Sabtu, 30 Agu 2025
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kerugian Bobot Mati (Deadweight Loss): Inefisiensi dalam Ekonomi

Kerugian Bobot Mati (Deadweight Loss): Inefisiensi dalam Ekonomi

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
  • visibility 8
  • comment 0 komentar

Kerugian bobot mati atau deadweight loss adalah hilangnya efisiensi ekonomi yang terjadi ketika keseimbangan pasar untuk suatu barang atau jasa tidak optimal. Kerugian ini sering kali timbul akibat intervensi pemerintah seperti pajak, atau dari kekuatan pasar seperti monopoli. Intinya, deadweight loss adalah “biaya” tak terlihat yang tidak menguntungkan siapa pun, baik pembeli, penjual, maupun pemerintah.

Pajak dan Kerugian Bobot Mati

Pajak adalah salah satu penyebab utama deadweight loss. Ketika pemerintah mengenakan pajak pada suatu barang, harga yang dibayar oleh konsumen menjadi lebih tinggi dan harga yang diterima oleh produsen menjadi lebih rendah. Hal ini menyebabkan jumlah barang yang diperjualbelikan di pasar berkurang dari jumlah yang seharusnya efisien.

Contohnya, jika pemerintah mengenakan pajak pada es krim, beberapa konsumen yang tadinya bersedia membeli dengan harga tanpa pajak kini tidak lagi mau. Begitu juga, beberapa produsen yang bersedia menjual pada harga tanpa pajak kini tidak lagi tertarik. Akibatnya, beberapa transaksi yang seharusnya terjadi dan menciptakan surplus (manfaat) bagi kedua pihak gagal terwujud. Hilangnya surplus inilah yang disebut deadweight loss.

Monopoli dan Kerugian Bobot Mati

Selain pajak, monopoli juga dapat menciptakan deadweight loss. Sebagai satu-satunya penjual di pasar, perusahaan monopoli cenderung membatasi jumlah produksi dan menetapkan harga lebih tinggi dari harga yang seharusnya efisien. Dengan demikian, monopolis memaksimalkan keuntungannya, tetapi mengorbankan kesejahteraan sosial.

Harga yang lebih tinggi ini membuat beberapa konsumen tidak mampu membeli barang, sehingga transaksi yang menguntungkan (menciptakan surplus) bagi masyarakat tidak terjadi. Kerugian dari transaksi yang hilang ini adalah deadweight loss yang disebabkan oleh kekuasaan monopoli.

Baik dari pajak maupun monopoli, deadweight loss menunjukkan adanya inefisiensi dalam alokasi sumber daya. Ini adalah konsep krusial dalam ekonomi karena membantu kita memahami biaya-biaya tersembunyi dari kebijakan dan struktur pasar yang tidak efisien.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Machine Learning dalam Diagnosa Medis: Akurasi Tanpa Batas

    Machine Learning dalam Diagnosa Medis: Akurasi Tanpa Batas

    • calendar_month Rab, 25 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Machine learning (ML), sebuah cabang dari kecerdasan buatan (AI), kini merevolusi dunia medis, terutama dalam bidang diagnosa. Kemampuannya untuk menganalisis sejumlah besar data medis dengan cepat dan akurat membuka potensi akurasi tanpa batas dalam mengidentifikasi penyakit. Dari mendeteksi kanker stadium awal hingga memprediksi risiko penyakit jantung, ML mengubah lanskap perawatan kesehatan. Salah satu keunggulan utama […]

  • Riset Uranium: Membuka Jalan bagi Teknologi Nuklir dan Material Canggih

    Riset Uranium: Membuka Jalan bagi Teknologi Nuklir dan Material Canggih

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Penelitian tentang uranium terus berkembang jauh melampaui perannya sebagai bahan bakar untuk pembangkit listrik tenaga nuklir konvensional. Para ilmuwan di seluruh dunia kini mengeksplorasi sifat-sifat unik unsur ini untuk membuka jalan bagi serangkaian teknologi baru yang lebih aman, efisien, dan serbaguna. Revolusi Reaktor Generasi IV Fokus utama riset saat ini adalah pada pengembangan Reaktor Nuklir […]

  • Belanja Murah di Bandung: Surga Sepatu Cibaduyut dan Grosir Pasar Baru

    Belanja Murah di Bandung: Surga Sepatu Cibaduyut dan Grosir Pasar Baru

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Bandung adalah surganya para pecinta belanja, dan dua tempat yang wajib dikunjungi untuk berburu barang murah adalah Cibaduyut dan Pasar Baru Trade Center. Kedua tempat ini menawarkan pengalaman belanja yang berbeda namun sama-sama menjanjikan harga terjangkau dan pilihan yang melimpah. Cibaduyut: Pusatnya Kerajinan Kulit dan Sepatu Bagi Anda yang mencari sepatu dan produk kulit, Cibaduyut […]

  • Desain Berpikir (Design Thinking): Memicu Solusi Inovatif

    Desain Berpikir (Design Thinking): Memicu Solusi Inovatif

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Dalam lanskap bisnis dan sosial yang terus berubah dengan cepat di Indonesia, kemampuan untuk menghasilkan solusi inovatif menjadi semakin krusial. Desain Berpikir (Design Thinking) adalah pendekatan pemecahan masalah yang berpusat pada manusia, mendorong tim untuk memahami kebutuhan pengguna, menantang asumsi, dan menciptakan solusi yang inovatif dan efektif. Inti dari Desain Berpikir adalah siklus iteratif yang […]

  • LMKN: Menjawab Isu Transparansi dan Distribusi

    LMKN: Menjawab Isu Transparansi dan Distribusi

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sebagai lembaga yang mengelola hak cipta kolektif, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) tidak luput dari kritik, terutama terkait isu transparansi dan distribusi royalti. Namun, penting untuk melihat fakta di balik kritik tersebut dan memahami langkah-langkah yang telah diambil LMKN untuk menjawabnya. Salah satu kritik terbesar adalah kurangnya transparansi mengenai jumlah dana yang terkumpul dan bagaimana […]

  • Sejarah Komik Indonesia: Dari Legenda hingga Webtoon

    Sejarah Komik Indonesia: Dari Legenda hingga Webtoon

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Komik Indonesia memiliki sejarah panjang dan dinamis, mencerminkan perkembangan sosial dan budaya bangsa. Perjalanan ini dimulai jauh sebelum era digital, dari cetakan kertas yang menjadi hiburan utama hingga kini hadir dalam format digital yang dapat diakses melalui gawai. Era awal komik Indonesia dimulai sekitar tahun 1930-an, namun puncaknya terjadi pada dekade 1950-an hingga 1980-an. Masa […]

expand_less