalam Geologi dan Hidrologi

    Uranium sebagai Pelacak (Tracer) dalam Geologi dan Hidrologi

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Nama uranium sering kali dikaitkan dengan energi nuklir atau persenjataan. Namun, di dunia geologi dan hidrologi, unsur radioaktif ini memiliki peran “detektif” yang tak ternilai: yaitu sebagai pelacak (tracer) alami untuk mengungkap rahasia pergerakan air dan sejarah Bumi. Kunci pemanfaatannya tidak terletak pada radioaktivitasnya yang kuat, melainkan pada perilaku unik isotop-isotopnya, terutama Uranium-238 (U-238) dan […]

  • Kearifan Lokal Suku Kajang Ammatoa: Hidup Harmonis dengan Alam Sulawesi Selatan

    Kearifan Lokal Suku Kajang Ammatoa: Hidup Harmonis dengan Alam Sulawesi Selatan

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Di pedalaman Sulawesi Selatan, tepatnya di Kabupaten Bulukumba, terdapat sebuah komunitas adat yang sangat menjunjung tinggi kearifan lokal dalam menjaga lingkungan, yaitu Suku Kajang Ammatoa. Mereka dikenal dengan filosofi hidup “Kamase-masea” yang mengajarkan kesederhanaan dan hidup harmonis dengan alam. Masyarakat Ammatoa memiliki aturan adat yang sangat kuat dan dipimpin oleh seorang pemimpin spiritual yang disebut […]

  • Jebakan Link Berhadiah: Mengapa Kamu Harus Berpikir Dua Kali Sebelum Mengklik

    Jebakan Link Berhadiah: Mengapa Kamu Harus Berpikir Dua Kali Sebelum Mengklik

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Siapa yang tidak tergiur dengan tawaran hadiah atau diskon fantastis? Seringkali, godaan ini datang dalam bentuk link berhadiah yang menyebar melalui pesan instan, media sosial, atau email. Namun, di balik janji-janji manis tersebut, seringkali tersimpan jebakan yang bisa merugikan kita. Ini adalah salah satu modus penipuan online yang paling umum, di mana pelaku menggunakan daya […]

  • Utang Pemerintah: Kapan Menjadi Beban dan Kapan Menjadi Stimulus?

    Utang Pemerintah: Kapan Menjadi Beban dan Kapan Menjadi Stimulus?

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Utang pemerintah adalah instrumen keuangan yang kompleks, sering kali menjadi perdebatan hangat dalam wacana ekonomi. Pertanyaannya mendasar: kapan utang pemerintah menjadi beban yang menggerogoti keuangan negara, dan kapan justru berperan sebagai stimulus yang mendorong pertumbuhan ekonomi? Memahami perbedaannya krusial untuk kebijakan fiskal yang sehat. Utang Sebagai Beban: Utang pemerintah dapat berubah menjadi beban ketika pengelolaannya […]

  • Amed & Tulamben: Menyelami Surga Bawah Laut dan Sejarah Bangkai Kapal USAT Liberty

    Amed & Tulamben: Menyelami Surga Bawah Laut dan Sejarah Bangkai Kapal USAT Liberty

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Di pesisir timur Bali yang tenang, tersembunyi surga bagi para penyelam dari seluruh dunia: Amed dan Tulamben. Kawasan ini menawarkan pengalaman menyelam yang unik, memadukan kekayaan hayati laut yang memukau dengan potongan sejarah Perang Dunia II yang legendaris, yaitu bangkai kapal USAT Liberty. Daya tarik utama yang menjadikan Tulamben wajib dikunjungi adalah Bangkai Kapal USAT […]

  • Keamanan Siber untuk Semua: Melindungi Diri dari Ancaman Digital di Era Online

    Keamanan Siber untuk Semua: Melindungi Diri dari Ancaman Digital di Era Online

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Di era digital yang semakin maju, teknologi telah membuka gerbang informasi dan konektivitas tanpa batas. Namun, seiring dengan kemudahan yang ditawarkan, muncul pula ancaman keamanan siber yang tak kalah canggih. Dari phishing hingga malware, dunia maya dipenuhi risiko yang dapat mengancam data pribadi, finansial, bahkan reputasi kita. Keamanan siber bukan lagi sekadar urusan teknis, melainkan […]

expand_less