Taman Sari: Menelusuri Lorong Rahasia dan Pemandian Para Putri di Jantung Kota Jogja
- account_circle Muhamad Fatoni
- calendar_month Sel, 19 Agu 2025
- visibility 12
- comment 0 komentar

Taman Sari, atau yang dikenal juga sebagai Water Castle, adalah salah satu warisan sejarah Kesultanan Yogyakarta yang paling memukau. Berlokasi tidak jauh dari Keraton, kompleks yang dulunya merupakan taman dan tempat rekreasi bagi sultan dan keluarga ini kini menjadi destinasi wisata populer. Mengunjungi Taman Sari adalah seperti memasuki labirin yang penuh dengan lorong rahasia dan pemandian megah.
Dibangun pada pertengahan abad ke-18 oleh Sultan Hamengkubuwono I, Taman Sari memiliki arsitektur yang unik, memadukan gaya Jawa dengan pengaruh Eropa. Di dalamnya, terdapat berbagai bangunan yang memiliki fungsi berbeda. Daya tarik utamanya adalah pemandian-pemandian yang indah, seperti Umbul Binangun, tempat pemandian khusus bagi sultan, permaisuri, dan para putri. Kolam-kolam ini dikelilingi oleh bangunan-bangunan tinggi, menciptakan privasi dan keindahan yang luar biasa.
Selain pemandian, Taman Sari juga terkenal dengan lorong-lorong dan tangga bawah tanah yang konon digunakan sebagai jalur rahasia dan tempat perlindungan. Menjelajahi lorong-lorong yang gelap dan lembab ini akan memberikan sensasi petualangan yang seru. Salah satu lorong bahkan akan membawa Anda ke sebuah masjid bawah tanah yang unik, yaitu Sumur Gumuling, tempat yang dulunya digunakan untuk beribadah.
Bagian lain dari kompleks ini yang tak kalah menarik adalah Pulo Kenanga, sebuah pulau buatan yang dulunya berfungsi sebagai tempat peristirahatan sultan, dan Danau buatan yang kini telah mengering. Bangunan-bangunan ini, meskipun sudah tidak utuh, tetap memancarkan pesona sejarahnya.
Taman Sari adalah bukti nyata dari kreativitas dan keindahan arsitektur masa lalu. Tempat ini menawarkan pengalaman yang berbeda, memadukan sejarah, keindahan arsitektur, dan misteri yang menarik untuk ditelusuri.
- Penulis: Muhamad Fatoni
Saat ini belum ada komentar