Jumat, 6 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Edukasi » Belajar dari Kasus Viral: Etika Menyelesaikan Perselisihan dengan Pihak Sekolah Tanpa Merendahkan Martabat Guru

Belajar dari Kasus Viral: Etika Menyelesaikan Perselisihan dengan Pihak Sekolah Tanpa Merendahkan Martabat Guru

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
  • visibility 65
  • comment 0 komentar

Hampir setiap bulan, linimasa media sosial kita diramaikan oleh kasus viral yang melibatkan orang tua, siswa, dan guru. Naluri untuk melindungi anak memang kuat, namun meluapkan amarah di dunia maya sebelum mengetahui duduk perkara sering kali lebih banyak merugikan daripada menguntungkan.

Belajar dari berbagai kejadian, ada etika dan cara yang lebih bijak dalam menyelesaikan perselisihan dengan pihak sekolah tanpa harus mengorbankan martabat pendidik.

Langkah pertama dan utama adalah menahan diri untuk tidak membuat status atau unggahan yang menyudutkan. Alih-alih, lakukan tabayyun—proses mencari kejelasan dan kebenaran langsung ke sumbernya. Menggunakan media sosial sebagai pengadilan publik hanya akan memperkeruh suasana, menutup pintu dialog, dan berpotensi menimbulkan fitnah.

Saatnya menerapkan etika komunikasi orang tua guru yang dewasa. Hubungi pihak sekolah secara resmi untuk menjadwalkan pertemuan. Saat berdialog:

* Datang dengan Niat Mencari Solusi: Anggap guru dan sekolah sebagai mitra, bukan lawan. Niat yang baik akan tercermin dari nada bicara dan sikap Anda.

* Sampaikan Fakta, Bukan Emosi: Jelaskan masalah secara kronologis dan tenang. Hindari menggunakan kata-kata kasar atau tuduhan yang tidak berdasar.

* Dengarkan Perspektif Sekolah: Berikan kesempatan kepada guru atau kepala sekolah untuk memberikan penjelasan dari sudut pandang mereka.

Jika komunikasi buntu, mintalah proses mediasi resmi yang difasilitasi oleh pihak sekolah atau bahkan komite sekolah. Jalur ini jauh lebih terhormat dan produktif.

Menyebarkan konflik ke ranah publik tidak hanya merusak martabat guru, tetapi juga memberikan contoh buruk bagi anak tentang cara menyelesaikan masalah. Dengan memilih jalur komunikasi yang dewasa dan penuh hormat, kita tidak hanya menyelesaikan masalah secara efektif, tetapi juga turut menjaga ekosistem pendidikan yang sehat dan positif.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Hanya Emas, Ini 4 Alasan Melirik Investasi Perak

    Tak Hanya Emas, Ini 4 Alasan Melirik Investasi Perak

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Saat berbicara tentang investasi logam mulia, emas seringkali menjadi pilihan utama sebagai aset safe haven. Namun, ada ‘adiknya’ yang tak kalah menarik dan seringkali terlupakan: perak. Sebagai alternatif selain emas, investasi perak menawarkan sejumlah keunggulan unik yang layak dipertimbangkan, terutama di tengah kondisi ekonomi saat ini. Bagi investor yang ingin diversifikasi, memahami potensi perak adalah […]

  • Kebijakan Fiskal vs. Moneter: Dua Senjata Utama Pemerintah Mengatur Ekonomi

    Kebijakan Fiskal vs. Moneter: Dua Senjata Utama Pemerintah Mengatur Ekonomi

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Ketika perekonomian suatu negara melambat atau inflasi meroket, pemerintah tidak tinggal diam. Ada dua “senjata” utama yang digunakan untuk menstabilkan dan mengarahkan ekonomi ke jalur yang benar: Kebijakan Fiskal dan Kebijakan Moneter. Meskipun tujuannya sama—menciptakan pertumbuhan ekonomi yang stabil—keduanya dijalankan oleh pihak yang berbeda dengan instrumen yang berbeda pula. Kebijakan Fiskal: Senjata di Tangan Pemerintah […]

  • Jamu: Kearifan Herbal Nenek Moyang untuk Kesehatan Modern

    Jamu: Kearifan Herbal Nenek Moyang untuk Kesehatan Modern

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Dalam dunia yang serba cepat dan modern, kita sering kali lupa akan kearifan lokal yang telah terbukti secara turun-temurun. Salah satunya adalah jamu, warisan herbal nenek moyang kita yang kini kembali menjadi sorotan sebagai solusi kesehatan alami. Lebih dari sekadar minuman, jamu adalah cerminan dari filosofi hidup seimbang dengan alam. Terbuat dari bahan-bahan alami seperti […]

  • Mengapa Pakaian Ihram Wanita Tidak Boleh Berjahit?

    Mengapa Pakaian Ihram Wanita Tidak Boleh Berjahit?

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Ibadah Umrah dan Haji adalah perjalanan suci yang memiliki aturan ketat, salah satunya terkait pakaian ihram. Jika laki-laki diwajibkan memakai dua helai kain putih tanpa jahitan, pakaian ihram wanita justru diperbolehkan berjahit. Lalu, mengapa mitos “tidak boleh berjahit” begitu populer di kalangan wanita? Mari kita luruskan kesalahpahaman ini.   1. Aturan Syariat yang Berbeda Aturan […]

  • Capek Dikejar Utang? Ini Strategi Ampuh Mengelolanya dengan Bijak!

    Capek Dikejar Utang? Ini Strategi Ampuh Mengelolanya dengan Bijak!

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Utang bisa menjadi beban finansial yang berat jika tidak dikelola dengan benar. Cicilan bulanan yang menumpuk dapat menggerogoti pendapatan dan menghambat Anda mencapai tujuan keuangan lainnya. Namun, jangan khawatir! Dengan strategi yang tepat, Anda bisa mengelola utang dengan bijak dan bahkan mencapai kebebasan finansial dari jeratan utang. Langkah pertama adalah identifikasi dan catat semua utang […]

  • Akulturasi Rasa: Jejak Kuliner Arab dan India dalam Masakan Nusantara

    Akulturasi Rasa: Jejak Kuliner Arab dan India dalam Masakan Nusantara

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Indonesia sejak lama dikenal sebagai titik temu berbagai peradaban dunia. Selain rempah-rempah aslinya, kekayaan rasa masakan Nusantara banyak dipengaruhi oleh kedatangan para pedagang dari Arab dan India berabad-abad silam. Pengaruh ini tidak hanya membawa bahan baru, tetapi juga teknik memasak yang mengubah wajah kuliner Indonesia menjadi lebih kaya dan berkarakter. Pengaruh India sangat kental terasa […]

expand_less