Kamis, 7 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Investasi » Harga Emas Antam Anjlok Rp 23.000 di Akhir Pekan, Sabtu 28 Juni 2025

Harga Emas Antam Anjlok Rp 23.000 di Akhir Pekan, Sabtu 28 Juni 2025

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
  • visibility 91
  • comment 0 komentar

Memasuki akhir pekan, harga emas batangan keluaran PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan pelemahan yang signifikan. Berdasarkan data terbaru dari situs resmi Logam Mulia pada hari Sabtu, 28 Juni 2025 pukul 08:27 WIB, harga emas tercatat anjlok sebesar Rp 23.000 per gram.

Penurunan tajam ini membuat harga per gram emas Antam hari ini berada di level Rp 1.884.000. Angka ini terkoreksi cukup dalam jika dibandingkan dengan harga perdagangan hari sebelumnya, Jumat (27/6), yang masih dipatok pada Rp 1.907.000 per gram. Pelemahan ini menandai tren penurunan yang patut dicermati oleh para pelaku pasar.

Bagi para investor, koreksi harga yang tajam ini seringkali dianggap sebagai sebuah “golden moment” atau jendela kesempatan untuk melakukan pembelian. Penurunan harga memberikan peluang untuk mengakumulasi emas dengan modal yang lebih rendah, terutama bagi mereka yang memiliki tujuan investasi jangka panjang. Pelemahan harga ini bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pergerakan pasar global dan penguatan nilai tukar mata uang.

Serupa dengan emas, harga perak juga terpantau mengalami penurunan. Harga perak hari ini turun sebesar Rp 350 per gram, menempatkannya pada posisi Rp 20.000 per gram dari harga sebelumnya di Rp 20.350.

Bagi Anda yang berminat untuk melakukan transaksi, baik jual maupun beli (buyback), sangat disarankan untuk selalu memverifikasi harga terkini secara langsung di situs resmi Logam Mulia atau mengunjungi Butik Emas Antam terdekat. Hal ini untuk memastikan Anda mendapatkan harga yang paling akurat saat melakukan transaksi.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dompet Makin Tipis? Kisah Pilu PHK dan Jurus Jitu Selamatkan Daya Beli Rakyat!

    Dompet Makin Tipis? Kisah Pilu PHK dan Jurus Jitu Selamatkan Daya Beli Rakyat!

    • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Angin kencang ketidakpastian ekonomi kembali berhembus kencang di Indonesia. Kabar kurang sedap datang dari berbagai lini industri, mulai dari sektor perhotelan hingga ramainya perbincangan PHK di platform digital seperti TikTok Shop. Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) ini tentu menjadi momok menakutkan bagi banyak pekerja dan keluarga, menimbulkan pertanyaan besar: bagaimana nasib dompet kita selanjutnya? Data […]

  • Teknologi Penangkapan Karbon Langsung (DAC): Menyedot CO2 dari Udara sebagai Solusi Iklim

    Teknologi Penangkapan Karbon Langsung (DAC): Menyedot CO2 dari Udara sebagai Solusi Iklim

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Di tengah perjuangan global melawan perubahan iklim, mengurangi emisi saja tidak lagi cukup. Dunia kini memerlukan teknologi yang mampu membersihkan karbon dioksida (CO2) yang sudah terlanjur ada di atmosfer. Di sinilah peran krusial Teknologi Penangkapan Karbon Langsung (DAC), sebuah inovasi terdepan yang berfungsi layaknya penyedot debu raksasa untuk gas rumah kaca. Berbeda dari penangkapan karbon […]

  • Rijsttafel: Jejak Kemewahan Kolonial di Atas Meja Makan

    Rijsttafel: Jejak Kemewahan Kolonial di Atas Meja Makan

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Rijsttafel, atau “meja nasi” dalam bahasa Belanda, adalah sebuah jamuan makan yang megah, mencerminkan akulturasi budaya antara Indonesia dan Belanda pada masa kolonial. Lebih dari sekadar deretan hidangan, rijsttafel adalah representasi visual dan gastronomi dari kekayaan rempah dan keragaman kuliner Nusantara yang disajikan dengan sentuhan Eropa. Awalnya diciptakan sebagai cara bagi bangsa Belanda untuk menikmati […]

  • Tari Kecak: Drama Ramayana yang Diceritakan Lewat Paduan Suara “Cak”

    Tari Kecak: Drama Ramayana yang Diceritakan Lewat Paduan Suara “Cak”

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Bali, pulau dewata, tak pernah kehabisan pesona budaya. Salah satu pertunjukannya yang paling ikonik dan memukau dunia adalah Tari Kecak. Lebih dari sekadar tarian, Kecak adalah sebuah drama musikal yang unik, menceritakan фрагменты dari epos রামায়ণ (Ramayana) melalui kekuatan vokal ratusan penari pria yang membentuk paduan suara “Cak”. Keistimewaan utama Tari Kecak terletak pada absennya […]

  • Crowdfunding: Alternatif Pendanaan untuk Proyek Kreatif

    Crowdfunding: Alternatif Pendanaan untuk Proyek Kreatif

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Bagi banyak seniman, musisi, filmmaker, atau inovator, tantangan terbesar bukanlah kekurangan ide, melainkan keterbatasan dana. Gagasan brilian sering kali terhenti karena sulitnya mengakses sumber modal konvensional. Di sinilah crowdfunding atau urun dana hadir sebagai alternatif pendanaan yang demokratis dan ampuh, khususnya untuk proyek kreatif. Crowdfunding adalah metode penggalangan dana dari sejumlah besar orang (disebut backers […]

  • Kebun Raya Bogor: Istana, Rusa, dan Pohon Raksasa di Jantung Kota Hujan

    Kebun Raya Bogor: Istana, Rusa, dan Pohon Raksasa di Jantung Kota Hujan

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Kebun Raya Bogor adalah sebuah oase hijau yang terletak di jantung Kota Bogor. Dengan luas mencapai 87 hektar, tempat ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat penelitian botani, tetapi juga menjadi destinasi wisata yang populer. Keberadaannya, yang bersebelahan langsung dengan Istana Kepresidenan Bogor, menambah nilai historis dan keunikan tersendiri. Memasuki Kebun Raya, Anda akan langsung disambut […]

expand_less