Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata » De Voyage Bogor: Berfoto Ala Eropa di Tengah Kota Hujan

De Voyage Bogor: Berfoto Ala Eropa di Tengah Kota Hujan

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
  • visibility 95
  • comment 0 komentar

De Voyage Bogor adalah sebuah destinasi wisata yang menawarkan konsep unik: membawa Anda seolah-olah berlibur ke Eropa tanpa harus meninggalkan Bogor. Tempat ini menjadi sangat populer, terutama di kalangan anak muda dan keluarga, karena menyajikan berbagai spot foto instagramable dengan latar belakang bangunan-bangunan khas Eropa yang berwarna-warni dan detail.

Begitu memasuki area De Voyage, Anda akan disambut oleh suasana yang ceria dan penuh warna. Replika bangunan-bangunan ikonis dari berbagai negara Eropa, seperti kincir angin Belanda, rumah-rumah bergaya Prancis, hingga kanal-kanal kecil ala Venesia, tertata apik menciptakan ilusi sebuah perkampungan Eropa yang menawan. Setiap sudutnya dirancang dengan sangat detail, menjadikannya surga bagi para pecinta fotografi.

Salah satu daya tarik utama De Voyage adalah tersedianya penyewaan kostum-kostum khas Eropa. Anda bisa menyewa gaun ala putri kerajaan, setelan bangsawan, atau pakaian tradisional lainnya untuk semakin menghidupkan suasana foto Anda. Berpose dengan kostum di depan latar belakang bangunan Eropa yang otentik tentu akan menghasilkan foto-foto yang unik dan menarik untuk dibagikan di media sosial.

Selain berfoto, De Voyage juga menawarkan beberapa aktivitas rekreasi yang bisa dinikmati oleh semua usia. Anda bisa menyusuri kanal dengan perahu kecil, bermain di taman labirin, atau menikmati berbagai kuliner yang tersedia di area food court. Tempat ini juga sering mengadakan acara-acara tematik yang menambah daya tariknya.

De Voyage Bogor adalah pilihan yang tepat bagi Anda yang ingin merasakan suasana Eropa dalam waktu singkat dan dengan biaya yang terjangkau. Tempat ini tidak hanya menawarkan spot foto yang menarik, tetapi juga pengalaman liburan yang menyenangkan dan berkesan bagi seluruh keluarga.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uranium Diperkaya: Dualitas Penggunaan dari Pembangkit Listrik hingga Senjata Nuklir

    Uranium Diperkaya: Dualitas Penggunaan dari Pembangkit Listrik hingga Senjata Nuklir

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Uranium adalah elemen alami yang menjadi bahan bakar utama untuk pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Namun, dalam bentuk yang lebih terkonsentrasi melalui proses pengayaan uranium, material ini juga dapat digunakan dalam pembuatan senjata nuklir. Dualitas penggunaan inilah yang menjadikannya subjek pengawasan internasional yang ketat. Proses Pengayaan Uranium Uranium alami sebagian besar terdiri dari dua isotop […]

  • Ekonomi Kriminalitas: Apakah Kemiskinan Mendorong Tindak Kejahatan?

    Ekonomi Kriminalitas: Apakah Kemiskinan Mendorong Tindak Kejahatan?

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Hubungan antara kemiskinan dan tingkat kejahatan sering dianggap sederhana: orang miskin terpaksa berbuat jahat untuk bertahan hidup. Namun, bidang Ekonomi Kriminalitas menawarkan pandangan yang lebih terstruktur, melihat pelaku kejahatan sebagai individu rasional yang menimbang untung dan rugi. Dipopulerkan oleh pemenang Nobel Gary Becker, pendekatan ini berpendapat bahwa seseorang akan melakukan tindak kejahatan jika ekspektasi keuntungan […]

  • Diskriminasi Harga: Mengapa Harga Tiket Pesawat dan Hotel Berbeda?

    Diskriminasi Harga: Mengapa Harga Tiket Pesawat dan Hotel Berbeda?

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda heran melihat harga tiket pesawat atau kamar hotel yang sama bisa berbeda-beda untuk setiap orang? Fenomena ini, yang sering kita alami, bukanlah kebetulan. Ini adalah strategi ekonomi yang dikenal sebagai diskriminasi harga. Diskriminasi harga terjadi ketika sebuah perusahaan menjual produk atau layanan yang sama kepada pelanggan yang berbeda dengan harga yang tidak sama. […]

  • Gotong Royong: Perekat Sosial Bangsa Indonesia yang Mulai Terkikis?

    Gotong Royong: Perekat Sosial Bangsa Indonesia yang Mulai Terkikis?

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Gotong royong adalah salah satu nilai luhur dan DNA asli bangsa Indonesia. Lebih dari sekadar kerja bakti, gotong royong merupakan filosofi hidup yang mengedepankan kebersamaan, solidaritas, dan tolong-menolong tanpa pamrih. Sejak dahulu, semangat inilah yang menjadi fondasi dan perekat sosial, menyatukan masyarakat yang beragam dalam satu tujuan bersama, dari membangun jembatan desa hingga membantu tetangga […]

  • Obligasi Korporasi: Pilihan Cerdas untuk Diversifikasi Portofolio di Luar Saham

    Obligasi Korporasi: Pilihan Cerdas untuk Diversifikasi Portofolio di Luar Saham

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Banyak investor memusatkan portofolionya pada saham untuk mengejar pertumbuhan modal yang tinggi. Namun, menempatkan seluruh dana pada satu jenis aset dapat meningkatkan risiko. Di sinilah pentingnya diversifikasi portofolio, dan salah satu instrumen terbaik untuk melakukannya adalah obligasi korporasi. Apa Itu Obligasi Korporasi? Obligasi korporasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh perusahaan swasta dengan tujuan untuk […]

  • Dari Konvensional ke Digital: Perjalanan LMKN dalam Mengelola Royalti

    Dari Konvensional ke Digital: Perjalanan LMKN dalam Mengelola Royalti

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Industri musik telah melewati transformasi besar dari era fisik ke era digital. Pergeseran ini juga menuntut Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) untuk ikut beradaptasi, melakukan perjalanan dari konvensional ke digital dalam mengelola royalti musik. Transisi ini adalah kunci bagi LMKN untuk tetap relevan dan efektif di masa kini. Pada awalnya, pengelolaan royalti bersifat konvensional dan […]

expand_less