Jumat, 17 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata » 10 Pura Paling Sakral dan Indah di Bali Selain Tanah Lot dan Uluwatu

10 Pura Paling Sakral dan Indah di Bali Selain Tanah Lot dan Uluwatu

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
  • visibility 125
  • comment 0 komentar

Ketika berbicara tentang pura di Bali, nama Tanah Lot dan Uluwatu sering kali menjadi yang pertama disebut. Namun, Pulau Dewata menyimpan ratusan pura lain yang tak kalah sakral dan memukau secara visual. Menjelajahi tempat-tempat ini akan memberikan Anda pengalaman spiritual yang lebih dalam dan pemandangan yang autentik.

Berikut adalah 10 pura paling sakral dan indah di Bali yang wajib Anda kunjungi untuk melihat sisi lain dari kekayaan spiritual pulau ini.

* Pura Besakih: Dikenal sebagai “Pura Ibu” Bali, ini adalah kompleks pura terbesar dan paling suci yang berlokasi di lereng Gunung Agung.

* Pura Ulun Danu Beratan: Pura ikonik yang seolah mengapung di tepi Danau Beratan, Bedugul. Pemandangannya sangat tenang dan fotogenik.

* Pura Tirta Empul: Terkenal dengan sumber air sucinya, tempat umat Hindu dan wisatawan melakukan ritual penyucian diri (Melukat).

* Pura Lempuyang Luhur: Rumah bagi “Gerbang Surga” yang terkenal, menawarkan pemandangan magis Gunung Agung di antara gerbangnya yang megah.

* Goa Gajah: Sebuah kompleks arkeologi unik dengan candi utama berupa gua yang dihiasi ukiran relief misterius dari abad ke-9.

* Pura Taman Ayun: Pura kerajaan Mengwi yang dikelilingi kolam indah. Situs Warisan Dunia UNESCO ini memamerkan arsitektur Bali yang agung.

* Pura Gunung Kawi: Kompleks candi kuno yang dipahat langsung pada tebing batu di kedua sisi sungai, menciptakan suasana yang magis dan damai.

* Tirta Gangga: Bekas istana air kerajaan Karangasem yang indah, dengan kolam-kolam berisi ikan koi, patung, dan air mancur yang tertata artistik.

* Pura Kehen: Salah satu pura termegah di Bangli dengan pintu masuk yang dijaga pohon beringin raksasa dan memiliki banyak tingkatan halaman.

* Pura Luhur Batukaru: Berlokasi di lereng Gunung Batukaru yang sejuk dan tenang, pura ini diselimuti hutan lebat dan suasana yang sangat damai.

Setiap pura menawarkan pengalaman spiritual dan estetika yang unik. Ingatlah untuk selalu mengenakan sarung dan selendang saat berkunjung sebagai tanda menghormati kesucian tempat ibadah ini. Selamat menjelajahi kekayaan spiritual Bali!

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hak Cipta dan Hak Terkait: Perbedaan dan Peran LMKN

    Hak Cipta dan Hak Terkait: Perbedaan dan Peran LMKN

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Dalam dunia musik, ada dua istilah penting yang sering kali disamakan, yaitu Hak Cipta dan Hak Terkait. Memahami perbedaan keduanya sangat krusial, dan di sinilah Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) memainkan peran vital untuk memastikan keduanya terlindungi. Hak Cipta adalah hak eksklusif yang dimiliki oleh pencipta sebuah karya. Dalam musik, Hak Cipta melindungi melodi, lirik, […]

  • Terlalu Manis untuk Jadi Nyata? Begini Cara Menilainya

    Terlalu Manis untuk Jadi Nyata? Begini Cara Menilainya

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Di dunia digital, kita seringkali dihadapkan dengan berbagai tawaran menggiurkan: investasi dengan keuntungan besar dalam semalam, hadiah undian yang tidak pernah kita ikuti, atau pekerjaan dengan gaji fantastis tanpa syarat. Semua tawaran ini memiliki satu kesamaan: mereka “terlalu manis untuk menjadi kenyataan.” Mengapa kita harus skeptis terhadap janji-janji semacam ini? Karena di balik janji manis, […]

  • Membebaskan Diri dari Sunk Cost Fallacy: Mengambil Keputusan yang Lebih Baik

    Membebaskan Diri dari Sunk Cost Fallacy: Mengambil Keputusan yang Lebih Baik

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Pernahkah kamu merasa kesulitan untuk meninggalkan suatu proyek, hubungan, atau investasi, meskipun sudah jelas-jelas tidak memberikan hasil yang baik? Jika iya, kamu mungkin sedang terjebak dalam sunk cost fallacy. Ini adalah kecenderungan psikologis di mana kita terus mengalokasikan sumber daya (waktu, uang, atau tenaga) ke suatu hal karena sudah banyak yang kita korbankan di dalamnya, […]

  • Satelit Broadband: Solusi Jitu Internet untuk Pelosok Negeri

    Satelit Broadband: Solusi Jitu Internet untuk Pelosok Negeri

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Di era digital ini, akses internet telah menjadi kebutuhan pokok. Namun, kenyataannya masih banyak wilayah di Indonesia, terutama di daerah terpencil, tertinggal, dan terluar (3T), yang belum tersentuh koneksi internet memadai. Satelit broadband hadir sebagai jawaban dan solusi paling efektif untuk mengatasi kesenjangan digital ini, membuka gerbang informasi bagi seluruh masyarakat. Mengapa Satelit Broadband Jadi […]

  • Inovasi Terbuka: Mendorong Pertumbuhan Bisnis Melalui Kolaborasi

    Inovasi Terbuka: Mendorong Pertumbuhan Bisnis Melalui Kolaborasi

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Di era persaingan bisnis yang sangat dinamis, perusahaan tidak bisa lagi hanya mengandalkan sumber daya internal untuk berinovasi. Di sinilah konsep inovasi terbuka (open innovation) menjadi strategi krusial untuk meraih pertumbuhan. Berbeda dengan model tradisional yang tertutup, inovasi terbuka adalah paradigma di mana perusahaan secara aktif mencari dan memanfaatkan ide, teknologi, serta bakat dari sumber […]

  • Mamapas Lewu: Ritual Sakral Suku Dayak untuk Membersihkan Lingkungan dari Pengaruh Buruk

    Mamapas Lewu: Ritual Sakral Suku Dayak untuk Membersihkan Lingkungan dari Pengaruh Buruk

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Indonesia kaya akan kearifan lokal yang sarat makna, salah satunya adalah Mamapas Lewu, sebuah ritual sakral yang dijalankan oleh Suku Dayak, khususnya Dayak Ngaju di Kalimantan Tengah. Secara harfiah, “Mamapas” berarti membersihkan atau menyapu, dan “Lewu” berarti kampung atau lingkungan. Jadi, Mamapas Lewu adalah tradisi untuk membersihkan lingkungan dari segala pengaruh buruk. Ritual ini bukan […]

expand_less