Kamis, 5 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Kerugian Bobot Mati (Deadweight Loss): Inefisiensi dalam Ekonomi

Kerugian Bobot Mati (Deadweight Loss): Inefisiensi dalam Ekonomi

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
  • visibility 75
  • comment 0 komentar

Kerugian bobot mati atau deadweight loss adalah hilangnya efisiensi ekonomi yang terjadi ketika keseimbangan pasar untuk suatu barang atau jasa tidak optimal. Kerugian ini sering kali timbul akibat intervensi pemerintah seperti pajak, atau dari kekuatan pasar seperti monopoli. Intinya, deadweight loss adalah “biaya” tak terlihat yang tidak menguntungkan siapa pun, baik pembeli, penjual, maupun pemerintah.

Pajak dan Kerugian Bobot Mati

Pajak adalah salah satu penyebab utama deadweight loss. Ketika pemerintah mengenakan pajak pada suatu barang, harga yang dibayar oleh konsumen menjadi lebih tinggi dan harga yang diterima oleh produsen menjadi lebih rendah. Hal ini menyebabkan jumlah barang yang diperjualbelikan di pasar berkurang dari jumlah yang seharusnya efisien.

Contohnya, jika pemerintah mengenakan pajak pada es krim, beberapa konsumen yang tadinya bersedia membeli dengan harga tanpa pajak kini tidak lagi mau. Begitu juga, beberapa produsen yang bersedia menjual pada harga tanpa pajak kini tidak lagi tertarik. Akibatnya, beberapa transaksi yang seharusnya terjadi dan menciptakan surplus (manfaat) bagi kedua pihak gagal terwujud. Hilangnya surplus inilah yang disebut deadweight loss.

Monopoli dan Kerugian Bobot Mati

Selain pajak, monopoli juga dapat menciptakan deadweight loss. Sebagai satu-satunya penjual di pasar, perusahaan monopoli cenderung membatasi jumlah produksi dan menetapkan harga lebih tinggi dari harga yang seharusnya efisien. Dengan demikian, monopolis memaksimalkan keuntungannya, tetapi mengorbankan kesejahteraan sosial.

Harga yang lebih tinggi ini membuat beberapa konsumen tidak mampu membeli barang, sehingga transaksi yang menguntungkan (menciptakan surplus) bagi masyarakat tidak terjadi. Kerugian dari transaksi yang hilang ini adalah deadweight loss yang disebabkan oleh kekuasaan monopoli.

Baik dari pajak maupun monopoli, deadweight loss menunjukkan adanya inefisiensi dalam alokasi sumber daya. Ini adalah konsep krusial dalam ekonomi karena membantu kita memahami biaya-biaya tersembunyi dari kebijakan dan struktur pasar yang tidak efisien.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Itinerary 3 Hari 2 Malam: Liburan Akhir Pekan Singkat dan Berkesan di Bali

    Itinerary 3 Hari 2 Malam: Liburan Akhir Pekan Singkat dan Berkesan di Bali

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Ingin liburan singkat dan berkesan di Bali saat akhir pekan? Itinerary 3 hari 2 malam ini dirancang untuk memaksimalkan waktu Anda menikmati keindahan Pulau Dewata, bahkan dengan waktu yang terbatas. Kombinasi antara relaksasi pantai dan sentuhan budaya akan memberikan pengalaman liburan yang menyegarkan. Hari 1: Pantai Selatan yang Memukau Setibanya di Bali (disarankan mengambil penerbangan […]

  • Harga Emas Hari Ini, Senin 14 Juli 2025: Kembali Naik, Simak Rinciannya!

    Harga Emas Hari Ini, Senin 14 Juli 2025: Kembali Naik, Simak Rinciannya!

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Memulai pekan yang baru, harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan penguatan. Pada hari Senin, 14 Juli 2025, investor logam mulia disuguhi kenaikan harga yang melanjutkan tren positif dari akhir pekan lalu, menandakan awal minggu yang cerah bagi aset investasi ini. Berdasarkan informasi dari situs resmi Logam Mulia yang diperbarui pada […]

  • Fungsi Verifikasi PPATK: Memastikan Kebenaran Data Laporan

    Fungsi Verifikasi PPATK: Memastikan Kebenaran Data Laporan

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Dalam tugasnya sebagai lembaga intelijen keuangan, PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) tidak hanya menerima laporan transaksi, tetapi juga melakukan fungsi verifikasi yang ketat. Fungsi ini sangat krusial. Sebab, keakuratan data adalah fondasi utama bagi analisis yang efektif dan menjadi dasar bagi penegak hukum dalam melakukan penyidikan. Verifikasi PPATK memastikan bahwa setiap laporan yang […]

  • Seren Taun: Merayakan Limpahan Berkah Panen Bersama Masyarakat Sunda Wiwitan

    Seren Taun: Merayakan Limpahan Berkah Panen Bersama Masyarakat Sunda Wiwitan

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Di tengah hijaunya pegunungan Jawa Barat, Masyarakat Sunda Wiwitan melestarikan sebuah tradisi agraris yang sarat makna, yaitu **Seren Taun**. Secara harfiah, “Seren” berarti menyerahkan dan “Taun” berarti tahun. Jadi, Seren Taun adalah upacara penyerahan hasil panen sebagai wujud syukur kepada Sang Hyang Kersa atas berkah yang melimpah sepanjang tahun. Upacara ini bukan sekadar pesta panen […]

  • Investasi Obligasi Hijau: Langkah Nyata Dukung Lingkungan Sambil Raih Keuntungan

    Investasi Obligasi Hijau: Langkah Nyata Dukung Lingkungan Sambil Raih Keuntungan

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Semakin meningkatnya kesadaran akan isu perubahan iklim dan kerusakan lingkungan mendorong lahirnya berbagai inisiatif keberlanjutan, termasuk di sektor keuangan. Salah satu instrumen investasi yang semakin populer adalah obligasi hijau. Investasi ini tidak hanya berpotensi memberikan keuntungan finansial, tetapi juga memungkinkan investor untuk berkontribusi secara langsung pada proyek-proyek yang memiliki dampak positif bagi lingkungan. Apa Itu […]

  • LMKN dan Pemerintah: Peran dalam Kebijakan Ekonomi Kreatif

    LMKN dan Pemerintah: Peran dalam Kebijakan Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Hubungan antara Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) dan pemerintah Indonesia adalah kemitraan strategis yang fundamental bagi pertumbuhan ekonomi kreatif. LMKN bukanlah entitas yang berdiri sendiri, melainkan lembaga yang menjalankan mandat dari negara untuk mengelola royalti musik, sehingga secara langsung berkontribusi pada kebijakan pemerintah dalam memajukan industri kreatif. Peran LMKN dalam kebijakan ekonomi kreatif sangatlah nyata. […]

expand_less