Selasa, 9 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Edukasi » Nuklir di Indonesia: Arah Kebijakan Energi Atom Nasional di Tahun 2025

Nuklir di Indonesia: Arah Kebijakan Energi Atom Nasional di Tahun 2025

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
  • visibility 87
  • comment 0 komentar

Memasuki tahun 2025, Indonesia berada di persimpangan jalan dalam menentukan masa depan sumber energinya. Dengan target Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 dan kebutuhan energi yang terus meningkat, diskusi mengenai kebijakan nasional tentang energi nuklir dan uranium menjadi semakin relevan. Pemerintah terus mengkaji potensi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) sebagai salah satu solusi energi bersih.

Dasar hukum utama pemanfaatan energi nuklir di Indonesia adalah Undang-Undang No. 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran. Regulasi ini secara tegas memisahkan fungsi promosi dan penelitian dari fungsi pengawasan. Fungsi penelitian dan pengembangan (R&D) kini dijalankan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), sementara fungsi pengawasan keamanan, keselamatan, dan perizinan dilakukan oleh lembaga independen, yaitu Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN).

Secara resmi, posisi energi nuklir dalam bauran energi nasional diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN). Dalam dokumen ini, nuklir ditetapkan sebagai “opsi terakhir” (last resort). Artinya, PLTN baru akan dikembangkan jika opsi energi terbarukan lainnya terbukti tidak mampu memenuhi target permintaan energi nasional.

Meskipun demikian, wacana untuk merevisi status “opsi terakhir” ini terus menguat. Pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan sedang aktif melakukan studi kelayakan di beberapa lokasi potensial, seperti di Kalimantan Barat dan Bangka Belitung. Tantangan utamanya tetap pada tiga aspek krusial: tingginya biaya investasi awal, isu keselamatan dan pengelolaan limbah, serta penerimaan masyarakat (akseptasi publik).

Sebagai kesimpulan, kebijakan energi nuklir Indonesia pada tahun 2025 berada dalam fase transisi yang dinamis. Walaupun status “opsi terakhir” masih berlaku secara formal, tekanan untuk mencapai ketahanan energi dan target iklim mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan energi atom secara lebih serius. Keputusan akhir untuk membangun PLTN pertama di Indonesia akan sangat bergantung pada hasil studi komprehensif dan dialog publik yang terbuka.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tips Aman Menyimpan Paspor dan Dokumen Penting Saat Umrah

    Tips Aman Menyimpan Paspor dan Dokumen Penting Saat Umrah

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Saat menjalankan ibadah Umrah, paspor dan dokumen perjalanan adalah benda paling berharga yang Anda miliki. Kehilangan dokumen di luar negeri tidak hanya akan menghambat ibadah, tetapi juga memicu prosedur birokrasi yang rumit. Berikut adalah panduan praktis untuk menjaga keamanan paspor dan dokumen penting Anda selama di Tanah Suci. 1. Gunakan Tas Paspor Khusus (Neck Pouch) […]

  • Regtech: Teknologi untuk Kepatuhan Regulasi Keuangan

    Regtech: Teknologi untuk Kepatuhan Regulasi Keuangan

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sektor keuangan di Indonesia diatur oleh berbagai peraturan yang kompleks dan terus berkembang. Bagi lembaga keuangan, menjaga kepatuhan terhadap regulasi ini bisa menjadi tantangan yang memakan waktu dan sumber daya. Di sinilah regtech (regulatory technology) hadir sebagai solusi inovatif, memanfaatkan teknologi untuk mempermudah dan mengotomatisasi proses kepatuhan. Regtech menawarkan berbagai solusi berbasis teknologi seperti cloud […]

  • Disrupsi Digital: Tantangan dan Peluang bagi Bisnis

    Disrupsi Digital: Tantangan dan Peluang bagi Bisnis

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Era modern ditandai oleh disrupsi digital, gelombang perubahan fundamental yang dipicu oleh teknologi baru. Ini bukan sekadar evolusi, melainkan revolusi yang menghantam inti model bisnis tradisional, menciptakan tantangan sekaligus peluang yang tak terbatas bagi setiap organisasi. Bisnis yang tidak beradaptasi akan tergerus, sementara yang gesit akan meroket. Salah satu tantangan utama dari disrupsi digital adalah […]

  • Sejarah Uranium dalam Industri Keramik dan Kaca: Dari Warna Indah hingga Isu Keamanan

    Sejarah Uranium dalam Industri Keramik dan Kaca: Dari Warna Indah hingga Isu Keamanan

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Jauh sebelum dikenal sebagai bahan bakar nuklir, uranium memiliki peran yang mengejutkan dalam dunia seni dan industri, yaitu sebagai pigmen pewarna. Selama lebih dari satu abad, senyawa uranium digunakan untuk menciptakan warna-warna cerah dan unik pada keramik serta kaca, meninggalkan warisan berupa barang koleksi yang indah sekaligus kontroversial. Glazur Cerah pada Keramik Penggunaan paling terkenal […]

  • Hidrogen Hijau: Teknologi Kunci Produksi Bahan Bakar Bersih Masa Depan

    Hidrogen Hijau: Teknologi Kunci Produksi Bahan Bakar Bersih Masa Depan

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Di tengah komitmen global dan nasional menuju Net Zero Emission pada tahun 2060, pencarian sumber bahan bakar bersih menjadi prioritas utama. Salah satu kandidat terkuat yang kini menjadi sorotan dunia adalah hidrogen hijau (green hydrogen). Berbeda dari bahan bakar fosil, hidrogen hijau menawarkan sumber energi padat yang sepenuhnya bebas emisi, menjadikannya pilar penting dalam strategi […]

  • Teori Utilitas: Bagaimana Konsumen Membuat Keputusan Pembelian Secara Rasional?

    Teori Utilitas: Bagaimana Konsumen Membuat Keputusan Pembelian Secara Rasional?

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda berpikir, apa yang sebenarnya terjadi di benak kita saat memutuskan untuk membeli satu barang dan bukan yang lain? Di dalam ilmu ekonomi, proses pengambilan keputusan ini dijelaskan melalui sebuah kerangka kerja yang disebut Teori Utilitas. Teori ini membantu kita memahami bagaimana konsumen secara rasional berusaha memaksimalkan kepuasannya dengan anggaran yang terbatas. Secara sederhana, […]

expand_less