Rabu, 5 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Tabuik: Drama Kolosal Peringatan Asyura di Pariaman, Sumatera Barat

Tabuik: Drama Kolosal Peringatan Asyura di Pariaman, Sumatera Barat

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
  • visibility 171
  • comment 0 komentar

Pariaman, sebuah kota pesisir di Sumatera Barat, memiliki tradisi unik dan megah dalam memperingati Hari Asyura, yaitu Tabuik. Lebih dari sekadar ritual keagamaan, Tabuik menjelma menjadi sebuah drama kolosal yang melibatkan ribuan masyarakat dan menarik perhatian wisatawan dari berbagai penjuru. Tradisi ini merupakan perwujudan rasa duka cita atas gugurnya Imam Husain, cucu Nabi Muhammad SAW, dalam pertempuran di Karbala.

Inti dari tradisi Tabuik adalah pembuatan dan pengarakan dua buah “tabuik,” yaitu menara usungan tinggi yang terbuat dari bambu, rotan, dan kertas warna-warni. Kedua tabuik ini melambangkan jenazah Imam Husain. Proses pembuatannya melibatkan berbagai kelompok masyarakat dengan tugas masing-masing, mulai dari mencari material, merakit kerangka, hingga menghiasnya dengan ornamen khas.

Rangkaian acara Tabuik berlangsung selama beberapa hari, diisi dengan berbagai ritual dan pertunjukan. Dimulai dari pengambilan tanah liat di tepi pantai yang melambangkan prosesi pemakaman, dilanjutkan dengan menebang batang pisang sebagai simbol peperangan di Karbala, hingga puncak acara yaitu “hoyak tabuik” atau mengarak tabuik keliling kota.

Hoyak tabuik menjadi momen yang paling dinanti. Ribuan masyarakat berbondong-bondong mengikuti arak-arakan, mengiringi tabuik yang diusung oleh puluhan orang. Iringan musik tradisional seperti talempong dan gandang menambah semarak suasana. Puncak dari Tabuik adalah ketika kedua tabuik dibawa ke tepi pantai dan dilarung ke laut. Prosesi pelarungan ini melambangkan pelepasan kesedihan dan pengharapan akan keberkahan.

Tabuik bukan hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga memiliki nilai sosial dan budaya yang kuat. Tradisi ini mempererat tali persaudaraan antar masyarakat Pariaman dan menjadi identitas budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Selain itu, Tabuik juga menjadi daya tarik wisata yang signifikan, menghidupkan perekonomian lokal dan mengenalkan kekayaan budaya Sumatera Barat kepada dunia. Meskipun memiliki sejarah yang panjang dan sarat makna, tradisi Tabuik terus dilestarikan dan dikembangkan oleh masyarakat Pariaman sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan mereka.

 

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Komputer Generasi Kedua: Era Transistor yang Lebih Cepat dan Kecil

    Mengenal Komputer Generasi Kedua: Era Transistor yang Lebih Cepat dan Kecil

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Transisi dari tabung vakum yang besar dan rentan ke komponen yang lebih revolusioner menandai hadirnya Komputer Generasi Kedua (sekitar 1950-an – 1960-an). Ini adalah era ketika transistor mengambil alih peran utama, membawa kemajuan signifikan yang mengubah wajah komputasi. Dibandingkan pendahulunya, komputer generasi ini jauh lebih cepat, lebih kecil, dan lebih andal. Penemuan transistor pada tahun […]

  • Vaksin Berbasis RNA: Revolusi Cepat dan Fleksibel dalam Melawan Epidemi

    Vaksin Berbasis RNA: Revolusi Cepat dan Fleksibel dalam Melawan Epidemi

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi vaksin berbasis RNA (mRNA) telah membuktikan diri sebagai garda terdepan yang revolusioner dalam penanganan pandemi dan epidemi. Keunggulan utama vaksin jenis ini terletak pada kecepatan pengembangan dan fleksibilitasnya dalam menghadapi berbagai jenis patogen, menjadikannya aset krusial dalam kesehatan masyarakat global. Mekanisme Kerja Vaksin RNA yang Efisien Vaksin RNA bekerja dengan […]

  • Belajar Adaptif: Personalisasi untuk Efektivitas Maksimal

    Belajar Adaptif: Personalisasi untuk Efektivitas Maksimal

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Di tengah perkembangan teknologi pendidikan yang pesat, metode belajar adaptif hadir sebagai solusi inovatif untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih personal dan efektif. Pendekatan ini secara dinamis menyesuaikan materi pembelajaran dengan kebutuhan unik setiap individu, memastikan setiap pelajar mendapatkan dukungan yang tepat untuk mencapai potensi maksimal mereka. Apa Itu Belajar Adaptif? Belajar adaptif adalah metode […]

  • Peran Cadangan Devisa dalam Menjaga Stabilitas Kurs Mata Uang

    Peran Cadangan Devisa dalam Menjaga Stabilitas Kurs Mata Uang

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Dalam perekonomian modern, kurs mata uang memiliki peran sentral dalam menentukan daya beli suatu negara dan daya saing ekspor-impornya. Fluktuasi kurs yang tidak terkendali dapat menciptakan ketidakpastian dan mengganggu stabilitas ekonomi. Di sinilah cadangan devisa memainkan peran krusial sebagai “benteng” pertahanan sebuah negara. Apa Itu Cadangan Devisa? Cadangan devisa adalah aset-aset dalam mata uang asing […]

  • Serunya Wisata Petik Apel di Batu Malang: Sensasi Panen Langsung dari Pohon

    Serunya Wisata Petik Apel di Batu Malang: Sensasi Panen Langsung dari Pohon

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Kota Batu, Malang, selalu punya cara istimewa untuk memanjakan wisatawan. Salah satu ikon yang tidak boleh dilewatkan adalah Wisata Petik Apel. Terletak di dataran tinggi yang sejuk, aktivitas ini menawarkan pengalaman agrowisata yang unik dan edukatif bagi segala usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Sensasi Panen di Udara Sejuk Saat memasuki area perkebunan, Anda […]

  • Urban Farming: Menghijaukan Perkotaan, Mendekatkan Pangan

    Urban Farming: Menghijaukan Perkotaan, Mendekatkan Pangan

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Urban farming atau pertanian perkotaan adalah gerakan yang mengubah lahan-lahan kosong, atap gedung, balkon, atau bahkan dinding vertikal di tengah kota menjadi area produktif penghasil pangan. Lebih dari sekadar hobi, urban farming adalah solusi inovatif untuk tantangan ketahanan pangan dan lingkungan di perkotaan modern. Konsep utamanya adalah mendekatkan sumber pangan ke konsumen. Dengan menanam sayuran, […]

expand_less