Kamis, 19 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata » Menyaksikan Kemeriahan Omed-omedan: Festival Ciuman Massal yang Unik di Sesetan, Bali

Menyaksikan Kemeriahan Omed-omedan: Festival Ciuman Massal yang Unik di Sesetan, Bali

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
  • visibility 61
  • comment 0 komentar

Bali tak pernah kehabisan tradisi unik yang memukau wisatawan dari seluruh dunia. Salah satunya adalah Omed-omedan, sebuah festival ciuman massal yang digelar di Banjar Kaja, Desa Sesetan, Denpasar Selatan. Tradisi ini merupakan bagian dari perayaan Hari Raya Nyepi dan menjadi daya tarik tersendiri karena keunikannya yang penuh keceriaan dan kebersamaan.

Omed-omedan, yang dalam bahasa Bali berarti “tarik-menarik”, melibatkan sekelompok pemuda dan pemudi yang belum menikah dari banjar setempat. Mereka dibagi menjadi dua kelompok, laki-laki dan perempuan, dan saling berhadapan di sepanjang jalan desa. Dengan diiringi gamelan baleganjur yang bersemangat, para peserta saling berpelukan dan mencoba untuk mencium satu sama lain, sementara warga dan pecalang (petugas keamanan desa) menyiramkan air untuk memeriahkan suasana dan kadang kala memisahkan pasangan yang berpelukan terlalu erat.

Tradisi ini dipercaya memiliki sejarah panjang dan konon berawal dari upaya untuk menghentikan wabah penyakit. Menurut cerita turun-temurun, ketika wabah melanda desa, para tetua adat mendapatkan petunjuk spiritual untuk mengadakan ritual unik ini. Ajaibnya, setelah ritual Omed-omedan pertama kali dilaksanakan, wabah tersebut berangsur-angsur menghilang. Sejak saat itu, tradisi ini terus dilestarikan sebagai bentuk syukur dan harapan akan kesehatan serta kesejahteraan desa.

Meskipun terlihat seperti perayaan yang penuh kebebasan, Omed-omedan tetap memiliki aturan dan nilai-nilai luhur. Peserta haruslah pemuda dan pemudi yang belum menikah dan berasal dari banjar setempat. Tradisi ini juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan antar warga. Kemeriahan dan keunikan Omed-omedan menarik banyak wisatawan yang ingin menyaksikan langsung tradisi yang tak biasa ini.

Menyaksikan Omed-omedan adalah pengalaman budaya yang tak terlupakan. Bukan hanya karena keunikannya, tetapi juga karena suasana suka cita dan kebersamaan yang terpancar dari para peserta dan warga desa. Jika Anda berkesempatan mengunjungi Bali setelah Hari Raya Nyepi, jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan langsung festival ciuman massal yang unik dan penuh warna di Sesetan ini.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Benih Hibrida Super: Inovasi untuk Produksi Pangan yang Lebih Tinggi

    Benih Hibrida Super: Inovasi untuk Produksi Pangan yang Lebih Tinggi

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Di tengah tuntutan untuk memenuhi kebutuhan pangan yang terus meningkat, pertanian tidak bisa lagi mengandalkan cara-cara lama. Inovasi menjadi kunci, dan salah satu terobosan paling signifikan adalah pengembangan benih hibrida super. Benih ini bukan sekadar benih biasa, melainkan hasil pemuliaan genetik yang cerdas, dirancang untuk memberikan produksi pangan yang lebih tinggi dan kualitas yang lebih […]

  • Ketika Hukuman dan Disiplin Menjadi Dilema: Di Mana Batasan Wajar bagi Guru?

    Ketika Hukuman dan Disiplin Menjadi Dilema: Di Mana Batasan Wajar bagi Guru?

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Menegakkan disiplin di sekolah adalah tugas penting, namun kini menjadi dilema besar. Di satu sisi, guru dituntut untuk membentuk karakter siswa agar bertanggung jawab. Di sisi lain, ada kekhawatiran tindakan disiplin disalahartikan sebagai kekerasan, bahkan berujung viral di media sosial. Lantas, di manakah sebenarnya batasan wajar hukuman guru yang efektif, mendidik, namun tetap manusiawi dan […]

  • Mengenal Konsep Permintaan dan Penawaran: Bagaimana Harga Terbentuk di Pasar

    Mengenal Konsep Permintaan dan Penawaran: Bagaimana Harga Terbentuk di Pasar

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa harga suatu barang bisa naik atau turun? Jawabannya terletak pada dua kekuatan dasar ekonomi: permintaan dan penawaran. Memahami kedua konsep ini adalah kunci untuk menguraikan bagaimana harga keseimbangan terbentuk di pasar. Permintaan mengacu pada kuantitas suatu barang atau jasa yang diinginkan dan mampu dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga dalam […]

  • Dutch Disease: Kutukan bagi Negara yang Terlalu Bergantung pada Satu Komoditas Ekspor

    Dutch Disease: Kutukan bagi Negara yang Terlalu Bergantung pada Satu Komoditas Ekspor

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Fenomena Dutch Disease atau Penyakit Belanda adalah istilah dalam ekonomi yang menjelaskan dampak negatif yang bisa terjadi pada sektor-sektor ekonomi lainnya ketika sebuah negara mengalami ledakan pendapatan dari satu sektor sumber daya alam yang melimpah (misalnya, minyak, gas, atau mineral). Nama ini berasal dari pengalaman Belanda pada tahun 1960-an setelah penemuan cadangan gas alam yang […]

  • Model Cournot vs. Bertrand: Memahami Kompetisi Oligopoli

    Model Cournot vs. Bertrand: Memahami Kompetisi Oligopoli

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Pasar oligopoli adalah struktur di mana hanya ada beberapa perusahaan yang dominan, sehingga setiap keputusan perusahaan secara signifikan memengaruhi pasar dan pesaing lainnya. Dalam menganalisis perilaku perusahaan-perusahaan ini, para ekonom menggunakan model-model yang berbeda, dua yang paling terkenal adalah Model Cournot dan Model Bertrand. Perbedaan utama terletak pada variabel strategi yang digunakan oleh perusahaan: kuantitas […]

  • Teori Agensi: Menyelaraskan Kepentingan Manajer dan Pemilik Perusahaan

    Teori Agensi: Menyelaraskan Kepentingan Manajer dan Pemilik Perusahaan

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Dalam sebuah perusahaan modern, sering kali ada pemisahan antara pemilik (pemegang saham) dan pengelola (manajer). Para pemilik mendelegasikan tanggung jawab kepada manajer untuk mengelola perusahaan sehari-hari. Hubungan ini dikenal sebagai hubungan “agensi,” di mana manajer bertindak sebagai agen bagi pemilik. Namun, di balik hubungan ini, sering muncul masalah mendasar yang dijelaskan oleh Teori Agensi. Teori […]

expand_less