Senin, 16 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Quantitative Easing (QE): Cara Bank Sentral ‘Mencetak Uang’ untuk Selamatkan Ekonomi

Quantitative Easing (QE): Cara Bank Sentral ‘Mencetak Uang’ untuk Selamatkan Ekonomi

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
  • visibility 76
  • comment 0 komentar

Ketika perekonomian menghadapi krisis hebat dan instrumen tradisional seperti penurunan suku bunga acuan tak lagi mempan, bank sentral akan mengeluarkan alat kebijakan moneter yang luar biasa kuat: Quantitative Easing (QE). Istilah ini sering disebut sebagai cara bank sentral “mencetak uang”, namun mekanismenya lebih kompleks dari sekadar menyalakan mesin cetak.

Secara esensial, QE adalah program pembelian aset keuangan dalam skala besar oleh bank sentral. Alih-alih mencetak uang fisik, bank sentral menciptakan uang baru secara digital di neracanya. Uang digital ini kemudian digunakan untuk membeli aset, terutama obligasi pemerintah dan terkadang surat utang korporasi, dari bank-bank komersial dan lembaga keuangan lainnya di pasar terbuka.

Tindakan ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, untuk menyuntikkan likuiditas secara masif ke dalam sistem perbankan. Dengan memiliki lebih banyak uang tunai, bank-bank didorong untuk menyalurkan lebih banyak kredit ke sektor bisnis dan rumah tangga. Kedua, dengan membeli obligasi secara besar-besaran, permintaan terhadap obligasi tersebut meningkat. Hal ini menaikkan harga obligasi dan—yang paling penting—menurunkan imbal hasilnya (yield). Turunnya yield obligasi ini menjadi acuan untuk menekan suku bunga pinjaman jangka panjang di seluruh perekonomian.

Tujuan akhirnya adalah untuk memberikan stimulus ekonomi. Suku bunga yang lebih rendah mendorong perusahaan untuk berinvestasi dan berekspansi, serta merangsang konsumen untuk meminjam dan berbelanja, misalnya melalui KPR atau kredit kendaraan yang lebih murah.

Meskipun efektif, QE bukanlah tanpa risiko. Kritik utama adalah potensi terjadinya inflasi yang tinggi jika terlalu banyak uang beredar di ekonomi. Oleh karena itu, QE dianggap sebagai kebijakan non-konvensional yang hanya digunakan dalam kondisi darurat untuk mencegah keruntuhan ekonomi yang lebih dalam.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Museum Manusia Purba Sangiran: Menyingkap Rahasia Evolusi Manusia di Tanah Jawa

    Museum Manusia Purba Sangiran: Menyingkap Rahasia Evolusi Manusia di Tanah Jawa

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Bagi Anda yang tertarik dengan sejarah awal peradaban manusia, Museum Manusia Purba Sangiran adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Terletak di Sragen, Jawa Tengah, situs ini merupakan salah satu situs arkeologi terpenting di dunia, diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Museum ini menjadi jendela yang memungkinkan kita menelusuri jejak evolusi manusia, jauh sebelum peradaban modern terbentuk. […]

  • Tips Foto dan Dokumentasi yang Etis Selama Umrah

    Tips Foto dan Dokumentasi yang Etis Selama Umrah

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Mendokumentasikan momen-momen suci selama umrah adalah hal yang wajar. Namun, di Tanah Suci, ada etika dan adab yang harus dijaga agar kegiatan foto dan video tidak mengganggu kekhusyukan jamaah lain atau melanggar kesucian tempat. Berikut adalah tips agar dokumentasi Anda tetap etis dan beretika. 1. Niatkan untuk Beribadah, Bukan Berfoto Prioritas utama Anda di Tanah […]

  • Museum Angkut: Pameran Transportasi Spektakuler di Kota Batu

    Museum Angkut: Pameran Transportasi Spektakuler di Kota Batu

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Jika Anda mencari destinasi wisata unik yang memadukan edukasi dan hiburan, Museum Angkut di Kota Batu, Jawa Timur, adalah jawabannya. Museum ini bukan sekadar tempat penyimpanan benda-benda kuno, melainkan sebuah pameran transportasi yang spektakuler. Berdiri di atas lahan seluas 3,8 hektare, Museum Angkut mengajak pengunjungnya menjelajahi sejarah transportasi dari berbagai penjuru dunia. Begitu memasuki area […]

  • Mengenal Ragam Malware dan Strategi Pencegahannya

    Mengenal Ragam Malware dan Strategi Pencegahannya

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Di era digital yang serba terhubung, ancaman keamanan siber menjadi semakin nyata. Salah satu momok yang paling menakutkan adalah malware atau perangkat lunak berbahaya. Memahami berbagai jenis malware dan cara efektif untuk mencegahnya adalah langkah krusial untuk melindungi perangkat dan data pribadi Anda. Mengenal Berbagai Jenis Malware Malware hadir dalam berbagai bentuk, masing-masing dengan cara […]

  • Transformasi Digital Perbankan: Layanan Tanpa Batas

    Transformasi Digital Perbankan: Layanan Tanpa Batas

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Ingat masa-masa ketika harus meluangkan waktu khusus untuk antre di bank? Era itu telah berlalu. Transformasi digital perbankan telah mengubah total cara kita berinteraksi dengan layanan keuangan, menempatkan seluruh akses perbankan langsung di genggaman kita. Layanan tanpa batas kini menjadi standar baru. Melalui mobile banking dan internet banking, kita tidak lagi terikat oleh jam operasional […]

  • Pertanian yang Lebih Kuat: Diversifikasi Tanaman, Senjata Melawan Perubahan Iklim

    Pertanian yang Lebih Kuat: Diversifikasi Tanaman, Senjata Melawan Perubahan Iklim

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Di tengah ketidakpastian cuaca akibat perubahan iklim, petani dihadapkan pada risiko gagal panen yang besar. Strategi yang paling ampuh untuk menghadapi tantangan ini adalah diversifikasi tanaman. Ini bukan hanya tentang menanam satu jenis tanaman, melainkan menciptakan ekosistem pertanian yang beragam dan tangguh, menjadikannya lebih tahan terhadap bencana dan perubahan lingkungan. Mengurangi Risiko dan Meningkatkan Ketahanan […]

expand_less