Menjelajahi Nusa Ceningan: Pesona Blue Lagoon & Ikoniknya Jembatan Kuning
- account_circle Muhamad Fatoni
- calendar_month Kam, 17 Jul 2025
- visibility 16
- comment 0 komentar

Terjepit di antara hiruk pikuk Nusa Lembongan dan keagungan Nusa Penida, terletak sebuah permata tersembunyi bernama Nusa Ceningan. Pulau terkecil dari tiga bersaudara ini menawarkan pesona petualangan yang unik, dengan dua ikon utamanya adalah Blue Lagoon yang memukau dan Jembatan Kuning yang fotogenik.
Wisata Nusa Ceningan sering kali dimulai dengan menyeberangi jembatan ikoniknya. Mari kita jelajahi mengapa pulau kecil ini wajib masuk dalam daftar perjalanan Anda.
Jembatan Kuning: Gerbang Ikonik Penuh Cinta
Jembatan Kuning, atau yang sering disebut “Jembatan Cinta,” adalah urat nadi yang menghubungkan Nusa Lembongan dengan Nusa Ceningan. Jembatan gantung sempit ini sendiri telah menjadi sebuah destinasi. Melintasinya dengan skuter atau berjalan kaki sambil merasakan ayunannya yang lembut adalah sebuah pengalaman tersendiri.
Warna kuningnya yang cerah kontras dengan birunya laut di bawah, menjadikannya salah satu spot foto paling populer di kepulauan Nusa. Jembatan ini bukan hanya sebuah penyeberangan, melainkan gerbang menuju petualangan yang menanti di Nusa Ceningan.
Blue Lagoon: Birunya Air yang Tidak Nyata
Setelah menyeberang, tujuan utama banyak orang adalah Blue Lagoon Nusa Ceningan. Sesuai namanya, ini adalah sebuah teluk kecil yang dikelilingi tebing karang dengan warna air biru toska yang luar biasa jernih dan pekat, hampir terlihat tidak nyata.
Tempat ini adalah surga bagi para fotografer. Deburan ombak yang menghantam tebing menciptakan pemandangan alam yang dramatis dan kuat. Meskipun aktivitas lompat tebing (cliff jumping) sudah tidak sepopuler dulu karena alasan keamanan, pesona utama Blue Lagoon sebagai salah satu pemandangan terindah di Bali tidak pernah pudar.
Nusa Ceningan membuktikan bahwa ukuran bukanlah segalanya. Dengan perpaduan antara ikon buatan manusia dan keajaiban alam, pulau ini menawarkan pengalaman yang ringkas namun sangat berkesan.
- Penulis: Muhamad Fatoni
Saat ini belum ada komentar