Senin, 2 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Edukasi » Nuklir di Indonesia: Arah Kebijakan Energi Atom Nasional di Tahun 2025

Nuklir di Indonesia: Arah Kebijakan Energi Atom Nasional di Tahun 2025

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
  • visibility 128
  • comment 0 komentar

Memasuki tahun 2025, Indonesia berada di persimpangan jalan dalam menentukan masa depan sumber energinya. Dengan target Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 dan kebutuhan energi yang terus meningkat, diskusi mengenai kebijakan nasional tentang energi nuklir dan uranium menjadi semakin relevan. Pemerintah terus mengkaji potensi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) sebagai salah satu solusi energi bersih.

Dasar hukum utama pemanfaatan energi nuklir di Indonesia adalah Undang-Undang No. 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran. Regulasi ini secara tegas memisahkan fungsi promosi dan penelitian dari fungsi pengawasan. Fungsi penelitian dan pengembangan (R&D) kini dijalankan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), sementara fungsi pengawasan keamanan, keselamatan, dan perizinan dilakukan oleh lembaga independen, yaitu Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN).

Secara resmi, posisi energi nuklir dalam bauran energi nasional diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN). Dalam dokumen ini, nuklir ditetapkan sebagai “opsi terakhir” (last resort). Artinya, PLTN baru akan dikembangkan jika opsi energi terbarukan lainnya terbukti tidak mampu memenuhi target permintaan energi nasional.

Meskipun demikian, wacana untuk merevisi status “opsi terakhir” ini terus menguat. Pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan sedang aktif melakukan studi kelayakan di beberapa lokasi potensial, seperti di Kalimantan Barat dan Bangka Belitung. Tantangan utamanya tetap pada tiga aspek krusial: tingginya biaya investasi awal, isu keselamatan dan pengelolaan limbah, serta penerimaan masyarakat (akseptasi publik).

Sebagai kesimpulan, kebijakan energi nuklir Indonesia pada tahun 2025 berada dalam fase transisi yang dinamis. Walaupun status “opsi terakhir” masih berlaku secara formal, tekanan untuk mencapai ketahanan energi dan target iklim mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan energi atom secara lebih serius. Keputusan akhir untuk membangun PLTN pertama di Indonesia akan sangat bergantung pada hasil studi komprehensif dan dialog publik yang terbuka.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bakar Batu: Pesta Rakyat Papua sebagai Simbol Perdamaian

    Bakar Batu: Pesta Rakyat Papua sebagai Simbol Perdamaian

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Papua, dengan kekayaan budayanya yang luar biasa, memiliki sebuah tradisi unik bernama Bakar Batu. Ini bukan sekadar metode memasak, melainkan sebuah pesta rakyat Papua yang sarat akan makna. Bakar Batu merupakan upacara adat yang menjadi wujud rasa syukur, penyambutan tamu terhormat, dan yang terpenting, sebagai simbol perdamaian yang kuat. Prosesi Bakar Batu sangat khas dan […]

  • Harga Emas Hari Ini: Momen Tepat Memanfaatkan Koreksi Harga

    Harga Emas Hari Ini: Momen Tepat Memanfaatkan Koreksi Harga

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Emas, sebagai aset investasi yang populer, selalu menjadi topik hangat di kalangan investor. Fluktuasi harga emas harian sering kali menjadi penentu strategi investasi. Lalu, bagaimana update harga emas hari ini, Selasa, 12 Agustus 2025? Berdasarkan data terbaru dari Logam Mulia (logammulia.com) yang diperbarui pada pukul 08:18 WIB, harga emas Antam per gram hari ini berada […]

  • Hidroponik: Bertani Tanpa Tanah, Solusi untuk Lahan Sempit

    Hidroponik: Bertani Tanpa Tanah, Solusi untuk Lahan Sempit

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Hidroponik adalah metode bertani modern yang memungkinkan kita menanam tanaman tanpa menggunakan media tanah. Alih-alih tanah, tanaman ditumbuhkan dalam larutan air yang kaya nutrisi, memberikan solusi inovatif bagi mereka yang memiliki keterbatasan lahan, terutama di perkotaan. Prinsip dasar hidroponik sangat sederhana: tanaman mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan langsung dari air. Dengan cara ini, petani memiliki […]

  • Seni Pertunjukan Sisingaan dari Subang

    Seni Pertunjukan Sisingaan dari Subang

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sisingaan adalah sebuah seni pertunjukan tradisional yang unik dan meriah berasal dari Kabupaten Subang, Jawa Barat. Pertunjukan ini menampilkan beberapa orang yang memanggul replika singa berukuran besar yang terbuat dari kayu atau bambu yang dihias sedemikian rupa dengan warna-warna cerah dan pernak-pernik yang menarik. Sisingaan bukan hanya sekadar atraksi visual, tetapi juga memiliki makna historis […]

  • Strategi Pemasaran Digital untuk UMKM yang Efektif

    Strategi Pemasaran Digital untuk UMKM yang Efektif

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Di era persaingan bisnis yang serba digital, memiliki produk berkualitas saja tidak cukup. UMKM perlu menjangkau pelanggan secara online. Namun, dengan banyaknya pilihan, banyak pelaku usaha bingung harus mulai dari mana. Menerapkan strategi pemasaran digital untuk UMKM yang efektif tidak harus mahal, kuncinya adalah fokus dan konsistensi. Strategi yang tepat akan membantu meningkatkan visibilitas merek, […]

  • Pesta Kesenian Bali (PKB): Jadwal dan Acara yang Wajib Ditonton

    Pesta Kesenian Bali (PKB): Jadwal dan Acara yang Wajib Ditonton

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Pesta Kesenian Bali (PKB) adalah perayaan seni dan budaya terbesar dan paling bergengsi di Pulau Dewata. Digelar setiap tahun, PKB menjadi wadah ekspresi bagi para seniman Bali untuk menampilkan beragam karya, mulai dari seni pertunjukan, seni rupa, hingga kerajinan tradisional. Acara ini bukan hanya menjadi tontonan menarik bagi wisatawan, tetapi juga merupakan upaya pelestarian dan […]

expand_less