Jumat, 6 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Keuangan » Cara Mudah Atur Keuangan Supaya Tidak Habis di Tengah Bulan

Cara Mudah Atur Keuangan Supaya Tidak Habis di Tengah Bulan

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
  • visibility 60
  • comment 0 komentar

Sebagian besar orang mendapatkan pemasukan di awal bulan. Karena pemasukan tersebut terlihat besar, tidak sedikit orang yang langsung menggunakan uang tersebut tanpa menerapkan cara atur keuangan dengan tepat.

Jika dibiarkan, kebiasaan buruk tersebut dapat mengakibatkan sulitnya kehidupan di akhir bulan. Mereka yang terbiasa menghambur-hamburkan uang setelah menerima pemasukan biasanya akan kehabisan uang di tengah bulan. Jika memiliki kebiasaan tersebut, Anda wajib melakukan beberapa hal ini.

Pisahkan Tabungan dan Kebutuhan

Pemasukan bulanan memang ditujukan untuk menjalani kehidupan di setiap bulannya. Akan tetapi, hal itu bukan berarti Anda perlu menghabiskan penghasilan satu bulan hanya untuk kebutuhan satu bulan tersebut. Anda tetap perlu memiliki tabungan untuk berbagai tujuan di masa depan.

Untuk itu, cara atur keuangan yang pertama adalah dengan tidak mencampur tabungan dan kebutuhan dari penghasilan bulanan Anda. Dengan terpisahnya dua hal tersebut, Anda akan lebih mudah dalam mencegah penggunaan jatah masa depan Anda untuk kebutuhan di bulan tersebut.

Tentukan Tujuan Finansial

Berhubungan dengan poin sebelumnya, memiliki tujuan finansial akan membuat Anda lebih mudah dalam memisahkan tabungan dengan kebutuhan bulanan. Anda akan lebih bersemangat dalam menabung jika ada tujuan yang harus tercapai di masa depan.

Anda dapat menargetkan untuk memiliki sejumlah kekayaan di usia tertentu. Sebagai contoh, uang senilai 100 juta rupiah harus Anda miliki sebelum menyentuh usia 30 tahun. Untuk mencapai target tersebut, Anda wajib menyisihkan setidaknya satu juta rupiah secara konsisten di setiap bulannya.

Sisihkan Sebagian Pemasukan
Menyisihkan penghasilan adalah cara atur keuangan selanjutnya yang sering terlupakan. Ketika Anda menerima pemasukan bulanan, berarti Anda memiliki kesempatan untuk menambah nilai tabungan Anda. Agar uang tidak digunakan untuk hal lain, sebaiknya Anda menyisishkan beberapa tepat setelah penerimaan tersebut.
Penyisihan sebagian pemasukan juga dapat menjadi penyelamat dalam keadaan darurat. Misalkan jika Anda tiba-tiba mengalami musibah di akhir bulan, namun jatah kebutuhan bulanan Anda sudah hampir habis, Anda dapat menggunakan uang yang sudah disisihkan di awal bulan.

Rencanakan Pengeluaran
Pengeluaran bulanan dapat ditentukan berdasarkan jumlah pemasukan yang didapatkan. Agar pengeluaran tidak melebihi pemasukan, ada baiknya jika Anda merencanakan hal apa saja yang mengharuskan Anda untuk menggunakan jatah bulanan. Prioritaskanlah hal-hal yang memang merupakan kebutuhan.
Anda dapat mencegah pengeluaran berlebih yang mungkin terjadi dengan perencanaan awal. Jika Anda memiliki rencana pengeluaran yang melebihi kemampuan Anda, Anda dapat menabung untuk hal tersebut hingga Anda mampu membelinya tanpa mengorbankan kebutuhan lain.

Catat Pemasukan dan Pengeluaran
Selain perencanaan, Anda juga perlu mencatat untuk apa saja uang Anda digunakan setiap harinya, termasuk yang bernilai kecil sekalipun. Jika dilakukan secara rutin, cara atur keuangan ini dapat membuat pengeluaran Anda lebih terkontrol sehingga kejadian habisnya uang di tengah bulan dapat dihindari.
Selain pengeluaran, Anda juga dapat mencatat pemasukan yang terkadang datang secara tak terduga. Tanpa adanya catatan pemasukan, pengeluaran Anda dapat melebihi pemasukan utama tanpa Anda sadari. Hal itu bisa terjadi karena Anda menggunakan pemasukan lain yang tidak Anda catat.

Berhutang Jika Sangat Diperlukan
Salah satu kebiasaan yang tidak direkomendasikan, namun masih sering terjadi adalah berhutang. Agar terhindar dari hal tersebut, Anda harus selalu membeli barang sesuai dengan kemampuan Anda. Berhutang dapat mempersulit keuangan bulanan Anda, sehingga tidak berhutang juga termasuk cara mengatur keuangan yang tepat.
Bayangkan jika Anda harus membayar hutang setiap kali Anda menerima pemasukan. Anda akan menggunakan uang yang tidak Anda gunakan untuk membayar hutang tersebut hanya untuk kebutuhan bulanan Anda. Akibatnya, pemasukan bulanan Anda tidak tersisa untuk tabungan atau keperluan darurat yang mungkin diperlukan.
Pada akhirnya, Anda berhak atas segala pemasukan yang Anda dapatkan. Anda dapat dengan bebas menggunakan uang milik Anda. Akan tetapi, jika beberapa cara atur keuangan di atas dijalankan dengan baik, Anda akan mendapatkan kemudahan dalam menjalani kehidupan dari awal, pertengahan, hingga akhir pada setiap bulan.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memahami Hak Anda: UU Perlindungan Konsumen Sektor Keuangan di Indonesia

    Memahami Hak Anda: UU Perlindungan Konsumen Sektor Keuangan di Indonesia

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sebagai nasabah atau pengguna layanan keuangan, Anda memiliki hak-hak yang dilindungi oleh undang-undang. Di Indonesia, perlindungan konsumen di sektor keuangan diatur dalam berbagai peraturan, termasuk Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen serta peraturan khusus yang dikeluarkan oleh otoritas seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Memahami hak-hak ini sangat penting agar Anda dapat bertransaksi dengan […]

  • 5 Destinasi Wisata Religi yang Wajib Dikunjungi Saat Umrah Plus

    5 Destinasi Wisata Religi yang Wajib Dikunjungi Saat Umrah Plus

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Paket Umrah Plus menawarkan kesempatan istimewa untuk memperluas perjalanan spiritual Anda dengan mengunjungi situs-situs bersejarah Islam di luar Mekkah dan Madinah. Berikut adalah 5 destinasi wisata religi yang wajib Anda pertimbangkan dalam paket Umrah Plus Anda. 1. Jabal Uhud Jabal Uhud adalah sebuah bukit yang menjadi saksi bisu salah satu pertempuran penting dalam sejarah Islam, […]

  • Pengalaman Umrah Bersama Anak-anak: Penuh Tawa dan Hikmah

    Pengalaman Umrah Bersama Anak-anak: Penuh Tawa dan Hikmah

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Melaksanakan ibadah Umrah adalah impian setiap Muslim. Namun, bagaimana jika perjalanan spiritual ini ditempuh bersama anak-anak? Jawabannya: akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan, penuh tawa dan hikmah. Memang, butuh persiapan ekstra, tetapi manfaat yang didapatkan jauh lebih besar.   1. Persiapan Mental dan Fisik Sebelum berangkat, ajak anak-anak berbicara tentang Umrah. Ceritakan mengapa kita melakukannya, […]

  • Stop ‘Titip Anak’ di Sekolah: Saatnya Menjadi Orang Tua yang Terlibat Aktif dalam Pendidikan

    Stop ‘Titip Anak’ di Sekolah: Saatnya Menjadi Orang Tua yang Terlibat Aktif dalam Pendidikan

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Istilah “titip anak” di sekolah mungkin terdengar lumrah, namun di baliknya tersimpan pola pikir yang perlu dikoreksi. Sekolah bukanlah tempat penitipan, dan pendidikan anak adalah sebuah kemitraan, bukan transaksi serah terima. Sudah saatnya kita meninggalkan mentalitas pasif dan menyadari bahwa peran orang tua dalam pendidikan adalah kunci kesuksesan anak. Pola pikir “titip anak” secara tidak […]

  • Menemukan Sisi Lain Karangasem: Dari Desa Tenganan hingga Rumah Pohon

    Menemukan Sisi Lain Karangasem: Dari Desa Tenganan hingga Rumah Pohon

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Kabupaten Karangasem di Bali Timur seringkali identik dengan Istana Air Tirta Gangga atau pesisir Amed yang menawan. Namun, wilayah ini menyimpan sisi lain yang jauh lebih beragam, menawarkan perpaduan unik antara warisan budaya kuno dan spot kekinian yang memukau. Mari kita jelajahi kekayaan Karangasem lebih dalam, dari Desa Tenganan hingga Rumah Pohon. Desa Tenganan: Jendela […]

  • Monopoli dan Oligopoli dalam Industri Uranium: Siapa yang Mengendalikan Pasokan Global?

    Monopoli dan Oligopoli dalam Industri Uranium: Siapa yang Mengendalikan Pasokan Global?

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Pasar uranium global sering menjadi sorotan karena struktur pasarnya yang unik. Meskipun tidak ada monopoli murni—di mana hanya ada satu penjual—industri uranium menunjukkan karakteristik oligopoli yang kuat. Artinya, sebagian besar produksi dan pasokan global dikendalikan oleh segelintir perusahaan besar dan entitas milik negara (BUMN). Struktur ini memiliki implikasi signifikan terhadap harga, stabilitas pasokan, dan geopolitik […]

expand_less