Rabu, 4 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Teater Koma: Panggung Kritik Sosial yang Tak Pernah Padam

Teater Koma: Panggung Kritik Sosial yang Tak Pernah Padam

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
  • visibility 98
  • comment 0 komentar

Dalam khazanah seni pertunjukan Indonesia, Teater Koma berdiri tegak sebagai salah satu kelompok teater paling berpengaruh dan produktif. Sejak didirikan pada tahun 1977 oleh N. Riantiarno, Teater Koma telah menorehkan jejak yang tak terhapuskan dalam sejarah perteateran tanah air, terutama melalui karya-karyanya yang berani mengangkat isu-isu sosial dan politik.

Ciri khas pertunjukan Teater Koma terletak pada naskah-naskah yang cerdas, dialog yang tajam, dan penyutradaraan yang inovatif. Mereka tidak pernah ragu untuk mengkritisi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari korupsi, ketidakadilan, hingga masalah kemanusiaan. Balutan komedi satir sering kali menjadi senjata ampuh mereka dalam menyampaikan pesan yang mendalam kepada penonton. Lakon-lakon seperti “Opera Kecoa,” “Sampek Engtay,” dan “Republik Bagong” adalah beberapa contoh karya ikonik yang berhasil mencuri perhatian publik sekaligus memicu perdebatan.

Lebih dari sekadar kritik, Teater Koma juga dikenal dengan kualitas produksi yang prima. Tata panggung yang megah, kostum yang detail, serta akting para pemain yang solid menjadi elemen penting yang selalu memanjakan mata dan pikiran penonton. Konsistensi dalam berkarya selama lebih dari empat dekade membuktikan dedikasi dan profesionalisme kelompok teater ini.

Teater Koma bukan hanya sekadar kelompok seni, tetapi juga merupakan representasi semangat perlawanan dan kebebasan berekspresi. Di tengah berbagai tantangan dan perubahan zaman, mereka terus mempertahankan komitmen untuk menyuarakan kebenaran dan menggugah kesadaran masyarakat melalui kekuatan seni teater. Keberadaan Teater Koma menjadi pengingat bahwa seni memiliki peran penting sebagai kontrol sosial dan agen perubahan.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sampah Bukan Sekadar Masalah: Memahami Konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle)

    Sampah Bukan Sekadar Masalah: Memahami Konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle)

    • calendar_month Sel, 24 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sampah seringkali dianggap sepele, padahal merupakan salah satu masalah lingkungan terbesar yang kita hadapi. Penumpukan sampah mengancam kesehatan ekosistem, mencemari tanah dan air, serta berkontribusi pada emisi gas rumah kaca. Untuk mengatasi krisis ini, kita perlu memahami konsep 3R: Reduce, Reuse, dan Recycle – sebuah filosofi yang melampaui sekadar membuang sampah. Reduce (Mengurangi) adalah langkah […]

  • Harga Emas Melonjak: Efek Perang Iran dan Israel, Senin 16 Juni 2025

    Harga Emas Melonjak: Efek Perang Iran dan Israel, Senin 16 Juni 2025

    • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Pasar emas global kembali bergejolak. Pada Senin, 16 Juni 2025, harga emas tercatat mengalami kenaikan signifikan. Lonjakan ini bukan tanpa alasan, melainkan dampak langsung dari eskalasi ketegangan antara Iran dan Israel yang kembali memanas. Konflik geopolitik di Timur Tengah selalu menjadi katalisator kuat bagi pergerakan harga komoditas strategis, termasuk emas. Emas, yang dikenal sebagai aset […]

  • Paritas Daya Beli (Purchasing Power Parity): Mengapa Big Mac Harganya Beda di Tiap Negara?

    Paritas Daya Beli (Purchasing Power Parity): Mengapa Big Mac Harganya Beda di Tiap Negara?

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda bepergian ke luar negeri dan terkejut melihat harga barang yang sama, seperti Big Mac, jauh berbeda dibandingkan di negara Anda? Fenomena ini bisa dijelaskan dengan konsep ekonomi yang disebut Paritas Daya Beli (Purchasing Power Parity/PPP). Sederhananya, PPP adalah teori yang menyatakan bahwa di pasar yang efisien, tingkat pertukaran (kurs) antara dua mata uang […]

  • Panduan Umrah untuk Wanita Hamil dan Menyusui

    Panduan Umrah untuk Wanita Hamil dan Menyusui

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 59
    • 0Komentar

    LBagi wanita hamil atau menyusui, menunaikan ibadah umrah adalah momen spiritual yang mendalam. Meskipun demikian, ada persiapan ekstra yang perlu diperhatikan demi kesehatan ibu dan janin atau bayi. Berikut adalah panduan penting untuk memastikan ibadah umrah Anda berjalan lancar dan aman. Konsultasi Medis Adalah Kunci Langkah pertama yang paling penting adalah berkonsultasi dengan dokter kandungan […]

  • Jejak Digitalmu Abadi: Mengapa Kita Perlu Berhati-hati di Dunia Maya?

    Jejak Digitalmu Abadi: Mengapa Kita Perlu Berhati-hati di Dunia Maya?

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Di era digital ini, setiap aktivitas kita di dunia maya meninggalkan jejak. Mulai dari postingan media sosial, komentar di forum online, riwayat pencarian, hingga transaksi e-commerce, semuanya membentuk jejak digital yang bersifat permanen. Seringkali, kita tidak menyadari bahwa jejak-jejak ini takkan pernah benar-benar hilang, bahkan setelah kita menghapusnya. Inilah mengapa penting bagi kita untuk selalu […]

  • Isotop Uranium: U-235, U-238, dan Perannya

    Isotop Uranium: U-235, U-238, dan Perannya

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Uranium adalah elemen yang unik karena memiliki berbagai isotop, di mana yang paling dikenal dan vital adalah Uranium-235 (U-235) dan Uranium-238 (U-238). Perbedaan utama antara keduanya terletak pada jumlah neutron di dalam intinya, yang pada akhirnya menentukan peran dan pemanfaatannya yang signifikan dalam berbagai aplikasi, terutama energi nuklir. Secara alamiah, Uranium-238 (U-238) adalah isotop yang […]

expand_less