Kamis, 5 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Keuangan » Perkembangan CBDC di Berbagai Negara: Masa Depan Mata Uang Fiat

Perkembangan CBDC di Berbagai Negara: Masa Depan Mata Uang Fiat

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
  • visibility 67
  • comment 0 komentar

Perlombaan global untuk menerbitkan Central Bank Digital Currency (CBDC) atau mata uang digital bank sentral terus memanas hingga pertengahan tahun 2025. CBDC pada dasarnya adalah versi digital dari mata uang fiat suatu negara yang diterbitkan dan dijamin langsung oleh bank sentral. Ini bukanlah aset kripto, melainkan evolusi dari uang tunai untuk menjawab kebutuhan ekonomi digital yang semakin pesat.

Berbagai negara berada pada tahap pengembangan yang berbeda, didorong oleh keinginan untuk meningkatkan efisiensi pembayaran, memperkuat kebijakan moneter, dan merespons popularitas aset kripto swasta.

Perkembangan di Panggung Global

Hingga Juli 2025, beberapa negara telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengembangan CBDC:

* China: Menjadi yang terdepan dengan e-CNY (Digital Yuan) yang telah diuji coba secara luas di berbagai kota dan sektor, mengintegrasikannya dalam kehidupan sehari-hari jutaan warganya.

* Zona Euro & Inggris: Bank Sentral Eropa (ECB) terus maju dengan proyek Digital Euro, kini memasuki fase persiapan dan uji coba terbatas. Begitu pula dengan Inggris yang giat mengembangkan desain teknis untuk Digital Pound.

* Pelopor Awal: Negara seperti Bahama (Sand Dollar) dan Nigeria (eNaira) telah lebih dulu meluncurkan CBDC mereka, memberikan pelajaran berharga bagi negara lain mengenai tantangan adopsi dan implementasi.

Bagaimana dengan Rupiah Digital di Indonesia?

Di Indonesia, Bank Indonesia (BI) terus mematangkan pengembangan Rupiah Digital melalui Proyek Garuda. Setelah menyelesaikan tahap Proof of Concept (PoC) pada akhir 2024 yang menguji teknologi dan model bisnisnya, kini Proyek Garuda berada dalam fase pengembangan lanjutan. BI berfokus pada penyempurnaan desain wholesale CBDC sebelum melangkah lebih jauh ke tahap ritel.

Tujuan utama Proyek Garuda adalah menciptakan alat pembayaran digital yang aman, efisien, dan terintegrasi, serta menjaga kedaulatan Rupiah di era digital.

Kesimpulan

Perkembangan CBDC menandai pergeseran fundamental dalam sistem keuangan global. Ini adalah langkah strategis bank sentral untuk beradaptasi dengan era digital, bukan untuk menggantikan uang tunai sepenuhnya dalam waktu dekat, melainkan untuk melengkapinya. Bagi Indonesia, keberhasilan Proyek Garuda akan menjadi kunci dalam membangun masa depan ekonomi digital yang inklusif dan berdaya saing.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Blockchain: Lebih dari Sekadar Kripto, Potensi Tanpa Batas

    Blockchain: Lebih dari Sekadar Kripto, Potensi Tanpa Batas

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Ketika mendengar kata Blockchain, sebagian besar dari kita mungkin langsung teringat pada kripto seperti Bitcoin. Namun, teknologi revolusioner ini jauh melampaui mata uang digital, menawarkan potensi tanpa batas untuk merevolusi berbagai industri. Blockchain adalah buku besar digital terdistribusi yang aman dan transparan, di mana setiap transaksi atau “blok” dienkripsi dan dihubungkan secara kronologis, menciptakan rantai […]

  • Savana Tianyar: Merasakan Suasana Afrika di Kaki Gunung Agung

    Savana Tianyar: Merasakan Suasana Afrika di Kaki Gunung Agung

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Bali tidak hanya tentang pantai berpasir putih atau sawah hijau terasering. Di sudut timur laut pulau ini, tersembunyi sebuah lanskap unik yang akan membawa Anda serasa berada di padang rumput Afrika. Selamat datang di Savana Tianyar, sebuah destinasi eksotis di kaki Gunung Agung yang megah. Padang Rumput Kering dengan Latar Dramatis Terletak di Kecamatan Kubu, […]

  • Startup Unicorn: Fenomena Ekonomi dan Dampaknya bagi Inovasi Nasional

    Startup Unicorn: Fenomena Ekonomi dan Dampaknya bagi Inovasi Nasional

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Istilah startup unicorn semakin sering terdengar dalam percakapan mengenai ekonomi digital. Istilah ini tidak merujuk pada hewan mitologi, melainkan pada perusahaan rintisan (startup) swasta yang berhasil mencapai valuasi senilai lebih dari US$1 miliar. Kemunculan raksasa seperti Gojek, Tokopedia, hingga Traveloka di Indonesia adalah bukti nyata bahwa status unicorn bukan lagi sekadar impian, melainkan sebuah fenomena […]

  • LMKN dan Industri Pariwisata: Kolaborasi atau Konflik?

    LMKN dan Industri Pariwisata: Kolaborasi atau Konflik?

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Industri pariwisata dan musik memiliki hubungan yang erat. Hotel, restoran, bar, dan berbagai tempat wisata seringkali menggunakan musik untuk menciptakan suasana yang menarik bagi wisatawan. Namun, hubungan antara industri pariwisata dan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) terkadang diwarnai pertanyaan: apakah ini sebuah kolaborasi yang saling menguntungkan atau justru berpotensi menjadi konflik? Potensi konflik muncul ketika […]

  • Memahami Laporan Analisis PPATK: Menjadi Jembatan ke Proses Penyidikan

    Memahami Laporan Analisis PPATK: Menjadi Jembatan ke Proses Penyidikan

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Dalam upaya pemberantasan kejahatan finansial, PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) memiliki peran yang sangat spesifik. PPATK tidak melakukan penangkapan atau penuntutan, melainkan berfungsi sebagai jembatan yang krusial antara data transaksi yang kompleks dengan proses penyidikan oleh aparat penegak hukum. Jembatan ini diwujudkan melalui Laporan Hasil Analisis (LHA) yang komprehensif. Bukan Sekadar Data, tapi […]

  • Akuaponik: Simbiosis Mutualisme Ikan dan Tanaman dalam Satu Sistem

    Akuaponik: Simbiosis Mutualisme Ikan dan Tanaman dalam Satu Sistem

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Akuaponik adalah inovasi pertanian yang menggabungkan dua sistem menjadi satu: akuakultur (budidaya ikan) dan hidroponik (menanam tanaman tanpa tanah). Dalam sistem ini, ikan dan tanaman hidup berdampingan dalam simbiosis mutualisme, menciptakan ekosistem mini yang sangat efisien dan berkelanjutan. Cara kerjanya sederhana namun cerdas. Air dari kolam ikan yang kaya akan nutrisi dari kotoran ikan dipompa […]

expand_less