Solo (Surakarta): Menjelajahi Kota Kembaran Jogja yang Lebih Tenang
- account_circle Muhamad Fatoni
- calendar_month 15 menit yang lalu
- visibility 1
- comment 0 komentar

Jika Yogyakarta seringkali identik dengan keramaian turis, Solo atau Surakarta menawarkan pesona yang tak kalah memikat, namun dengan ritme yang lebih tenang dan otentik. Dijuluki “Kota Kembaran Jogja,” Solo adalah destinasi ideal bagi mereka yang ingin merasakan denyut nadi budaya Jawa yang kental tanpa harus berdesakan. Kota ini adalah tempat di mana tradisi, seni, dan sejarah bersatu dalam suasana yang bersahaja.
Salah satu ikon utama Solo adalah dua keratonnya yang megah, Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dan Pura Mangkunegaran. Keduanya tidak hanya menjadi tempat tinggal keluarga kerajaan, tetapi juga museum hidup yang menampilkan arsitektur indah, koleksi benda-benda bersejarah, dan berbagai peninggalan seni. Mengunjungi keraton ini, Anda akan merasa seolah-olah kembali ke masa lalu, merasakan keagungan masa lalu kerajaan.
Selain keraton, Solo juga dikenal sebagai pusat industri batik. Anda bisa mengunjungi Kampung Batik Laweyan atau Kampung Batik Kauman untuk melihat langsung proses pembuatan batik tulis dan cap, serta membeli beragam kain batik dengan motif-motif tradisional yang cantik. Aktivitas ini tidak hanya memberikan pengalaman belanja, tetapi juga edukasi tentang warisan budaya Indonesia yang adiluhung.
Solo juga menawarkan pengalaman kuliner yang menggugah selera. Jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi Nasi Liwet, Tengkleng dan Selat Solo, hidangan khas yang sulit ditemukan di tempat lain. Dengan segala pesonanya, Solo adalah permata tersembunyi yang menunggu untuk dieksplorasi, menawarkan kehangatan budaya dan ketenangan yang sulit ditolak.
- Penulis: Muhamad Fatoni
Saat ini belum ada komentar