Minggu, 13 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata » Menemukan Sisi Lain Karangasem: Dari Desa Tenganan hingga Rumah Pohon

Menemukan Sisi Lain Karangasem: Dari Desa Tenganan hingga Rumah Pohon

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
  • visibility 100
  • comment 0 komentar

Kabupaten Karangasem di Bali Timur seringkali identik dengan Istana Air Tirta Gangga atau pesisir Amed yang menawan. Namun, wilayah ini menyimpan sisi lain yang jauh lebih beragam, menawarkan perpaduan unik antara warisan budaya kuno dan spot kekinian yang memukau. Mari kita jelajahi kekayaan Karangasem lebih dalam, dari Desa Tenganan hingga Rumah Pohon.

Desa Tenganan: Jendela Budaya Bali Aga

Salah satu permata tersembunyi di Karangasem adalah Desa Tenganan Pegringsingan. Desa ini merupakan salah satu dari sedikit desa Bali Aga yang tersisa, yaitu komunitas yang mempertahankan tradisi dan aturan adat pra-Majapahit. Memasuki Tenganan serasa melangkah ke masa lalu. Anda akan disambut oleh arsitektur rumah yang seragam dan suasana desa yang sangat teratur dan bersih.

Desa ini terkenal di seluruh dunia karena kerajinan tenun ikat gandanya yang langka, dikenal sebagai kain Geringsing. Kain ini dipercaya memiliki kekuatan magis untuk menolak bala. Mengunjungi Tenganan bukan sekadar berwisata, melainkan sebuah pengalaman budaya untuk menyaksikan langsung warisan leluhur yang masih hidup.

Rumah Pohon: Spot Instagramable dengan Pemandangan Spektakuler

Setelah menyelami budaya, saatnya menikmati keindahan alam Karangasem dari ketinggian. Beberapa tahun terakhir, Rumah Pohon seperti yang ada di Temega atau daerah lainnya menjadi destinasi populer, terutama bagi para pencari foto Instagramable. Dibangun di atas pohon yang tinggi, tempat ini menawarkan sudut pandang yang unik dan luar biasa. Dari atas, Anda dapat menyaksikan hamparan sawah hijau yang subur, lembah yang asri, dan seringkali dengan latar belakang Gunung Agung yang megah.

Dengan menjelajahi Desa Tenganan dan mengunjungi Rumah Pohon, Anda akan menemukan bahwa Karangasem lebih dari sekadar istana dan pantai. Ini adalah wilayah yang kaya akan sejarah, budaya, dan keindahan alam yang menunggu untuk ditemukan.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adam Smith dan Invisible Hand: Ide Revolusioner yang Membentuk Kapitalisme

    Adam Smith dan Invisible Hand: Ide Revolusioner yang Membentuk Kapitalisme

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Ketika berbicara tentang fondasi ekonomi modern, nama Adam Smith tak bisa dilepaskan. Ekonom dan filsuf asal Skotlandia ini dikenal sebagai “Bapak Ekonomi Modern” berkat karyanya yang monumental, The Wealth of Nations, yang diterbitkan pada tahun 1776. Salah satu konsep paling revolusioner yang ia perkenalkan adalah “invisible hand” atau tangan tak terlihat. Konsep Tangan Tak Terlihat […]

  • Jejak Digitalmu Abadi: Mengapa Kita Perlu Berhati-hati di Dunia Maya?

    Jejak Digitalmu Abadi: Mengapa Kita Perlu Berhati-hati di Dunia Maya?

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Di era digital ini, setiap aktivitas kita di dunia maya meninggalkan jejak. Mulai dari postingan media sosial, komentar di forum online, riwayat pencarian, hingga transaksi e-commerce, semuanya membentuk jejak digital yang bersifat permanen. Seringkali, kita tidak menyadari bahwa jejak-jejak ini takkan pernah benar-benar hilang, bahkan setelah kita menghapusnya. Inilah mengapa penting bagi kita untuk selalu […]

  • Tantangan dan Arah Kebijakan Fiskal Indonesia Pasca-Pandemi

    Tantangan dan Arah Kebijakan Fiskal Indonesia Pasca-Pandemi

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Memasuki pertengahan tahun 2025, Indonesia telah melewati fase darurat pandemi, namun “bekas luka” pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih terasa. Kini, pemerintah dihadapkan pada babak baru yang menuntut kehati-hatian dalam merumuskan kebijakan fiskal. Tujuannya adalah menyeimbangkan antara kebutuhan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dengan keharusan menyehatkan kembali anggaran negara. Tantangan utama yang dihadapi […]

  • Manggokkal Holi: Mengenal Upacara Sakral Memuliakan Leluhur Suku Batak

    Manggokkal Holi: Mengenal Upacara Sakral Memuliakan Leluhur Suku Batak

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Bagi Suku Batak di Sumatera Utara, penghormatan terhadap leluhur (ompu) merupakan salah satu pilar utama kehidupan. Puncak dari penghormatan ini terwujud dalam sebuah upacara adat yang agung dan sakral, yaitu Manggokkal Holi. Tradisi ini adalah upacara pemakaman kedua, di mana tulang belulang para leluhur yang telah lama meninggal akan dibongkar untuk disemayamkan di tempat yang […]

  • Mental Accounting: Jebakan Pikiran yang Mengacaukan Anggaranmu

    Mental Accounting: Jebakan Pikiran yang Mengacaukan Anggaranmu

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Seringkali kita merasa sudah membuat anggaran yang rapi, namun entah mengapa uang tetap terasa cepat habis. Salah satu penyebabnya bisa jadi adalah mental accounting. Ini adalah kecenderungan psikologis kita untuk mengkategorikan uang ke dalam “akun” mental yang berbeda-beda, dan memperlakukan uang dalam setiap akun secara berbeda pula, padahal secara nilai, satu rupiah tetaplah satu rupiah. […]

  • Gudeg: Lebih dari Sekadar Manisan, Simbol Kesabaran Yogyakarta

    Gudeg: Lebih dari Sekadar Manisan, Simbol Kesabaran Yogyakarta

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Gudeg, hidangan khas Yogyakarta, telah lama memikat lidah para pecinta kuliner dengan cita rasa manisnya yang unik dan teksturnya yang lembut. Namun, di balik kelezatannya, tersembunyi filosofi kesabaran dan ketelatenan yang tercermin dalam proses pembuatannya yang memakan waktu berjam-jam. Gudeg bukan hanya makanan, melainkan juga bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Yogyakarta. Bahan utama gudeg […]

expand_less