Kamis, 11 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata » Menyaksikan Kemeriahan Omed-omedan: Festival Ciuman Massal yang Unik di Sesetan, Bali

Menyaksikan Kemeriahan Omed-omedan: Festival Ciuman Massal yang Unik di Sesetan, Bali

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
  • visibility 77
  • comment 0 komentar

Bali tak pernah kehabisan tradisi unik yang memukau wisatawan dari seluruh dunia. Salah satunya adalah Omed-omedan, sebuah festival ciuman massal yang digelar di Banjar Kaja, Desa Sesetan, Denpasar Selatan. Tradisi ini merupakan bagian dari perayaan Hari Raya Nyepi dan menjadi daya tarik tersendiri karena keunikannya yang penuh keceriaan dan kebersamaan.

Omed-omedan, yang dalam bahasa Bali berarti “tarik-menarik”, melibatkan sekelompok pemuda dan pemudi yang belum menikah dari banjar setempat. Mereka dibagi menjadi dua kelompok, laki-laki dan perempuan, dan saling berhadapan di sepanjang jalan desa. Dengan diiringi gamelan baleganjur yang bersemangat, para peserta saling berpelukan dan mencoba untuk mencium satu sama lain, sementara warga dan pecalang (petugas keamanan desa) menyiramkan air untuk memeriahkan suasana dan kadang kala memisahkan pasangan yang berpelukan terlalu erat.

Tradisi ini dipercaya memiliki sejarah panjang dan konon berawal dari upaya untuk menghentikan wabah penyakit. Menurut cerita turun-temurun, ketika wabah melanda desa, para tetua adat mendapatkan petunjuk spiritual untuk mengadakan ritual unik ini. Ajaibnya, setelah ritual Omed-omedan pertama kali dilaksanakan, wabah tersebut berangsur-angsur menghilang. Sejak saat itu, tradisi ini terus dilestarikan sebagai bentuk syukur dan harapan akan kesehatan serta kesejahteraan desa.

Meskipun terlihat seperti perayaan yang penuh kebebasan, Omed-omedan tetap memiliki aturan dan nilai-nilai luhur. Peserta haruslah pemuda dan pemudi yang belum menikah dan berasal dari banjar setempat. Tradisi ini juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan antar warga. Kemeriahan dan keunikan Omed-omedan menarik banyak wisatawan yang ingin menyaksikan langsung tradisi yang tak biasa ini.

Menyaksikan Omed-omedan adalah pengalaman budaya yang tak terlupakan. Bukan hanya karena keunikannya, tetapi juga karena suasana suka cita dan kebersamaan yang terpancar dari para peserta dan warga desa. Jika Anda berkesempatan mengunjungi Bali setelah Hari Raya Nyepi, jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan langsung festival ciuman massal yang unik dan penuh warna di Sesetan ini.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Crowdfunding Investasi: Cara Inovatif Membiayai Startup dan UMKM

    Crowdfunding Investasi: Cara Inovatif Membiayai Startup dan UMKM

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Bagi banyak startup dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia, akses terhadap modal usaha seringkali menjadi tantangan utama. Namun, kini hadir sebuah solusi pendanaan modern yang menjembatani kesenjangan tersebut, yaitu crowdfunding investasi. Metode ini, yang di Indonesia secara resmi dikenal sebagai Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi (Securities Crowdfunding atau […]

  • Berani Bertanya, Berani Melaporkan: Langkah Penting Setelah Terkena Penipuan

    Berani Bertanya, Berani Melaporkan: Langkah Penting Setelah Terkena Penipuan

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Menjadi korban penipuan bukanlah aib. Faktanya, banyak penipu profesional sangat terampil dalam memanipulasi orang, bahkan yang paling cerdas sekalipun. Reaksi pertama setelah menyadari bahwa Anda telah tertipu sering kali adalah rasa malu, frustrasi, atau bahkan keputusasaan. Namun, perasaan-perasaan ini tidak boleh menghentikan Anda untuk mengambil tindakan. Berani bertanya dan berani melaporkan adalah dua langkah terpenting […]

  • Golden Sunrise Sikunir: Menikmati Matahari Terbit Terbaik di Negeri Atas Awan

    Golden Sunrise Sikunir: Menikmati Matahari Terbit Terbaik di Negeri Atas Awan

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Bukit Sikunir adalah salah satu destinasi wisata paling populer di Dataran Tinggi Dieng. Tempat ini telah lama dikenal sebagai surga bagi para pemburu “Golden Sunrise”, sebuah julukan yang diberikan karena pemandangan matahari terbitnya yang spektakuler dan keemasan. Berada di ketinggian 2.263 meter di atas permukaan laut, Sikunir menawarkan pengalaman yang tak akan terlupakan. Untuk menyaksikan […]

  • Aciawata: Merayakan Kekayaan dan Persatuan dalam Pesta Adat Tahunan Pulau Kei

    Aciawata: Merayakan Kekayaan dan Persatuan dalam Pesta Adat Tahunan Pulau Kei

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Bud Kei di Maluku Tenggara memiliki kekayaan tradisi dan budaya yang memukau, salah satunya adalah Aciawata, sebuah pesta adat tahunan yang menjadi puncak perayaan dan ungkapan syukur masyarakat setempat. Lebih dari sekadar festival, Aciawata adalah momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan, melestarikan nilai-nilai luhur, dan merayakan hasil bumi serta keberkahan yang telah diterima selama setahun […]

  • Analisis Dampak Kenaikan Suku Bunga The Fed terhadap Ekonomi Indonesia

    Analisis Dampak Kenaikan Suku Bunga The Fed terhadap Ekonomi Indonesia

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Keputusan bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), untuk menaikkan suku bunga acuan adalah peristiwa yang selalu menjadi sorotan global. Meskipun hanya terjadi di AS, kebijakan ini memiliki dampak signifikan dan kompleks terhadap perekonomian negara lain, termasuk Indonesia. Mengapa demikian? Karena dolar AS masih menjadi mata uang cadangan utama dunia. Mekanisme Dampak: Kurs, Modal, […]

  • Menciptakan Ekosistem Sekolah yang Sehat: Tanggung Jawab Bersama

    Menciptakan Ekosistem Sekolah yang Sehat: Tanggung Jawab Bersama

    • calendar_month Ming, 3 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sekolah adalah lebih dari sekadar tempat belajar; ia adalah sebuah ekosistem yang kompleks dan dinamis. Sama seperti ekosistem alam, kesehatan dan keberlanjutan sekolah sangat bergantung pada kolaborasi semua elemen di dalamnya. Menciptakan lingkungan sekolah yang positif dan suportif adalah tanggung jawab bersama antara kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Tanpa sinergi dari semua pihak, […]

expand_less