Kamis, 11 Des 2025
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Gotong Royong: Perekat Sosial Bangsa Indonesia yang Mulai Terkikis?

Gotong Royong: Perekat Sosial Bangsa Indonesia yang Mulai Terkikis?

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
  • visibility 55
  • comment 0 komentar

Gotong royong adalah salah satu nilai luhur dan DNA asli bangsa Indonesia. Lebih dari sekadar kerja bakti, gotong royong merupakan filosofi hidup yang mengedepankan kebersamaan, solidaritas, dan tolong-menolong tanpa pamrih. Sejak dahulu, semangat inilah yang menjadi fondasi dan perekat sosial, menyatukan masyarakat yang beragam dalam satu tujuan bersama, dari membangun jembatan desa hingga membantu tetangga yang sedang berduka.

Nilai gotong royong adalah cerminan sejati dari sila ketiga Pancasila, “Persatuan Indonesia.” Praktik ini mampu memecah sekat-sekat perbedaan suku, agama, maupun status sosial, karena semua anggota masyarakat membaur dan bekerja sama untuk kepentingan komunal. Rasa kepemilikan dan tanggung jawab bersama terhadap lingkungan sekitar pun tumbuh subur, menciptakan komunitas yang tangguh dan harmonis.

Namun, di tengah derasnya arus modernisasi dan urbanisasi, muncul kekhawatiran. Gaya hidup individualistis yang semakin mengemuka di perkotaan, di mana interaksi sosial seringkali bersifat transaksional, seolah perlahan mengikis semangat gotong royong. Kesibukan dan fokus pada kepentingan pribadi membuat banyak orang tidak lagi memiliki waktu atau bahkan mengenal tetangga di sekitarnya. Tradisi seperti kerja bakti atau siskamling (sistem keamanan lingkungan) di beberapa tempat mulai ditinggalkan.

Lantas, apakah gotong royong benar-benar akan lenyap? Mungkin tidak sepenuhnya. Semangat ini bisa jadi hanya bertransformasi ke bentuk-bentuk baru, seperti penggalangan dana online untuk korban bencana atau gerakan komunitas sukarela.

Meski demikian, ini adalah pengingat bagi kita semua. Merevitalisasi semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari adalah tanggung jawab bersama untuk memastikan agar perekat sosial bangsa Indonesia ini tidak benar-benar terkikis oleh zaman, dan dapat terus diwariskan kepada generasi mendatang.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada Penipuan Pengisian E-Wallet: Amankan Dana Digital Anda!

    Waspada Penipuan Pengisian E-Wallet: Amankan Dana Digital Anda!

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 13
    • 0Komentar

    E-wallet atau dompet digital telah merevolusi cara kita bertransaksi, menawarkan kemudahan dan kecepatan. Namun, kemudahan ini juga membuka celah baru bagi para penipu yang menyasar proses pengisian e-wallet. Modus penipuan ini dirancang untuk mencuri dana digital Anda dengan berbagai cara licik, sehingga sangat penting bagi kita untuk selalu waspada. Salah satu modus paling umum adalah […]

  • Pemanfaatan Alga: Bio-stimulan Alami untuk Pertumbuhan Tanaman Optimal

    Pemanfaatan Alga: Bio-stimulan Alami untuk Pertumbuhan Tanaman Optimal

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Di tengah upaya mencari solusi pertanian yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan di Indonesia, alga muncul sebagai sumber daya alam yang menjanjikan. Berbagai jenis alga, baik mikro maupun makro (rumput laut), memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai bio-stimulan pertumbuhan tanaman. Kandungan nutrisi dan senyawa bioaktif dalam alga dapat meningkatkan kesehatan tanah, merangsang pertumbuhan tanaman, dan […]

  • Gamelan: Orkestra Magis Jawa dan Bali yang Memukau Dunia

    Gamelan: Orkestra Magis Jawa dan Bali yang Memukau Dunia

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Suara magisnya telah menggema ke seluruh penjuru dunia, membawa harmoni dari tanah Jawa dan Bali. Inilah Gamelan, sebuah ansambel musik tradisional yang secara resmi diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO pada tahun 2021. Lebih dari sekadar alunan musik, Gamelan adalah sebuah orkestra agung yang menjadi detak jantung kebudayaan di Indonesia, memukau siapa saja yang […]

  • Gudeg: Lebih dari Sekadar Manisan, Simbol Kesabaran Yogyakarta

    Gudeg: Lebih dari Sekadar Manisan, Simbol Kesabaran Yogyakarta

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Gudeg, hidangan khas Yogyakarta, telah lama memikat lidah para pecinta kuliner dengan cita rasa manisnya yang unik dan teksturnya yang lembut. Namun, di balik kelezatannya, tersembunyi filosofi kesabaran dan ketelatenan yang tercermin dalam proses pembuatannya yang memakan waktu berjam-jam. Gudeg bukan hanya makanan, melainkan juga bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Yogyakarta. Bahan utama gudeg […]

  • Pantai Pandawa: Pesona “Pantai Rahasia” di Balik Tebing Kapur

    Pantai Pandawa: Pesona “Pantai Rahasia” di Balik Tebing Kapur

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Kawasan wisata Bali Selatan tidak pernah kehabisan pesona, dan salah satu permata terindahnya adalah Pantai Pandawa. Dahulu dikenal sebagai “pantai rahasia” karena aksesnya yang tersembunyi di balik perbukitan kapur, kini Pandawa telah menjadi destinasi favorit wisatawan yang menawarkan pemandangan spektakuler dan pengalaman unik. Jalan Megah Menuju Surga Tersembunyi Daya tarik Pantai Pandawa dimulai bahkan sebelum […]

  • Nganggung: Tradisi Kebersamaan Masyarakat Bangka Belitung

    Nganggung: Tradisi Kebersamaan Masyarakat Bangka Belitung

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Di Kepulauan Bangka Belitung, semangat gotong royong dan kebersamaan tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan dalam sebuah tradisi indah bernama Nganggung. Tradisi ini adalah wujud nyata dari silahturahmi dan kepedulian sosial, di mana masyarakat berkumpul membawa makanan dari rumah masing-masing untuk dinikmati bersama-sama. Keunikan tradisi Nganggung terletak pada prosesinya. Setiap keluarga akan membawa sebuah nampan […]

expand_less