Rabu, 4 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Sejarah Nasi Goreng: Transformasi Bekal Sederhana Menjadi Ikon Nasional

Sejarah Nasi Goreng: Transformasi Bekal Sederhana Menjadi Ikon Nasional

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
  • visibility 69
  • comment 0 komentar

Nasi goreng, hidangan sederhana namun kaya rasa, telah menjelma menjadi ikon kuliner Indonesia yang mendunia. Di balik popularitasnya, tersimpan sejarah panjang yang menarik, mengisahkan tentang evolusi dari sekadar cara cerdas memanfaatkan sisa nasi menjadi hidangan yang dicintai oleh berbagai kalangan.

Akar nasi goreng dapat ditelusuri hingga ke tradisi kuliner Tiongkok. Teknik menggoreng nasi diyakini dibawa oleh para pedagang dan imigran Tiongkok ke berbagai penjuru Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Di Tiongkok, hidangan serupa yang dikenal sebagai chao fan memang sudah menjadi cara umum untuk mengolah nasi sisa agar tidak terbuang percuma.

Namun, di Nusantara, nasi goreng mengalami adaptasi dan perkembangan yang signifikan, menyesuaikan dengan bahan-bahan lokal dan selera masyarakat. Rempah-rempah khas Indonesia seperti bawang merah, bawang putih, cabai, dan terasi mulai menjadi bumbu utama, memberikan cita rasa yang berbeda dan unik dibandingkan dengan nasi goreng Tiongkok. Kecap manis, bahan yang sangat populer di Indonesia, juga menjadi pembeda yang signifikan, memberikan warna cokelat dan rasa manis gurih yang khas.

Pada masa kolonial, nasi goreng menjadi hidangan yang umum dikonsumsi oleh berbagai lapisan masyarakat, dari rakyat jelata hingga kaum berada. Kemudahannya dalam pembuatan dan fleksibilitas bahan menjadikannya pilihan praktis dan ekonomis. Berbagai variasi nasi goreng pun mulai bermunculan, tergantung pada bahan tambahan yang digunakan, seperti telur, ayam, udang, petai, dan sayuran.

Setelah kemerdekaan, nasi goreng semakin mengukuhkan posisinya sebagai hidangan nasional. Ia mudah ditemukan di mana saja, dari warung kaki lima hingga restoran mewah. Bahkan, nasi goreng seringkali menjadi menu andalan di luar negeri ketika memperkenalkan kuliner Indonesia. Kisah nasi goreng adalah contoh bagaimana sebuah hidangan sederhana dapat bertransformasi menjadi simbol kuliner suatu bangsa, kaya akan sejarah dan cita rasa yang otentik.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peran PPATK dalam Pengembalian Aset Hasil Kejahatan

    Peran PPATK dalam Pengembalian Aset Hasil Kejahatan

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Kejahatan finansial, seperti korupsi dan pencucian uang, tidak hanya merugikan negara tetapi juga masyarakat. Salah satu tujuan utama pemberantasan kejahatan ini adalah pengembalian aset yang dicuri, dan dalam proses ini, PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) memegang peranan yang sangat penting. PPATK bertindak sebagai jembatan yang menghubungkan penyelidikan keuangan dengan penegakan hukum untuk memastikan […]

  • Machine Learning dalam Diagnosa Medis: Akurasi Tanpa Batas

    Machine Learning dalam Diagnosa Medis: Akurasi Tanpa Batas

    • calendar_month Rab, 25 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Machine learning (ML), sebuah cabang dari kecerdasan buatan (AI), kini merevolusi dunia medis, terutama dalam bidang diagnosa. Kemampuannya untuk menganalisis sejumlah besar data medis dengan cepat dan akurat membuka potensi akurasi tanpa batas dalam mengidentifikasi penyakit. Dari mendeteksi kanker stadium awal hingga memprediksi risiko penyakit jantung, ML mengubah lanskap perawatan kesehatan. Salah satu keunggulan utama […]

  • LMKN: Mengapa Setiap Pengusaha Perlu Memahami Fungsinya

    LMKN: Mengapa Setiap Pengusaha Perlu Memahami Fungsinya

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Di tengah kesibukan mengelola bisnis, banyak pengusaha mungkin tidak menyadari satu hal penting: penggunaan musik di tempat usaha memiliki konsekuensi hukum dan finansial. Di sinilah Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) hadir dan mengapa setiap pengusaha perlu memahami fungsinya. LMKN bukanlah lembaga penegak hukum yang menakutkan, melainkan sebuah jembatan yang memudahkan pengusaha untuk mematuhi peraturan hak […]

  • Mengamankan Dunia: Pengendalian Senjata Nuklir dan Stok Uranium Global

    Mengamankan Dunia: Pengendalian Senjata Nuklir dan Stok Uranium Global

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Di dunia yang masih memiliki ribuan hulu ledak nuklir, pengendalian senjata nuklir dan pengawasan ketat terhadap stok uranium global menjadi pilar utama untuk mencegah bencana. Keduanya adalah dua sisi dari mata uang yang sama dalam upaya menjaga keamanan global, yaitu memastikan senjata paling berbahaya di dunia dan bahan bakunya tidak pernah digunakan. Upaya pengendalian senjata […]

  • Menggali Potensi Zakat dan Wakaf dalam Pembangunan Ekonomi Umat

    Menggali Potensi Zakat dan Wakaf dalam Pembangunan Ekonomi Umat

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Zakat dan wakaf, seringkali dipandang sebatas ritual ibadah, sejatinya merupakan instrumen keuangan sosial Islam yang memiliki potensi luar biasa untuk pembangunan ekonomi umat. Jika dikelola secara modern dan profesional, keduanya dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi kemiskinan dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Potensi zakat terletak pada pergeseran dari penyaluran konsumtif menjadi zakat produktif. Konsep ini […]

  • Mengenal Graphene: Material Super untuk Elektronik Masa Depan

    Mengenal Graphene: Material Super untuk Elektronik Masa Depan

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Dunia teknologi berada di ambang revolusi baru berkat penemuan graphene, sebuah material yang sering disebut sebagai ‘material ajaib’. Graphene adalah lapisan tunggal atom karbon yang tersusun dalam struktur kisi heksagonal seperti sarang lebah. Ketebalannya yang hanya satu atom menjadikannya material paling tipis di dunia, namun memiliki serangkaian sifat super yang siap mengubah wajah elektronik masa […]

expand_less