Kamis, 5 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inovasi » Probiotik untuk Ternak: Meningkatkan Kesehatan Pencernaan dan Produktivitas

Probiotik untuk Ternak: Meningkatkan Kesehatan Pencernaan dan Produktivitas

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
  • visibility 62
  • comment 0 komentar

Di sektor peternakan, penggunaan antibiotik secara rutin untuk memacu pertumbuhan dan mencegah penyakit semakin menjadi isu. Sebagai gantinya, para peternak kini beralih ke solusi yang lebih alami dan berkelanjutan: probiotik untuk ternak. Suplemen mikroba baik ini memainkan peran vital dalam meningkatkan kesehatan pencernaan dan produktivitas hewan, membuka jalan bagi praktik peternakan yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Mengapa Probiotik Penting untuk Kesehatan Usus Ternak?

Usus ternak adalah rumah bagi triliunan mikroorganisme, baik yang bermanfaat maupun yang merugikan. Keseimbangan ekosistem mikroba ini sangat penting untuk kesehatan dan penyerapan nutrisi yang optimal. Ketika keseimbangan ini terganggu (misalnya, akibat stres, perubahan pakan, atau penyakit), bakteri patogen dapat berkembang biak, menyebabkan masalah pencernaan dan penurunan performa.

Probiotik bekerja dengan memperkenalkan mikroorganisme baik, seperti bakteri asam laktat (Lactobacillus) dan ragi (Saccharomyces), ke dalam sistem pencernaan ternak. Mikroorganisme ini membantu menekan pertumbuhan bakteri jahat, memperbaiki penyerapan nutrisi, dan memperkuat sistem imun.

Manfaat Ganda: Pertumbuhan Lebih Baik dan Penurunan Risiko Penyakit

Pemberian probiotik secara rutin terbukti memberikan manfaat signifikan. Pertama, penyerapan pakan menjadi lebih efisien, karena probiotik membantu memecah nutrisi kompleks menjadi bentuk yang lebih mudah diserap oleh tubuh. Ini mengarah pada laju pertumbuhan yang lebih cepat dan konversi pakan yang lebih baik, artinya ternak bisa menghasilkan lebih banyak daging, susu, atau telur dengan jumlah pakan yang sama.

Kedua, dengan menyeimbangkan flora usus dan menekan bakteri patogen, probiotik secara alami mengurangi risiko penyakit pencernaan seperti diare. Ini berarti ternak menjadi lebih sehat dan tidak membutuhkan banyak antibiotik, yang sangat penting untuk memerangi resistensi antibiotik. Probiotik adalah investasi cerdas yang tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga menjamin kesehatan ternak dan keberlanjutan industri peternakan.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paritas Daya Beli (Purchasing Power Parity): Mengapa Big Mac Harganya Beda di Tiap Negara?

    Paritas Daya Beli (Purchasing Power Parity): Mengapa Big Mac Harganya Beda di Tiap Negara?

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda bepergian ke luar negeri dan terkejut melihat harga barang yang sama, seperti Big Mac, jauh berbeda dibandingkan di negara Anda? Fenomena ini bisa dijelaskan dengan konsep ekonomi yang disebut Paritas Daya Beli (Purchasing Power Parity/PPP). Sederhananya, PPP adalah teori yang menyatakan bahwa di pasar yang efisien, tingkat pertukaran (kurs) antara dua mata uang […]

  • Inovasi Terbuka: Mendorong Pertumbuhan Bisnis Melalui Kolaborasi

    Inovasi Terbuka: Mendorong Pertumbuhan Bisnis Melalui Kolaborasi

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Di era persaingan bisnis yang sangat dinamis, perusahaan tidak bisa lagi hanya mengandalkan sumber daya internal untuk berinovasi. Di sinilah konsep inovasi terbuka (open innovation) menjadi strategi krusial untuk meraih pertumbuhan. Berbeda dengan model tradisional yang tertutup, inovasi terbuka adalah paradigma di mana perusahaan secara aktif mencari dan memanfaatkan ide, teknologi, serta bakat dari sumber […]

  • Lompat Batu Nias: Ujian Kedewasaan Ekstrem Suku Nias

    Lompat Batu Nias: Ujian Kedewasaan Ekstrem Suku Nias

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Dari Pulau Nias, Sumatera Utara, lahir sebuah tradisi mendebarkan yang dikenal dunia: Lompat Batu Nias atau Hombo Batu. Bagi masyarakat suku Nias, tradisi ini bukanlah sekadar atraksi, melainkan sebuah ujian kedewasaan paling utama bagi para pemuda untuk membuktikan bahwa mereka layak dianggap dewasa dan menjadi seorang ksatria. Tradisi ini melibatkan aksi melompati sebuah tumpukan batu […]

  • Panduan Lengkap: One Day Trip ke Kepulauan Seribu, Pulau Mana yang Terbaik?

    Panduan Lengkap: One Day Trip ke Kepulauan Seribu, Pulau Mana yang Terbaik?

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Ingin melarikan diri dari hiruk pikuk Jakarta dalam sehari? Kepulauan Seribu adalah jawabannya! Gugusan pulau-pulau eksotis ini menawarkan pesona pantai berpasir putih, air laut jernih, dan pemandangan bawah laut yang memukau. Namun, dengan banyaknya pilihan, pulau mana yang paling ideal untuk one day trip? Berikut adalah beberapa pilihan terbaik yang bisa Anda pertimbangkan. 1. Pulau […]

  • Greenhouse Cerdas: Mengontrol Iklim Mikro untuk Tanaman Bernilai Tinggi

    Greenhouse Cerdas: Mengontrol Iklim Mikro untuk Tanaman Bernilai Tinggi

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Greenhouse Cerdas (Smart Greenhouse) adalah evolusi dari rumah kaca tradisional yang kini terintegrasi dengan teknologi digital, sensor, dan Internet of Things (IoT). Konsep ini memungkinkan petani untuk menciptakan dan mengontrol iklim mikro yang ideal, menjadikannya kunci sukses dalam budidaya tanaman bernilai tinggi yang sensitif terhadap perubahan lingkungan. Dalam Greenhouse Cerdas, faktor-faktor penting seperti suhu, kelembaban, […]

  • Guru Ngaji di Demak Didenda Rp 25 Juta: Kasus Viral yang Menguras Empati Publik

    Guru Ngaji di Demak Didenda Rp 25 Juta: Kasus Viral yang Menguras Empati Publik

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 62
    • 0Komentar

    DEMAK, JAWA TENGAH – Sebuah peristiwa yang menimpa seorang guru ngaji di Demak, Ahmad Zuhdi (63), menjadi viral dan memicu perbincangan luas di seluruh Indonesia. Kasus ini bermula saat sang guru, yang telah mengabdi puluhan tahun, didenda Rp 25 juta oleh wali murid setelah memberikan sanksi fisik kepada seorang siswa. Kronologi kejadian bermula pada bulan […]

expand_less