Kamis, 5 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Teknologi » Revolusi Medis: Manufaktur Aditif Hadirkan Organ Buatan dan Protesa Kustom

Revolusi Medis: Manufaktur Aditif Hadirkan Organ Buatan dan Protesa Kustom

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
  • visibility 59
  • comment 0 komentar

Dunia medis tengah mengalami transformasi besar berkat teknologi manufaktur aditif atau yang lebih dikenal sebagai pencetakan 3D. Inovasi ini membuka jalan bagi pembuatan organ buatan yang fungsional dan protesa yang sepenuhnya dapat disesuaikan, memberikan harapan baru bagi jutaan pasien di seluruh dunia.

Manufaktur aditif merevolusi cara pembuatan perangkat medis, beralih dari produksi massal “satu ukuran untuk semua” menjadi solusi yang sangat personal. Dengan memanfaatkan data pindaian medis pasien seperti CT scan atau MRI, dokter dan insinyur dapat merancang dan mencetak implan dan protesa dengan presisi tinggi yang pas secara anatomi.

Protesa Kustom yang Mengubah Hidup

Bagi para penyandang disabilitas, manufaktur aditif menawarkan pembuatan kaki dan tangan palsu (protesa) yang tidak hanya terjangkau tetapi juga ringan dan dirancang khusus sesuai kebutuhan dan gaya hidup pengguna. Proses kustomisasi ini memastikan kenyamanan dan fungsionalitas yang jauh lebih unggul dibandingkan metode konvensional. Material yang digunakan pun beragam, mulai dari plastik ringan hingga logam kuat seperti titanium, memungkinkan terciptanya protesa yang tahan lama dan sesuai dengan aktivitas penggunanya.

Harapan Baru dari Organ Buatan

Lebih jauh lagi, teknologi ini merambah ke ranah yang lebih kompleks: penciptaan organ buatan melalui proses yang disebut bioprinting. Para ilmuwan menggunakan “tinta biologis” (bio-ink) yang terbuat dari sel hidup pasien sendiri untuk mencetak jaringan dan struktur organ lapis demi lapis.

Meskipun pencetakan organ kompleks seperti jantung atau hati yang sepenuhnya fungsional masih dalam tahap penelitian intensif, berbagai terobosan signifikan telah tercapai. Para peneliti telah berhasil mencetak jaringan kulit, tulang rawan, pembuluh darah, bahkan struktur organ yang lebih kecil seperti telinga buatan yang ditransplantasikan pada pasien.

Ke depan, teknologi organ buatan ini berpotensi besar untuk mengatasi masalah krusial daftar tunggu donor organ yang panjang dan mengurangi risiko penolakan transplantasi oleh tubuh, karena organ tersebut dibuat dari sel pasien sendiri. Manufaktur aditif tidak diragukan lagi adalah pilar masa depan perawatan kesehatan personal yang lebih efektif dan inklusif.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekonomi Digital dan Revolusi Industri 4.0: Peluang dan Tantangan di Era Modern

    Ekonomi Digital dan Revolusi Industri 4.0: Peluang dan Tantangan di Era Modern

    • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Ekonomi digital dan Revolusi Industri 4.0 bukan lagi sekadar wacana, melainkan realitas yang mengubah lanskap global secara fundamental. Keduanya saling terkait erat, menciptakan ekosistem baru yang penuh peluang sekaligus tantangan di era modern ini. Peluang Tak Terbatas di Era Konektivitas Revolusi Industri 4.0, dengan pilar utamanya seperti Internet of Things (IoT), big data, kecerdasan buatan […]

  • Mengunjungi Desa Penglipuran: Pesona Desa Adat Terbersih di Dunia

    Mengunjungi Desa Penglipuran: Pesona Desa Adat Terbersih di Dunia

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 59
    • 0Komentar

    KDi tengah pesatnya pariwisata modern Bali, Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli hadir sebagai oase ketenangan dan tradisi. Dikenal luas sebagai salah-satu desa terbersih di dunia, desa adat ini menawarkan pengalaman budaya yang otentik dan memukau, menjadikannya destinasi wajib kunjung saat Anda berlibur di Pulau Dewata. Saat pertama kali melangkahkan kaki, Anda akan langsung disambut oleh […]

  • Keamanan di Tambang Uranium: Menjinakkan Risiko Radiasi dan Fisik

    Keamanan di Tambang Uranium: Menjinakkan Risiko Radiasi dan Fisik

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Penambangan uranium menghadirkan tantangan keselamatan yang unik, menggabungkan bahaya pertambangan konvensional dengan risiko radiologis. Oleh karena itu, penerapan keamanan di tambang uranium memerlukan protokol yang sangat ketat dan multi-lapis untuk melindungi pekerja dari bahaya yang tak terlihat maupun yang terlihat. Risiko Utama: Paparan Radiasi Risiko tambang uranium yang paling signifikan adalah paparan radiasi. Ada tiga […]

  • BFIN Tebar Dividen Interim Rp 519 Miliar: Rp 35 per Saham Masuk Rekening Investor!

    BFIN Tebar Dividen Interim Rp 519 Miliar: Rp 35 per Saham Masuk Rekening Investor!

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 41
    • 0Komentar

    PT BFI Finance Indonesia Tbk. (BFIN) kembali membuktikan kinerja keuangan yang solid dengan mengumumkan pembagian dividen tunai interim yang signifikan. BFIN berencana membagikan total dividen senilai Rp 519,72 miliar untuk periode tahun buku 2025. Nilai dividen interim ini setara dengan Rp 35 per saham, sebuah langkah yang menarik perhatian pasar dan menunjukkan komitmen perusahaan pembiayaan […]

  • Peran Sentral Uranium dalam Perang Dingin: Bahan Bakar Perlombaan Senjata Nuklir

    Peran Sentral Uranium dalam Perang Dingin: Bahan Bakar Perlombaan Senjata Nuklir

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Jauh sebelum dikenal sebagai sumber energi, uranium adalah elemen paling strategis dan ditakuti di dunia. Selama era Perang Dingin (1947-1991), mineral radioaktif ini menjadi bahan mentah yang mendefinisikan konflik ideologis antara Amerika Serikat dan Uni Soviet. Peran utamanya bukan untuk listrik, melainkan sebagai pemicu utama perlombaan senjata nuklir yang mengancam eksistensi manusia. Setelah Proyek Manhattan […]

  • Crowdfunding: Alternatif Pendanaan untuk Proyek Kreatif

    Crowdfunding: Alternatif Pendanaan untuk Proyek Kreatif

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Bagi banyak seniman, musisi, filmmaker, atau inovator, tantangan terbesar bukanlah kekurangan ide, melainkan keterbatasan dana. Gagasan brilian sering kali terhenti karena sulitnya mengakses sumber modal konvensional. Di sinilah crowdfunding atau urun dana hadir sebagai alternatif pendanaan yang demokratis dan ampuh, khususnya untuk proyek kreatif. Crowdfunding adalah metode penggalangan dana dari sejumlah besar orang (disebut backers […]

expand_less