Senin, 15 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata » Savana Tianyar: Merasakan Suasana Afrika di Kaki Gunung Agung

Savana Tianyar: Merasakan Suasana Afrika di Kaki Gunung Agung

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
  • visibility 80
  • comment 0 komentar

Bali tidak hanya tentang pantai berpasir putih atau sawah hijau terasering. Di sudut timur laut pulau ini, tersembunyi sebuah lanskap unik yang akan membawa Anda serasa berada di padang rumput Afrika. Selamat datang di Savana Tianyar, sebuah destinasi eksotis di kaki Gunung Agung yang megah.

Padang Rumput Kering dengan Latar Dramatis

Terletak di Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Savana Tianyar menawarkan pemandangan padang rumput luas yang mengering dan berwarna keemasan, terutama saat musim kemarau. Kontras antara lanskap gersang ini dengan siluet Gunung Agung yang berdiri kokoh menciptakan panorama yang dramatis dan sangat fotogenik. Pemandangan ini menjadi semakin sempurna dengan adanya kawanan kuda yang bebas merumput, menambah kesan liar dan alami pada suasana sekitar.

Waktu Terbaik dan Daya Tarik Fotografi

Waktu terbaik untuk mengunjungi Savana Tianyar adalah selama puncak musim kemarau, sekitar bulan Juni hingga Oktober. Pada periode inilah rumput akan berubah menjadi kuning keemasan, memberikan pemandangan paling ikonik. Saat ini (Juli 2025) adalah momen yang sempurna untuk berkunjung. Sinar matahari pagi atau sore hari (golden hour) akan memberikan cahaya terbaik untuk hasil foto yang memukau, menjadikan tempat ini surga bagi para fotografer dan salah satu spot foto Instagramable paling dicari di Bali Timur.

Tips Berkunjung

Untuk mencapai Savana Tianyar, perjalanan akan membawa Anda menyusuri jalanan pedesaan yang tenang. Tidak ada tiket masuk resmi, namun penting untuk selalu menjaga kebersihan dan tidak mengganggu hewan ternak, terutama kuda-kuda yang menjadi ikon tempat ini.

Bagi Anda yang mencari pengalaman berbeda dan ingin menjelajahi sisi lain Bali yang tak terduga, Savana Tianyar adalah destinasi yang wajib masuk dalam daftar perjalanan Anda. Siapkan kamera Anda dan abadikan momen tak terlupakan di “Afrika”-nya Bali.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PPATK: Bukan Sekadar Lembaga, Tapi Benteng Pertahanan Keuangan Negara

    PPATK: Bukan Sekadar Lembaga, Tapi Benteng Pertahanan Keuangan Negara

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Ketika berbicara tentang PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan), kita mungkin hanya melihatnya sebagai lembaga yang mengawasi transaksi keuangan. Namun, peran PPATK jauh lebih dalam dari itu. PPATK adalah benteng pertahanan keuangan negara, yang secara diam-diam namun efektif melindungi Indonesia dari berbagai ancaman kejahatan finansial yang dapat merusak stabilitas ekonomi dan keamanan nasional. Mencegah […]

  • Open Banking: Masa Depan Integrasi Layanan Keuangan

    Open Banking: Masa Depan Integrasi Layanan Keuangan

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda merasa repot harus membuka beberapa aplikasi berbeda—satu untuk mobile banking, satu untuk e-wallet, dan satu lagi untuk investasi? Inilah masalah yang coba dipecahkan oleh Open Banking, sebuah revolusi yang akan mendefinisikan masa depan layanan keuangan. Open Banking adalah praktik di mana bank, atas persetujuan penuh dari nasabah, memberikan akses data keuangan secara aman […]

  • Lebih dari Sekadar Minuman: Memahami Tradisi Minum Tuak dalam Budaya Batak

    Lebih dari Sekadar Minuman: Memahami Tradisi Minum Tuak dalam Budaya Batak

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Di tengah masyarakat Batak, Sumatera Utara, tuak aren bukan sekadar minuman beralkohol tradisional. Lebih dari itu, tradisi minum tuak adalah sebuah ritual sosial yang sarat akan makna kebersamaan, kesetaraan, dan kehangatan persaudaraan (pardonganon). Aktivitas ini telah mengakar kuat dan menjadi bagian tak terpisahkan dari denyut kehidupan budaya Batak. Tempat di mana tradisi ini hidup subur […]

  • Memahami Risiko Suku Bunga dalam Investasi Obligasi

    Memahami Risiko Suku Bunga dalam Investasi Obligasi

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 103
    • 0Komentar

    LObligasi sering dianggap sebagai salah satu instrumen investasi yang lebih aman dibandingkan saham karena menawarkan pendapatan tetap. Namun, bukan berarti obligasi sepenuhnya bebas risiko. Salah satu risiko paling fundamental yang wajib dipahami oleh setiap investor obligasi adalah risiko suku bunga. Risiko ini menjadi faktor utama yang menentukan mengapa harga obligasi bisa naik atau turun di […]

  • Amed & Tulamben: Menyelami Surga Bawah Laut dan Sejarah Bangkai Kapal USAT Liberty

    Amed & Tulamben: Menyelami Surga Bawah Laut dan Sejarah Bangkai Kapal USAT Liberty

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Di pesisir timur Bali yang tenang, tersembunyi surga bagi para penyelam dari seluruh dunia: Amed dan Tulamben. Kawasan ini menawarkan pengalaman menyelam yang unik, memadukan kekayaan hayati laut yang memukau dengan potongan sejarah Perang Dunia II yang legendaris, yaitu bangkai kapal USAT Liberty. Daya tarik utama yang menjadikan Tulamben wajib dikunjungi adalah Bangkai Kapal USAT […]

  • Apa Itu Amunisi Uranium Terdeplesi dan Mengapa Kontroversial?

    Apa Itu Amunisi Uranium Terdeplesi dan Mengapa Kontroversial?

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Uranium terdeplesi (DU) adalah material yang sering menjadi sorotan dalam konflik modern, terutama karena penggunaannya dalam amunisi penembus lapis baja. Namun, apa sebenarnya DU dan mengapa penggunaannya begitu diperdebatkan? Uranium terdeplesi adalah produk sampingan dari proses pengayaan uranium untuk bahan bakar reaktor nuklir atau senjata. Dalam proses ini, isotop Uranium-235 yang lebih radioaktif diambil, menyisakan […]

expand_less